Pertemuan Kehidupan Selanjutnya

Pertemuan Kehidupan Selanjutnya
Bab 19. Buku


__ADS_3

Sekarang Biena berada di perpustakaan umum, entah kenapa tiba tiba Biena ingin singgah saat melihat gadis gadis seusia nya masuk dengan raut wajah senang, sehingga membuat Biena penasaran apa yang membuat mereka senang dengan tumpukan buku tersebut


"Ku pikir membaca buku bisa menenangkan ku walaupun sedikit tapi nyata nya tidak sama sekali" Ucap Biena dengan mata bengkak nya memperhatikan orang lain serta kepala yang di baringkan di meja.


Setelah berkeliling sebentar, sebuah buku yang terlihat usam menarik perhatian Biena apa lagi terdapat nama nya di judul buku tersebut.


"Cinta Tragis Princess Biena, Apaan ini!!? kenapa judul nya begini!!" Ucap Biena tak senang kerna judul buku itu saja udah menggambarkan keadaannya sekarang.


Saat membaca buku tersebut Biena menangis akan kematian sang putri di tangan pangeran pujaan nya, buku tersebut menjelaskan bertapa tulus nya putri Biena Hien terhadap pangeran.


"Kau menangis?" Tanya Gin yang kebetulan ada di situ


"Hmm.. Kasian sekali Putri Biena" Ucap Biena sambil menyeka air mata nya "Nama tokoh tokoh nya sama dengan kehidupan nyata ku, dan lagi lagi nama Sairen yang merusak kebahagiaan nama Biena" Ucap Biena dalam hati


"Kakek ku pernah menceritakan kisah ini sewaktu aku kecil, dia bilang ini adalah kisah nyata yang di tulis oleh jendral perang yang kehilangan kedua kaki nya pada abad delapan belas" Ucap Gin

__ADS_1


"Hmm begitu"


"Kisah tersebut terkenal saat jaman kakek ku kecil, ketulusan putri mendapat banyak pujian dari orang orang"


"Ck putri Biena Hien meninggal terus apa yang terjadi pada Pangeran Ziano?"


"Hal itu emang tidak tertulis di buku, tapi kata kakek ku berdasarkan cerita penduduk setempat pengeran meyesali perbuatan nya setelah mengetahui bahwa putri Biena telah menyelamatkan nya dari Sairen yang merupakan mata mata pemberontak kerajaan, dia akhirnya meninggal di usia tiga puluh tahun kerna sakit, dengan harapan bisa bertemu kembali dengan putri Biena di kehidupan selanjutnya"


"Nama mu dan Ziano terlibat dalam cerita ini, aku bahkan sempat berfikir kalau kalian itu reinkarnasi ahaha" Kekeh Gin merasa konyol dengan pikiran nya


"Jika memang Reinkarnasi itu ada, aku harap pangeran dan putri di pertemukan dan hidup bahagia" Batin Gin yang sangat menyukai buku yang berjudul Cinta Tragis Princess Biena yang di cerita kan kakek nya saat ia kecil


"Mungkin alasan ku ingin sekali Ziano dan Biena bersatu kerena berfikir mereka adalah pangeran dan putri yang ber reinkarnasi, dasar konyol" Gin memukul kepala nya sendiri


_____________

__ADS_1


Di sisi lain Ziano tengah di Apartemen Sairen yang ia belikan beberapa bulan yang lalu


Suara ******* dan keringat membuat mereka semakin panas, cumbuan intim yang begitu nikmat membuat mereka lupa segala nya


"Zi sudah cukup aku lelah" Ucap Sairen


"Yasudah tidur lah, aku akan menginap di sini"


"Jangan!! nanti Biena mencari mu gimana" Sambung Sairen takut, dia tau betul sahabatnya itu bukanlah tipe orang yang lembut


"Jangan takut, paling dia tak akan menemukan ku biarkan malam ini aku tidur dengan anak ku juga" Ucap Ziano mengusap perut Sairen yang masih rata


"Hmm yasudah, selamat malam Zi"


Mereka berdua akhirnya tertidur sambil berpelukan

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2