Penyihir Terkuat Di Dunia Menjadi Pengangguran

Penyihir Terkuat Di Dunia Menjadi Pengangguran
Chapter 89 : Anggota Kerajaan Yang Selamat


__ADS_3

Mereka berdua memang akan bersemangat jika melawan musuh yang setara sedangkan jika lebih kuat mereka akan mengeluh padaku.


Tanpa basa-basi keduanya telah menerjang maju, melalui penguatan fisik, mereka seperti biasa bergerak dengan cepat hingga bisa berjalan di atas air.


Leviathan menanggulangi dengan semburan air sayangnya kedua loli ini bisa menghindarinya sembari mengirimkan serangan balasan. Kedua kaki mereka menendang wajahnya, membuatnya terlempar jauh ke daratan atau lebih tepatnya ke belakang tubuhku.


"Serang terus."


"Serang, serang."


Mereka berdua menjadi bar-bar.


Tak perlu waktu lama untukku melihat bagaimana Leviathan babak belur selagi meminta maaf.


"Sepertinya kau sudah tahu siapa yang kau lawan."


"Roh bintang memang kuat, aku sangat kagum."


Leviathan jadi penjilat! teriakku dalam hati.


Apapun hasilnya akhirnya kami bisa mengerti apa yang terjadi, kapal yang membawa rombongan bangsawan kerajaan ini telah diserang banyak iblis yang bisa terbang, mereka dibantai lalu ditenggelamkan namun di detik akhir Leviathan telah menyelamatkan satu orang dan dia hidup menyendiri di dalam gua.


Dengan arahannya kami berhasil tiba di tempatnya yaitu sebuah gua di pesisir laut.


Ketika kami mendekat dia mengarahkan sebuah tombak dari bambu pada kami.


"Siapa di sana?"


"Kami petualang, jangan salah paham kami datang untuk membantumu pangeran ke-12, Vindel."

__ADS_1


"Bagaimana kau tahu namaku?"


Sebaiknya aku menjelaskan semuanya.


"Jadi begitu, aku sudah tahu bahwa pangeran ke-13 dalangnya.. waktunya terlalu tepat saat kami tiba-tiba diserang iblis."


"Aku bisa membantumu untuk kembali ke kerajaan dan menyingkirkan orang yang berkuasa saat ini, tentu dengan satu syarat."


Aku merasa lebih baik bernegosiasi dengannya ketimbang dengan pangeran busuk itu.


"Apa itu?"


"Batalkan pernikahan tuan putri Alicia dan membentuk aliansi dengan kerajaan Hermione untuk menjatuhkan kerajaan Astrea."


"Jika itu, aku tidak keberatan... aku tidak ingin membuat penduduk kerajaan menjadi sengsara."


"Aku lapar, mana makanannya."


"Benar... makan, makan."


"Aku akan membuatkannya."


Kami makan rebusan daging beruang lalu pagi berikutnya telah merencanakan kudeta besar-besaran. Tidak seru jika bertarung dengan jumlah orang sedikit karena itulah kami pergi ke kota berbeda untuk mendapatkan bantuan.


Ada segerombolan orang yang berkumpul membenci kerajaan ini, dan aku berbicara di depan mereka selagi memperkenalkan pangeran ke-12.


"Satu hal yang ingin aku katakan, mari kembalikan kerajaan ini seperti sedia kala menjadi kerajaan damai dan nyaman untuk ditinggali."


Semua orang berteriak semangat kecuali dua roh yang aku panggil.

__ADS_1


"Tidak asik, semuanya berjalan dengan lancar... harusnya ada baku hantam juga di tempat ini."


"Aku mungkin berfikiran sama, mari gelut saja dengan mereka."


Aku menahan keduanya untuk tidak anarkis, bukannya menyelesaikan masalah mereka malah membuatnya.


Di hari kedua kami merekrut banyak orang serta merencanakan kembali penyerangan besar-besaran ke ibukota kerajaan ini, dan di hari ketiga kami bergerak serempak.


Tidak perlu rencana ataupun siasat serang langsung tanpa ampun, bersamaan bunyi terompet kami bergerombol menyerang kerajaan.


Di dalam katedral sosok Alicia dan pangeran ke-13 akan menerima janji sehidup semati, ketika kegelisahan menyelimuti perasannya sebuah hantaman pintu terdengar.


Semua orang terdiam khususnya Alicia yang menatap ke arah pria yang mendobraknya, dia seorang yang mengenakan mantel hitam dengan rambut hitam selaras.


Pria yang terlihat keren di detik-detik akhir, semua orang pasti bertanya-tanya tentangnya.


Siapa itu?


Itu adalah aku.


"Aku selalu ingin mengatakan ini, aku keberatan dengan pernikahan ini."


"Apa yang? Kenapa ada dua orang?" teriak pangeran ke-13


Aquarius segera kembali ke wujud miliknya lalu menggendong Alicia untuk melayang di udara.


"Tuan."


"Bawa dia ke tempat aman, acara baku hantamnya akan dimulai."

__ADS_1


__ADS_2