
Dengan keberadaan Virgo akan bagus untuk membuat dua loli muridku menjauh dariku, dan ketika mereka lulus dan kembali ke rumahku, mereka memasang wajah bermasalah.
Virgo telah hamil jadi itu lebih membuat mereka terkejut.
"Bagaimana bisa? Guru mengambil seorang wanita saat kami pergi dan sekarang dia sudah hamil."
"Ini pengkhianatan... aku tidak terima, di mana pisau?"
Aku menggaruk kepalaku ragu.
Fel mendesah pelan.
"Meski kau tidak memiliki nafsu aku seharusnya bisa menduga hal ini, kamu pasti akan melakukannya juga."
"Elina apa kamu mau membantuku?"
"Serahkan padaku."
Elina mulai menjelaskan semuanya.
Wajah ketiganya memucat.
"Kamu bisa dengan tega meninggalkan istrimu begitu saja, dasar kejam."
"Dunia roh dan dunia manusia memiliki waktu berbeda, walau sudah 1000 tahun di sana hanya baru beberapa hari saja."
Virgo mengangguk mengiyakan.
"Rasanya aku akan hancur, aku boleh minta tambang."
Jelas sekali bahwa kami segera mencegah Cosetta. Virgo tampak bolak-balik melirik ke arahku dan Cosetta dengan wajah gelisah.
__ADS_1
"Karena inilah aku tidak bisa menerimamu, tolong pengertiannya."
"Sepertinya aku akan menangis," dia lari ke kamar.
Tingkahnya seperti anak kecil walaupun memang benar bahwa dia masih kecil.
Elina memotong.
"Nona Cosetta akan baik-baik saja, ketika tuan mengirimkan surat bahwa nona Virgo tinggal bersama Anda, aku sudah mengatakannya lebih awal."
"Dengan kata lain?"
Kami menunggu pernyataan Elina berikutnya.
"Nona Cosetta hanya akting, beliau memang sedih dan merajut tapi ia akhirnya mengerti."
Dia mencoba membuatku merasa bersalah.
Aku benar-benar terkecoh dan juga sangat berterima kasih pada Elina.
"Pergi dari sini, aku tidak mau berbicara padamu."
"Aku punya PS2, gambarnya lebih bagus dari yang selalu kau mainkan. Yakin?"
"Kenapa kau tidak mengatakannya dari awal, ayo main."
Aku dan Virgo hanya mengawasi semua orang dari dapur.
"Mereka anak-anak yang baik."
"Tidak, tidak, mereka sesungguhnya anak yang menyusahkan."
__ADS_1
Virgo tertawa kecil.
Beberapa minggu berikutnya ia melahirkan anak perempuan dan aku menamainya Yue.
Walau di tempat ini terasa damai sebenarnya peperangan masih berlanjut, seperti yang aku katakan sebelumnya jika dunia ini dalam bahaya lagi aku hanya akan menyerahkan semuanya pada murid-muridku.
Aku sudah pensiun dan juga seorang pengangguran yang punya banyak uang setelah membantu tuan putri.
"Rider bagaimana kesepakatan tentang aku yang akan membiayaimu dan sebagainya?"
"Anggap saja kesepakatan itu tidak pernah terjadi."
Ketika aku mengatakannya pada Virgo saat Cosetta masih di akademi, dia langsung memarahiku dengan keras. Aku sebenarnya tipe suami takut istri.
***
Di atas medan perang seorang pria dengan tubuh anak kecil melayang di udara, dia mengarahkan tangannya untuk menciptakan tombak-tombak es yang dengan cepat membunuh musuh di bawahnya, dengan rambut biru yang berkibar oleh angin dia mendaratkan kakinya di tanah.
Anting dengan bentuk benteng dalam bidang catur di telinganya ikut berayun.
"Apa kau yakin akan ada orang yang kuat itu, ini sudah lima tahun semenjak invasi kita dimulai Estropedia."
Yang dimaksudnya seorang wanita dengan pakaian kulit serta rambut hitam sebahu dengan anting kuda.
"Seharusnya ada, kurasa dia sedang melakukan siasat atau sebagainya."
(Aslinya hanya diam di rumah)
"Bukannya mungkin kau terlalu takut padanya."
"Apa kamu tidak ingat Grimel, jika bukan karena nyonya Veronica aku sudah mati."
__ADS_1
"Saat itu benar-benar parah, darah keluar dari seluruh lubang di tubuhmu."
"Jangan ingatkanku soal itu, yang jelas entah dia muncul atau tidak akhir dunia tetap tidak akan berubah, kebangkitan era iblis yang membuat manusia hanya akan jadi hewan ternak akan dimulai."