
Sementara itu Biena sudah sampai di kafe tempat Sairen bekerja dulu, jarak nya emang jauh dari apartemen nya tapi sedikit dekat dengan rumah orang tua nya
"Biena" Sapa Sofia sembari meletakkan pesanan Biena di meja "Boleh aku duduk juga" Izin Sofia
"Bekerja lah jangan menggangu ku makan" Ketus Biena
"Kau memang tak berubah kerna hal itu aku menilai mu buruk" Tutur Sofia yang langsung duduk di hadapan Biena
"Tapi setidaknya kau tidak menggunakan topeng seperti Sairen" Tambah Sofia
"Bukan kah kau sangat memuja Sairen kenapa sekarang malah menjelekkan nya?"
"Ku kira dia gadis yang baik semua orang memuji akan keramahan nya dan selalu menghujat mu dengan sebutan Bad attitude ahahah itu lucu sekali" Tawa Sofia
"Mungkin yang mereka kata kan soal aku memang benar" Biena menatap kosong ke arah makanan nya
"Pasti hati mu sakit sekali di khianati suami dan sahabat mu sendiri aku jadi membenci Sairen kerna hal itu"
Biena diam dan menikmati makanan yang ada di depan nya
"Di khianati pacar saja rasanya sakit sekali apa lagi jika menjadi diri mu, entah apa yang akan ku lakukan" Sambung Sofia.
"Sofia" Ucap Biena
"Iya"
"Tambahkan Jus ku" Pinta Biena sengaja agar Sofia berhenti bicara tentang masalahnya
"Huh baiklah" Sofia menghela nafas ia tau apa yang di pikirkan Biena yang di kenal wanita sombong itu
__ADS_1
Biena termasuk orang yang tertutup dia tidak mudah mempercayai orang untuk berbagi masalah dengan nya, menurut nya orang tersebut hanya ingin mengetahui masalah nya saja hanya membuang buang waktu serta mengorek luka nya, gadis seegois Biena membenci hal itu
Di tengah lamunan nya tak sengaja mata Biena meyorot sosok pria dengan masker serta topi serba hitam
"Gin? kau kah itu?" Tebak Biena
"Ahaha aku ketahuan bagaimana bisa kau menyadari ku?" tanya Gin cengengesan.
"Kau tampak menonjol dengan pakaian seperti itu"
"Oh Wow kenapa semakin lama sikap mu semakin dingin saja" Tanpa izin Biena Gin duduk di hadapan nya
"Kenapa kau menguntit ku?" Tanya Biena
"Aku tidak menguntit mu" Jawab Gin membela diri
"Terus?"
"Bukan hal yang penting, jadi kau naksir dengan Sofia?" Biena menaikan satu alis membuat raut wajah penasaran
"Iya begitulah, aku berjumpa dengan nya seminggu yang lalu semenjak itu aku sering ke sini eheh" Cengir Gin menggaruk belakang leher nya yang tidak gatal
"Kau pikir Sofia akan tertarik dengan mu jika berpakaian seperti itu, lebih baik berpakaian keren dan dekati dia, Sofia tak akan mengetahui perasaan mu jika kau sembunyi sembunyi seperti itu" Ucap Biena memberi saran
"Biena ini Jus mu" Sofia meletakkan gelas ke meja Biena "Kau membawa teman?" Tanya Sofia melihat kehadiran Gin
"Aku kebetulan mengenal nya dia bukan teman ku" Ucap Biena santai
"Oi kejam sekali perkataan mu jadi selama ini kita bukan teman gitu?" Tambah Gin merutuki Biena
__ADS_1
"Sofia aku ingin bayar" Biena mengeluarkan uang dari dompet nya mengabaikan perkataan Gin
"ini kembalian nya"
"Bye Gin berjuanglah" Biena melambaikan tangan nya meninggal kan Gin yang tengah canggung melihat gadis pujaan hati nya tepat di depan nya.
...***...
Setelah puas jalan jalan Biena pergi ke rumah orang tua nya.
"Ayah ibu Biena datang"
"Baru ingat berkunjung sekarang?" Tanya Hien yang tengah membaca koran.
"Jadi? apa boleh aku masuk atau kalian marah padaku?"
"Ayah jangan begitu, Biena kan sudah punya keluarga sendiri jadi wajar saja dia jarang berkunjung. Ayo nak masuk" Tutur ibu
Sebenarnya Biena hanya tak ingin orang tua nya tahu akan masalah nya, bisa di bilang orang tua nya sama sekali tidak tau masalah Biena yang mereka tau Biena sudah bahagia dengan suaminya
Hanya orang orang tertentu saja yang tau jika Sairen itu madu nya Biena bahkan orang kantor pun tidak tau kalau CEO mereka mempunyai dua istri, mereka hanya tau bahwa Biena lah satu satu nya istri Bos mereka kerna pernikahan Ziano dengan Sairen tertutup
"Di mana suami mu nak?" Tanya ibu membawa Biena duduk di sofa
"Dia sibuk bu maka dari itu aku kesini untuk menginap" Ucap Biena dengan penuh kebohongan.
"Baiklah ibu akan membuat makanan kesukaan mu"
"Biar Biena bantu juga" Menyusul ibu nya ke dapur sedangkan ayah sebenarnya sangat senang atas kedatangan putri semata wayang nya.
__ADS_1
Jangan lupa dukungan nya ya Bye... 👋