Penyihir Terkuat Di Dunia Menjadi Pengangguran

Penyihir Terkuat Di Dunia Menjadi Pengangguran
Chapter 91 : Kehidupan Menganggur


__ADS_3

Beberapa roh bintang akan dengan senang datang untuk makan bersama, Virgo bisa membuka gerbang miliknya sesukanya dan melalui gerbang tersebut roh lain bisa keluar.


Inilah kekuatannya.


Aku tidak keberatan soal itu.


Terkadang Aries dan Cancer, terkadang Leo dan Libra dan terkadang Scorpio, Capricorn dan Pisces serta roh yang sebelumnya aku panggil juga ada.


Hanya saja.


Aku duduk menggigil saat hari ini yang datang adalah ratu roh Orion. Orion memiliki gaya bicara lembut dan santai dan jika berbicara penampilannya dia seperti sebuah bulan yang bersinar menyilaukan di malam hari.


Singkatnya seluruh penampilannya serba putih dengan mata putih juga.


"Jadi kamu memperlakukan anak-anakku dengan baik?"


Virgo masuk selagi menaruh teh untuknya.


"Bagaimana Virgo apa kamu diperlakukan dengan baik di sini?"


"Tentu saja ratu, belakangan ini tuan dengan senang hati membasuh punggungku saat mandi."


Aku hanya merasa tidak enak karena Virgo selalu melakukan itu setiap aku mandi. Walau demikian selama dua tahun ini aku bisa hidup santai berkatnya jadi tidak masalah untuk memanjakannya.


"Begitu, aku pikir jika kamu diperlakukan tidak baik aku akan langsung menghancurkan dunia ini."


Sudah aku duga, dia akan mengatakan itu.

__ADS_1


Itu bukan sebuah ancaman tapi dia benar-benar akan melakukannya, dibandingkan dewi yang mengirimku ke dunia ini dia yang lebih menakutkan.


Alasannya sendiri dia bukan roh sepenuhnya melainkan dewi yang memilih bekerja di dunia roh, alasan kenapa hanya aku yang menggunakan roh bintang karena semua orang takut padanya.


"Tentu saja tuan tidak melakukannya, terkadang dia memijat bahuku jika pegal, dan bahkan menggendongku untuk tidur jika aku terlalu berkerja keras, yang kurang."


"Yang kurang apa?"


"Kami tidak melakukan sesuatu yang seperti suami istri lakukan."


"Hah?"


Aku mengalihkan pandanganku ke samping dengan tubuh gemetaran.


"Kalian berdua sudah menikah tapi belum melakukan itu, akan kubunuh kau Udin."


"Roh dan manusia bisa memiliki anak jika mana kalian menyatu, apa kamu tidak ingin punya keturunan yang lucu.. kamu juga bisa tidak menggunakan mana saat melakukan itu agar tidak memiliki keturunan jika kalian ingin hanya hidup berdua."


Sudah kubilang dia menakutkan.


Yah, hal ini yang tidak aku ceritakan pada siapapun kecuali Elina, Aku dan Virgo memang sudah menikah.


Virgo kadang bertingkah seperti aku dilamar atau aku akan punya anak, semuanya hanya dikatakan untuk bermain-main, pada dasarnya aku dan dia sudah terikat bersama.


Alasan kenapa aku bisa mengenal dunia roh semuanya juga berkat dirinya. Saat aku tiba di dunia ini aku bertemu dengannya.


Jika harus mengambil cerita singkat dia adalah seorang pelayan di salah satu kafe yang sering aku kunjungi dan sejak itu kami berdua dekat.

__ADS_1


Karena terlalu dekat aku memutuskan untuk berpetualang, alasan pertama aku ingin menjual pedang, alasan kedua ingin kembali berpetualang di wilayah selatan dan alasan ketiga aku ingin mengalahkan raja iblis.


Pada dasarnya alasan ketiga itulah yang membuatku mengambil mangsa yang seharusnya dikalahkan oleh Fel.


Aku minta maaf karena semua yang aku lakukan bukan seratus persen untuk menyelamatkan dunia.


"Lakukan itu sekarang dan aku akan kembali."


Aku dan Virgo melakukannya dan akhirnya aku bisa tersenyum lega karena ratu roh telah pergi.


"Apa Anda baik-baik saja?"


"Aku hanya sedikit tegang jika dia datang."


"Aku seharusnya menutup gerbangnya dan tidak membiarkan ratu lewat begitu saja."


"Jika begitu aku akan dibunuh olehnya... ngomong-ngomong Virgo, kamu masih tidak mau memanggilku dengan sebutan lain seperti suami atau sebagainya."


"Tidak, aku hidup untuk menjadi seorang maid."


"Kamu kemungkinan akan jadi seorang ibu juga, akan buruk jika kamu memanggilku tuan."


Wajahnya memerah.


"Aku akan memikirkannya nanti."


Dia imut saat seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2