Pertemuan Kehidupan Selanjutnya

Pertemuan Kehidupan Selanjutnya
Bab 52


__ADS_3

Seorang pria sedari tadi mondar mandir menunggu bawahan nya membawa informasi yang ia ingin kan, pikiran nya menjadi tidak tenang semenjak hilang nya orang yang di anggap nya gadis pujaan hati


Fokus nya taralih pada pintu yang baru saja terbuka, dan ia langsung tersenyum lebar tidak sabar dengan informasi yang di bawa Bima orang kepercayaan nya


"Bagaimana Bim apa kau sudah mendapatkan informasi mengenai gadis itu?"


"Apa anda menyukai nya pak?" Tanya Bima memastikan


"Kenapa kau bertanya bacakan saja apa yang kau bawa itu" Ketus Elias


Bima menarik napas nya panjang sambil menggeleng gelangkan kepala nya ia harap Bos nya tidak nekat


"Nama Jea Biena umur dua puluh satu tahun beberapa bulan lagi akan dua puluh dua tahun putri tunggal dari pak Hien dan buk Kelly yang merupakan pemilik toko kue dari Kue yang anda pesan tadi pagi, tinggal di gang X no 012" Ucap Bima membacakan informasi tentang Biena


"Biena... Hmm nama yang bagus" Ucap Elias sambil tersenyum senyum sendiri


"Status sudah menikah" Sambung Bima menghancurkan angan angan Elias


"APA!!?" Teriak Elias


"Iya pak, maka dari itu tadi saya bertanya apa anda menyukai nya" Ujar Bima

__ADS_1


"Siapa suami nya? aku ingin kau cari suaminya kasih dia uang dan suruh dia menceraikan Biena" Ucap Elias tak mau kalah, dia sudah jatuh dalam pesona Biena hingga Elias ingin memiliki nya


"Saya rasa itu tidak bisa pak"


"Kenapa?"


"Kerna suaminya adalah Ziano Xelac sang musuh bapak dari sejak SMA" Ujar Bima


Rahang Elias pun mengeras rasa kebencian nya pada Ziano semakin dalam bahkan wanita yang ia sukai ternyata milik Ziano


"Sudah berapa lama mereka menikah?" Tanya Elias lagi


Elias hanya mengangguk ngangguk saja sambil merenung menghadap jendela kaca nya, wajah nya yang tadinya ceria kini jadi murung


Di sisi lain hari sudah gelap Ziano pun pergi ke apartemen nya untuk melihat Sairen yang terus menelpon nya untuk pulang


Saat Ziano membuka apartemen Sairen langsung datang memeluk Ziano


"Zi aku ingin memberi tau kabar bagus" Ucap Sairen antusias membawa Ziano duduk di sofa


"Kabar bagus apa hm?"

__ADS_1


"Lihat ini" Ucap Sairen pada barang yang baru saja ia keluarkan dari tas "kandungan ku udah umur empat bulan jadi kita sudah bisa lihat apa jenis kelamin nya"


"Jadi apa jenis kelamin nya" Ucap Ziano dengan senyum di bibirnya tidak sabar mengetahui jenis kelamin anak nya


"Kau ingin nya apa?" Tanya Sairen


"Apapun itu tidak masalah, cepat katakan dia laki laki atau perempuan"


"Dia laki laki Zi"


Sontak Ziano langsung memeluk Sairen erat dan mengecup seluruh wajah Sairen mereka berdua sangat bahagia


"Terimakasih Sairen kau dan anak ini adalah sumber kebahagiaan ku kau harus tetap sehat agar anak dalam sini juga sehat" Mengelus perut buncit Sairen sayang


"Maka dari itu kau harus di sisi ku Zi aku dan baby membutuhkan mu" Ucap Sairen manja


"Iya iya aku mengerti maka dari itu aku harus memujuk Biena pulang dulu agar aku bisa punya banyak waktu untuk mu"


Raut kebahagiaan Sairen berubah seketika, Biena ada lah batu tunggul yang sulit di langkah oleh nya.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2