Penyihir Terkuat Di Dunia Menjadi Pengangguran

Penyihir Terkuat Di Dunia Menjadi Pengangguran
Chapter 90 : Akhir Dari Permintaan Sang Putri


__ADS_3

"Apa kau bingung karena iblis tidak muncul untuk membantumu, sayang sekali tapi mereka semua sedang bertarung di luar."


"Cih, dari awal aku sudah menduganya bahwa kau akan menghalangi jalanku.. tak kusangka setelah aku berusaha mengawasimu, kau bisa menggunakan cara licik."


Pangeran ke-12 menyelinap dari belakangku.


"Kau dengan tega telah menyerang keluargamu, aku sendiri yang akan menghukummu."


Tak lama kemudian sesuatu telah memecahkan jendela katedral, semua orang berlarian keluar sedangkan pelakunya berdiri dengan gagah.


Dia adalah iblis tanpa mata dan hidung.


"Aku mencium aroma enak, dengan ini..."


Sebelum dia berbicara lebih lanjut aku telah membelah tubuhnya menjadi dua bagian.


"Apa yang, bagaimana bisa?"


"Maaf kau tidak ada di level sama denganku."


Tubuhnya membusuk dan hancur. Aku berkata ke arah pangeran ke -12.


"Bukannya kau perlu melakukan sesuatu."


"Benar."


Dia melempar pedang ke pangeran 13.

__ADS_1


"Aku menantangmu dalam duel."


Tidak ada jalan lagi untuk menolak ajakan duel tersebut, aku berdiri bersandar untuk melihat bagaimana saudara ini bertarung satu sama lain.


Pangeran ke-12 menghantam wajah pangeran ke-13 dengan gagang pedang hingga dia ambruk ke lantai.


"Berdirilah aku masih belum puas, apa kau tahu rasanya melihat semua orang dibunuh dan dimakan iblis."


"Sialan."


Bunyi dentingan pedang mengisi seluruh ruangan yang sepi, aku menyadari bahwa suara pertarungan di luar juga sudah selesai.


Kedua tangan pangeran ke-13 terputus, terbang dan jatuh ke lantai, ia berteriak kesakitan namun dengan satu hantaman keras di belakang lehernya dia pingsan.


Aku berjalan mendekatinya.


"Kau tidak membunuhnya?"


Aku mungkin akan setuju dengan itu.


Dengan selesainya masalah ini maka permintaan putri telah selesai dan aku bisa bersantai setelahnya.


Aquarius menundukkan kepalanya sekali lalu menghilang dalam gerbang.


"Terima kasih tuan Rider, berkatmu aku bisa lolos dari pernikahan dan juga aliansi masih terjaga, seperti janjiku aku tidak akan mencampuri apapun yang ingin dilakukan Cosetta di masa depan nanti."


"Aku pikir kamu bukan orang yang akan melanggar janji."

__ADS_1


"Tentu saja, jika kamu memiliki permintaan yang lain aku dengan senang mengabulkannya?"


"Kalau begitu aku dengan senang hati akan memintanya."


Yang aku minta adalah sebuah rumah jauh dari kota labirin dengan gaya arsitektur sederhana yang berada di atas bukit tinggi.


Tidak hanya rumah aku juga membuat kebun di halaman depan. Di depan rumah tersebut aku membentangkan tanganku dengan percaya diri.


"Akhirnya masa-masa santaiku telah datang juga, aku memiliki uang serta rumah, kini aku bisa hidup menganggur."


Gemini menatapku dengan wajah bermasalah.


"Jangan bilang bahwa kami akan dipekerjakan olehmu sebagai pelayan."


"Jangan khawatir, aku lebih mengandalkan Virgo dari kalian."


Aku membuka gerbangnya dan dalam sekejap Virgo muncul dengan balutan pakaian maid dan juga rambut ungu panjang yang indah.


"Saya siap untuk melayani Anda."


"Virgo mulai sekarang kamu akan tinggal bersamaku di sini."


"Eh, apa aku sedang dilamar? Bagaimana ini? Aku belum siap melahirkan anak-anak tuan."


"Tidak sampai sejauh itu juga lagipula itu perkataan yang dulu kamu katakan, aku hanya perlu seseorang merawat rumah dan ladang, ah tentu kamu tidak perlu memaksa diri... kamu bebas pulang pergi dunia roh dan dunia ini juga."


"Aku akan menerimanya dengan senang hati, bersama terus menerus dengan tuan adalah keinginanku yang ke 5.000 dari 10.000 keinginan yang ingin aku lakukan bersama tuan."

__ADS_1


Aku merasa tidak ingin mendengar semuanya.


Yang jelas, kehidupan pengangguranku telah dimulai.


__ADS_2