Pertemuan Kehidupan Selanjutnya

Pertemuan Kehidupan Selanjutnya
Bab 50


__ADS_3

Bangun dari tidur nya Biena langsung melepaskan tangan yang masih melingkar di pinggang nya


Beralih mengemasi pakaian yang berserak di lantai akibat ulah Ziano dan selesai itu Biena pun pergi mandi sedangkan Ziano masih lelap dengan tidur nya


Kamar mandi di rumah ini hanya ada satu untuk semua, jadi jika ingin mandi Biena akan melewati dapur terlebih dahulu


"Kau baru bangun Bie?" Ucap Ibu yang sibuk memasak


"Iya bu, ibu tidak ke toko?" Tanya Biena


"Hari ini toko buka nya agak siangan jadi ibu sempat memasak untuk mu, oh iya Ziano masih tidur?" Tanya lagi ibu


"Iya bu, kalau gitu Biena mandi dulu" Biena pergi ke kamar mandi dengan handuk di pundak nya serta membawa pakaian ganti


Tak lama kemudian Ziano keluar dan menghampiri ibu yang sedang menata makanan di atas meja


"Bu Biena mana?" Tanya Ziano


"Biena masih mandi di dalam, baru aja dia masuk" Ucap Ibu dengan tersenyum


Ziano berjalan ke kamar mandi dan sesampainya di sana ia langsung mengetuk pintu kamar mandi


"Bie buka pintu nya" Panggil Ziano

__ADS_1


"Sabar aku lagi mandi Zi" Ucap Biena yang sedikit kesal, siapapun pasti akan kesal di saat berada di kamar mandi ada orang yang mengetuk padahal tau di dalam sedang ada orang


"Buka pintu nya Bie aku juga mau mandi"


"Gantian!"


"Buka saja pintunya Bie atau ku dobrak" Ucap Ziano mengancam


"Dasar Ziano tidak tau malu aku yakin ibu masih ada di sana bisakah kau diam saja dulu di sana dan tunggu aku keluar" Ucap Biena sedangkan ibu hanya tertawa melihat kebisingan pasutri ini di pagi hari


"Sudahlah Bie buka saja pintu nya kan bisa mandi berdua" Teriak ibu dari luar di sertai kekehan


"Tidak mau!" Teriak Biena


"Ada apa ini kenapa pagi pagi sudah sangat bising" Tanya ayah datang kerna kebisingan dari dapur


Jangan di tanyakan lagi keadaan Biena di dalam, ia sudah malu setengah mati pada orang tua nya dalam benak nya ia memaki Ziano habis habisan


"Bie kau belum buka pintu nya?" Sekali lagi Ziano mengetuk pintu


Kerna sudah tak tahan lagi mendengar suara tawa orang tua nya Biena pun membukakan pintu nya dan Ziano pun segera masuk


"Terimakasih ayah ibu kalau gitu Zi mandi dulu"

__ADS_1


"Ya masuk aja jangan minta izin segala" Ucap ayah sambil menggeleng gelengkan kepala nya heran


Seminggu kemudian.....


Selama Ziano tinggal di rumah orang tua Biena, Sairen tinggal sendiri di apartemen sesekali Ziano pulang dan kemudian pergi menyusul Biena kembali


"Bie ini sudah seminggu ayo kita pulang" Ujar Ziano sambil memasang dasinya bersiap siap untuk ke kantor


"Pulang saja sana sendiri pergi temui istri tersayang mu itu" Ujar Biena


"Bie..."


"Udah ah aku mau ke toko ayah dan ibu saja, pokoknya aku tak ingin tinggal bersama mu lagi jadi kau bisa hidup bahagia dengan Sairen" Ucap Biena lalu membuka pintu pergi keluar berjalan kaki ke toko orang tua nya


Ziano menghela napas nya, lalu beralih mengambil tas kerja nya memutuskan nanti saja ia kembali memujuk Biena


Di toko Biena hanya duduk melamun di kursi paling ujung tempat yang jarang di duduki pelanggan lain, sedangkan Ziano tengah duduk di kursi kebesaran nya mengerjakan berkas yang menumpuk di meja nya


"Tuan saya dengar dari bawahan kita Tuan Elias saingan anda sudah pulang dari jepang" Ucap Alan si tangan kanan Ziano


"Benarkah? Kapan ia sampai?" Tanya Ziano


"Seminggu yang lalu tuan"

__ADS_1


"Biarkan saja, selama dia tak mengganggu kehidupan ku aku juga tak akan menggangu nya" Ujar Ziano


Tbc.


__ADS_2