Pertemuan Kehidupan Selanjutnya

Pertemuan Kehidupan Selanjutnya
Bab 83


__ADS_3

Seminggu sudah Ziano mendiami Sairen dan tak ingin tidur dengan nya, setiap hari Ziano tidur dengan Biena tentu saja hal ini membuat Sairen sakit hati


"Kau kenapa sih Zi diamin aku begini?" Tanya Sairen dengan air mata nya yang terus mengalir


Ziano bukan nya menjawab malah beranjak pergi meninggalkan Sairen


"Bukan hanya kau yang kehilangan! Aku juga Zi" Teriak Sairen


Ziano menghentikan langkah nya lalu berbalik menghadap Sairen "Bukan kah aku sering memperingati mu untuk di rumah saja Ren? lihat lah gara gara kau sering pergi keluar anak ku kenak dampak nya ren, seandainya kau menuruti permintaan ku itu, pasti anak ku masih hidup sampai sekarang" Ujar Ziano tampa membentak dan berbicara santai seolah itu pembicaraan biasa


"Maafkan aku Zi aku tau aku salah, tapi jangan perlakukan aku seperti ini aku habis keguguran seharusnya kau memperhatikan ku bukan nya malah menghindari ku" Tangis Sairen memohon


Ziano keluar dengan membanting pintu, Sairen terduduk di latai setelah kepergian Ziano, Bik Rose datang membantu Sairen untuk duduk di sofa dan merasa prihatin dengan keadaan Sairen sekarang


"Yang sabar ya non ini ujian dari Tuhan" Ujar Bik Rose


"Ku rasa perkataan yang benar itu adalah K A R M A karma!" Kata Biena mengeja


Sairen dan Rose terkejut melihat Biena yang baru saja turun dari lantai atas


"Bagaimana keadaan mu Ren apa sudah lebih baik? " Tanya Biena sambil menyungging senyum nya


"Nona Biena tolong jangan seperti itu Nona Siaren baru saja terkena musibah"


"Kau mengatur ku?" Biena menaikan satu alis nya kerna baru kali ini Rose seperti ingin melawan dengan nya


"Tidak Nona bukan begitu maksud saya"  Takut Rose


Rose sangat tau bagaimana buruk nya perlakuan Biena pada Sairen tapi sayang sekali dia tidak bisa mengadukan apa yang ia saksikan pada Ziano

__ADS_1


"Jangan ikut campur bik kau hanya pembantu di sini" Biena membuat bik Rose tertegun dan diam seribu bahasa


Biena merogoh tas nya untuk mencari Handphone lalu menghubungi Ziano "Zi aku pergi keluar bentar" Ucap Biena setelah panggilan telpon nya di angkat


"Kau ingin pergi ke mana?" Tanya Ziano


"Ke kafe tempat Sofia kerja"


"Sebelum aku pulang kau harus sudah ada di rumah"


"Iya iya" Biena mematikan panggilan lalu berjalan keluar, tinggal lah Sairen dan Rose di rumah





"Sof katanya Biena mau ke sini" Ujar Gin



"Oh iya semenjak di bawa Ziano balik kita udah gak bertemu Biena lagi"



"Berarti hubungan nya dengan Ziano sangat baik bukan?" Gin merasa senang padahal di balik itu semua ada tindakan jahat yang ia lakukan, rahasia besar nya dengan istri sahabatnya


__ADS_1


"Seperti nya begitu" Ucap Sofia singkat



Dari kejauhan terlihat seorang wanita turun dari mobil, kaki jenjang nya melangkah dengan sangat elegan. Topi rajut yang ia pakai pun terlihat sangat cocok di kepala nya menambah kesan imut pada sesok Biena



"Tuh boneka hidup nya sudah sampai" Ujar Sofia



"Udah lama gak jumpa Bie" Sapa Gin ketika Biena duduk di hadapan nya



Sairen datang membawa gelas berisi minuman yang biasa Biena pesan tentu saja Biena langsung menerima nya



"Terimakasih"



![](contribute/fiction/5378419/markdown/34079461/1663488438560.jpg)



Tbc.

__ADS_1


__ADS_2