Pertemuan Kehidupan Selanjutnya

Pertemuan Kehidupan Selanjutnya
Bab 47


__ADS_3

"Ziano? Sudah lama nunggu ya?" Tanya Ayah


"Tidak Yah baru aja Ziano sampai"


"Oh begitu ayo masuk dulu" Ucap ayah mempersilahkan Ziano masuk sedang kan ibu hanya tersenyum ramah


Biena terdiam di tempat,ia tak menyangka Ziano menyusul ke rumah nya, rasanya ia ingin lari lagi tapi takut ketahuan orang tuanya kalau mereka sedang bertengkar


"Bie kenapa diam di situ? Ayo masuk" Kata ibu


Setelah masuk mereka pun duduk di sofa ruang tamu, ibu membuatkan teh untuk Ziano


"Menginap lah di sini malam ini, kata Biena ia ingin tinggal beberapa hari di sini apa dia sudah mengatakan nya pada mu" Tanya ayah


"Iya pah Ziano juga mau nginap beberapa hari sama seperti Biena iyakan Bie" Ucap Ziano menatap Biena di sebelah nya yang tengah diam saja dari tadi


"Kenapa dia ikut ke sini, Sairen kan sedang hamil apa dia tidak mengkhawatirkan nya?, tujuan ku menghindari mu jadi pergilah habis makan malam nanti" Ucap Biena dalam hati


"Zi bukan lah kau ada meeting ya, kau sibuk sekali makanya aku ke sini jadi kau tidak terganggu, habis makan malam pulang lah bukan kah banyak yang harus di kerjakan hmm?" Ucap Biena sembarangan padahal niat nya hanya ingin mengusir Ziano


"Oh kau ingin mengusir ku ya" Ucap Ziano dalam hati


"Benarkah nak?" Tanya ayah


"Tidak apa apa ayah Ziano sudah menyelesaikan semua nya" Ucap Ziano menyeringai menghadap Biena


Sekarang Biena tak punya alasan lagi, jadi dia hanya diam saja

__ADS_1


"Biee" Panggil ibu dari arah dapur, Biena pun langsung pergi ke sumber suara


"Ada apa bu?" Tanya bu


"Bantu ibu masak ya"


"Iya"


"Ziano suka makan apa Bie?" Tanya ibu lagi


"Biena juga tidak tau bu selama ini dia tak pernah menyentuh apa yang Biena Buat" Batin Biena merasa sedih


"Bie?"


"Ah iya"


"Kau ini melamun apa sih? , ibu bertanya loh"


"Yasudah kau masak lah ikan bakar nya, ibu akan buat hidangan lain" Ucap ibu


"Aku?" Tanya Biena


"Iya kamu jadi siapa lagi?"


"Bukan begitu bu hanya saja dia merasa jijik dengan apapun yang ku buat, walaupun di depan kalian Biena takut dia tidak memakan nya" Ucap Biena di dalam hati


Setelah selesai masak hidangan pun di tata ke atas meja makan, ibu pun segera memanggil ayah dan Ziano yang mengobrol di Sofa

__ADS_1


"Makanan sudah siap ayo makan" Ajak Ibu


Mereka pun duduk di kursi, Biena yang duduk di samping Ziano hanya diam saja


"Bie apa yang kau lakukan? Hidangkan untuk suami mu" Ucap ibu


"I-iya bu"


Biena mengambil piring dan meletakkan segala lauk pauk di piring Ziano "Tambah lagi?" Tanya Biena


"Udah segitu aja cukup" Ucap Ziano, ada rasa senang di hatinya kerna merasa di perhatikan kembali oleh Biena


"Zi Biena bilang kau suka makan ikan bakar, lihat lah dia memasakan ikan bakar untuk mu" Ucap Ibu


Dengan berbisik Biena mengatakan "Aku tau kau membenci segala apapun yang aku buat tapi ku mohon kali ini saja kau makan"


Ziano teringat kembali bagaimana kejam nya dia membuang masakan yang Biena buat untuk nya, entah kenapa sekarang ada rasa bersalah dan menyesal di hati nya


Ziano mencicipi apa yang Biena buat dan ternyata....


"Pedas! " Ucap Ziano merasakan pedas yang teramat sangat, ia mengambil air untuk minum sedang kan ayah dan ibu jadi ikut panik


"Minum minum ini menumlah" Ucap ibu


"Biena kenapa kau membuat nya sangat pedas?" Tanya ayah


Sedangkan Biena tengah menahan tawanya dan itu dapat di lihat Ziano kalau Biena mengerjai nya

__ADS_1


"Awas saja kau Bie ku balas kau nanti" Ucap Ziano dalam hati, baru saja hati Ziano merasa senang dengan berpikir Biena kembali memperhatikan nya namun Biena malah mengerjai nya merusak segala angan angan nya


Tbc.


__ADS_2