
Di sisi lain Gin menjelaskan apa yang ia tau kapada keluarga sahabatnya, menurutnya ini penting untuk di umbar
"Jadi Biena bisa makan kalau Zi yang suapin?" Tanya Jessi setelah mendengar penjelasan dari Gin
"Iya tan, menurut Gin sebaiknya kalian jangan terlalu melarang Ziano bertemu dengan Biena, bukan apa apa hanya saja anak dalam rahim Biena sangat butuh perhatian papa nya" Jelas Gin dengan nada lembut dan sopan
"Tapi Ziano sibuk dengan istri dan anaknya yang lain, kalau gini kasian dengan Biena dan Baby" Membayangkan nya saja Aerum mengeluarkan menggeram kesal, dia benar benar mengutuk adik nya itu untuk jadi batu
"Berapa usia kandungan wanita itu sekarang?" Tanya papa dengan wajah datar
"Maksud om Sairen?"
"Iya"
"Kalau tidak salah lima bulan om"
"Ziano benar benar brengsek!" Geram Jeremy
"Sudah pah jangan terlalu emosi ingat kesehatan papah" Jessi mengelus elus punggung suami nya agar dapat sedikit tanang
__ADS_1
"Tante...."
Suara asing dari orang yang baru saja datang memecah ketegangan di ruangan tersebut, sudut bibir Jessi terangkat membentuk senyuman menyambut sang ponakan yang ia tidak ketahui kalau sudah pulang ke negara ini
"Elias sejak kapan kau pulang" Tanya Jessi menyambut kedatangan Elias
"Beberapa minggu yang lalu tan, halo kak Aerum kaka makin cantik aja gak ada niatan nikah lagi nih?" Goda Elias sembari mendudukkan pantat nya samping Aerum
"Bocah ini jangan mengusik ku kau sendiri kapan nikah?" Ujar Aerum
"Nantik deh ku pikirkan kak, paman apa kabar?" Sapa Elias
"Baik, rasanya paman sudah lama tidak melihat mu"
"Liburan di rumah sakit Jepang maksudnya, ni bocah gak jera apa di pukulin Ziano?" Ucap Gin dalam hati, berbeda dengan keluarga Ziano Gin tampak tidak senang dengan kedatangan Elias. Pria ita terlampau munafik di mata nya
"Gin dari wajah mu keliatan banget kalau kau tidak suka dengan kedatangan Elias" Bisik Sofia
"Ya! Aku memang tidak suka dengan nya dia itu pria bermuka dua kelihatan nya aja ceria padahal sebenarnya hati nya sangat busuk dan selalu membenci Ziano kerna kalah saing" Bisik Gin kembali
__ADS_1
"Oh iya tan aku dengar Ziano dengan istri nya di sini?" Ujar Elias berbicara ringan seolah itu pertanyaan biasa
"Iya mereka ada di kamar, kalau kau ingin bertemu dengan Ziano besok saja mereka mungkin sedang tidur" Walaupun Elias keponakan Jessi tetap saja Jessi tidak akan membocorkan masalah rumah tangga anak nya
"Sudah ku duga pasti tujuan mu ke sini adalah Biena, entah apa kesalahan Ziano di kehidupan sebelum nya sehingga bersepupu dengan nya" Batin Gin
"Oh begitu padahal El ingin melihat istri Ziano yang katanya cantik banget aku jadi penasaran, kalau gitu aku nginep sini ya tan"
"Iya boleh, Gin Sofia ingin nginap juga?"
"Tidak tan, Gin janji sama ayah nya Sofia pulang kan Sofia sebelum jam sepuluh malam"
"Oh yaudah lain kali aja"
"Gin pergi sekarang ya tan"
"Loh? kan belum jam sepuluh"
"Nantik waktu nya di habiskan di jalan tan, jadi harus pergi sekarang. Ngeri Gin kalau sampai di marahi, nanti susah dapat restu"
__ADS_1
"Ahaha kau ini, yasudah pergi sana"
Tbc.