Pertemuan Kehidupan Selanjutnya

Pertemuan Kehidupan Selanjutnya
Bab 49


__ADS_3

Tangan Ziano liar menyentuh dada Biena sedangkan bibirnya sibuk mencumbu ranum manis Biena, tidak ada yang bisa Biena lakukan ia hanya pasrah menerima sentuhan Ziano lagian Ziano suaminya dan ini bukan pertama kalinya Ziano menyentuh nya


Kenikmatan Biena membuat Ziano candu, erangan suara Biena terdengar seksi lekuk tubuh yang indah dan putih bersih membuat Ziano menggila tak menyudahi permainan nya


Biena yang kewalahan menghadapi keganasan Ziano, terus saja meminta untuk berhenti tapi Ziano seolah tuli tak mendengarkan nya


Setelah Ziano puas ia menjatuhkan tumbuhnya di samping Biena, di tatapnya Biena yang tengah mengatur napas dengan keringat yang membanjiri tubuh mereka


"Kau tidak mencintai ku kenapa kau melakukan hal ini lagi pada ku?" Biena membalikkan tubuh nya membelakangi Ziano, sungguh sakit hati nya mengingat Ziano tidak mencintai nya, ia tak ingin hanya menjadi pelampiasan nafsu tanpa cinta itulah sebab nya ia terus memberontak di kala Ziano ingin menyentuh nya walaupun Biena tau itu adalah kewajiban nya sebagai seorang istri


"Kau istri ku jadi wajar saja, lagian itu adalah hak ku" Ucap Ziano memeluk Biena dari belakang sambil menyelimuti tubuh telanj4ng mereka

__ADS_1


"Istri? Aku ingat sekali waktu awal kita menikah kau tak menganggap ku istri bahkan kau selalu mengabaikan ku hingga enam bulan kemudian aku mengetahui kau selingkuh dengan sahabat ku dan parah nya dia lagi hamil, keluarga mu menjemput ku untuk tinggal di rumah mereka tapi kau tak memperdulikan ku dan memilih menikah dengan Sairen tapi kenapa sebulan kemudian kau menjemput ku untuk ikut bersama mu?" Ucap Biena panjang lebar


Ziano tak menjawab dan hanya memilih menutup mulutnya saja


"Aku tak mengerti Zi, sebenarnya mau mu itu apa? kau punya dendam apa pada ku kenapa sampai sekarang kau belum membuka hatimu untuk ku? Itulah yang ku pikirkan dulu tapi sekarang aku benar benar menyerah aku tak mengharapkan lagi cinta mu yang ku inginkan sekarang hanyalah bercerai dan berusaha melupakan mu tapi aku sangat mengkhawatirkan papa mertua ku kalau bukan kerna keluarga mu aku benar benar tidak betah terus di samping mu hal itu membuat ku tersiksa apalagi di kala kau terus membela Sairen" Sambung Biena lagi


"Maaf" Satu kata yang di ucapkan Ziano, Biena makin terisak dalam diam mendengar nya bagaimana bisa ia hanya mengatakan maaf di kala Biena bicara panjang lebar, kata itu tak bisa menjawab pertanyaan Biena sama sekali


"Aku tidak tau" Ujar Ziano yang lagi lagi membuat Biena bingung dia benar benar tidak mengerti dengan pola pikir Ziano


"Suatu saat kita pasti akan bercerai aku yakin itu" Ucap Biena

__ADS_1


"Tidak ada kata cerai Bie" Asal kata cerai yang keluar dari mulut Biena, Ziano merasa tidak terima dia akan sangat kesal mendengar hal itu


"Jangan membuat ku tambah bingung Zi, kau tidak mencintai ku jadi untuk apa mempertahankan aku?"


"Sudah jangan bicara lagi ini sudah sangat malam tidur lah" Kata Ziano yang tak ingin mendengar Biena terus mempertanyakan kemauan nya yang sebenarnya Ziano juga tidak tau


Kerna Biena juga lelah ia pun untuk tidur saja apalagi ia sama sekali tidak mendapat jawaban dari pertanyaan nya


Biena memejamkan matanya membiarkan tangan Ziano yang melingkar di perut nya, kalau di larang pun pasti Ziano tidak akan mendengarkan nya


"Aku juga tidak mengerti kenapa aku tak ingin kau pergi dari ku Bie" Ucap Ziano dalam hati

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2