
Dua hari kemudian, Biena baru tau kalau Ziano dan Sairen akan berangkat berlibur ke luar negri hanya berdua
Rasa kecewa dengan Ziano semakin besar di hati, bagaimana bisa suaminya itu tidak mengatakan apapun tentang liburan nya berdua dengan Sairen? Biena takut tidak bisa makan kerna anak di dalam perut nya sangat manja pada Ziano
Ziano sudah lepas landas sedari pagi Biena hanya merenung di dalam kamar Ziano di kediaman mertuanya
"Bie kita jalan jalan yuk" Ajak Aerum merasa Biena banyak diam, tentu saja Aerum memahaminya ibu hamil itu sangat sensitif pasti Biena sedang terluka sekarang itu lah yang Aerum pikirkan
"Kemana kak?"
"Coba kamu tanya Baby dia mau jalan jalan ke mana?"
"Entah kenapa tiba tiba Biena rindu ibu dan ayah kak, kita ke sana yuk sekalian kasih tau tentang Baby dalam sini" Ujar Biena antusias, Biena memang belum memberi tau kedua orang tuanya mengenai kehamilan Biena
"Yasudah ayo"
Aerum dan Biena di antar kenzo ke toko kue orang tua Biena, setelah hampir sampai Biena melihat keramaian di sana
"Bie toko orang tua mu ramai banget ya"
Ujae Aerum melihat tunpukan manusia sampai ke jalan raya
__ADS_1
"Loh kak kok bisa seramai itu sampai ke jalan raya biasanya enggak! Eh.." Biena terdiam saat tujuan semakin dekat
Aerum juga ikut terkejut seperdetik kemudian Aerum mengeluarkan air matanya dan membekap tubuh Biena yang mematung
"Kenzo hentikan mobilnya di sini" Perintah Aerum
"Tidak tolong lanjutkan aku mau tau apa yang terjadi" Ujar Biena dengan tatapan kosong nya
Kenzo menatap Aerum untuk mendapatkan jawaban dan Aerum pun mengangguk
Sesampainya di toko ada sebuah truk yang di tahan polisi serta toko kue yang sebagian bangunan nya hancur, ada beberapa mayat yang di evakuasi dan mereka merupakan pelanggan toko tersebut
"Pak apa yang terjadi? " ujar Kenzo pada polisi di dekat nya
"S-si pemilik toko nya mana pak!? Mereka orang tua saya" Ujar Biena tergesa gesa teramat panik
"Bie tenang lah dulu" Ucap Aerum
"Anda anak nya? Kebetulan kami sedang mencari keluarga jenazah, kami turut berdukacita" Ucap polisi itu kembali
"Janazah!?" Kaki Biena lemah, Aerum menahan Biena agar tidak tumbang dan memeluk Biena erat sembari memberikan nya semangat
__ADS_1
"Bie kamu yang sabar ya biarkan mereka tenang di sana"
"Kenzo hubungi papa dan mama kasih tau mereka tentang hal ini" Ujar Aerum dan Kenzo pun langsung menghubungi majikan nya
Sedangkan di lain tempat....
"Zi terimakasih ini adalah hari yang sangat membahagiakan dalam hidup ku" Ujar Sairen bergelayut manja di lengan Ziano
"Zi boleh aku minta satu hal lagi" Sambung Sairen
"Hmm boleh"
"Aku tak ingin liburan kita berdua terganggu jadi tolong matikan HP mu ya selama kita berlibur"
"Tidak bisa Ren bagaimana ada hal yang penting" Ucap Ziano
"Apa yang lebih penting dari pada menghabiskan waktu dengan ku dan anak kita dalam sini?"
"Tapi ren..."
"Ku mohon ini permintaan anak kita"
__ADS_1
"Baiklah, kau ini selalu menggunakan kandungan mu untuk membuat ku luluh" Ziano mengelus perut Sairen sayang.
Tbc.