
"Kau lebih mementingkan Biena dari pada aku?, aku tak ingin satu atap dengan Biena lagi Zi biarkan saja dia di sana dan kita bisa hidup bahagia berdua di sini"
"Biena juga istri ku Ren, kau mengatakan Biena jahat pada mu tapi yang ku lihat Biena belanja ke pasar sendiri dengan banyak sekali bawaan untuk siapa? untuk kita Ren" Ucap Ziano mengingat kembali saat Biena pulang dari pasar
"Tapi dia benar benar menyiksa ku Zi dia memperlakukan aku lebih buruk dari pada pembantu" Ujar Sairen berusaha meyakinkan Ziano
"Aku pusing Ren sebenarnya siapa yang harus ku percaya"
"Aku mengatakan yang sebenarnya Zi"
"istirahat lah dulu aku ada urusan sebentar"
"Pasti mau menghampiri Biena lagi kan?" Tebak Sairen yang langsung mengerti kemana Ziano akan pergi
Ziano tersenyum lalu mengecup kening Sairen sebelum pergi
Sesampainya di rumah ayah Hien Ziano langsung pergi ke kamar dan tak mendapati Biena di mana pun
__ADS_1
"Yah Biena mana?" Tanya Ziano pada Hien
"Oh tadi Biena keluar dengan Sofia dan satu cowok siapa ya nama nya ayah lupa"
"Gin ayah nama nya Gin" Sambung ibu dari dapur
"Iya nak Biena bilang Gin itu teman mu" Ucap Ibu
"Iya bu itu teman nya Zi, emang mereka pergi kemana?"
"Ke pasar malam, kerna hari ini hari pertama buka ibu yakin di sana sangat ramai apalagi ibu dengar banyak wahana juga"
"Kalau gitu Ziano pergi dulu ibu ayah" Berpamitan
Ziano langsung pergi ke pasar malam yang di maksud ayah ibu dengan berjalan kaki kerna tidak bisa menggunakan mobil mengingat jalan menuju sana melalui gang sempit dan juga ramai
Sesampainya di pasar malam apa yang di katakan ibu memang benar, suasana pasar malam sangat lah ramai dan padat Ziano tidak terbiasa dalam situasi seperti ini merasa sulit dengan jalan berdesak desakan
__ADS_1
"Bagaimana bisa aku menemukan nya di keramaian seperti ini" Ucap Ziano dalam hati
Mata nya menelusuri segerombolan manusia yang berlalu lalang tapi tak juga menemukan sesok yang ia cari
Kerna tak ingin repot Ziano pun menghubungi Biena tapi sayang nya tak di jawab sama sekali, bealih lagi Ziano menghubungi Gin tapi sama saja Gin tak mengangkat telpon nya
"Hmm halo siapa nama mu" Ucap seorang gadis bersama teman nya yang menghampiri Ziano, ia tampak tertarik dengan perawakan tampan Ziano
Ziano tidak menjawab dan melihat gadis itu yang mengulurkan tangan nya untuk berkenalan, lalu pergi meninggalkan gadis dan teman nya itu untuk saat ini dia tak punya waktu untuk berkenalan
"Apa apaan dia, sombong sekali" Gerutu gadis itu
"Ahah mana mau dia dengan mu lagian lu nya main ajak kanalan aja"
Kerna Ziano lelah mencari Biena entah di mana Ziano pun singgah untuk beli jus jeruk yang di sepanjang perjalanan banyak sekali yang jualan
Sambil melamun Zuano menyedot jus nya, tanpa sengaja ia melihat Biena dengan Gin serta satu wanita lagi bersama mereka tengah memancing ikan mainan
__ADS_1
"Itu Biena kan? Ku cari sedari tadi ternyata mereka sedang bermain main dengan mainan anak anak" Ucap Ziano dalam hati sambil menggeleng gelengkan kepala nya tapi sudut bibir nya terangkat membentuk senyuman yang indah melihat Biena yang tertawa bahagia dengan permainan yang sederhana.
Tbc.