Pria Misterius Menggelisahkan

Pria Misterius Menggelisahkan
Cerita Reza 2


__ADS_3

***


Sampai di depan Rumah makan yang menurut Reza lumayan bagus dan bersih, Dia memarkirkan mobilnya, lalu turun dan memutari mobil untuk membukakan pintu untuk Ayu,


"Silahkan turun gadis kecilku yang penurut dan baik hati", ucap mas Reza setelah membuka pintu mobil untuk Ayu, Reza berlagak pangeran untuk tuan putri kesayangannya,


"ih... Mas Reza, apa-apaan sih", kata Ayu memanyunkan bibir, Dia tidak melihat ke arah Reza karena merasa malu dengan kata-kata Reza barusan


Ayu keluar dari mobil dan berdiri didepan pintu rumah makan, Dia tidak mau masuk terlebih dahulu,


"Ayo masuk, cari tempat yang kamu mau" kata Reza sambil memegang tangan Ayu sebelah,


Ayu hanya diam dan terus mengikuti langkah Reza karena jujur Dia sangat gugup, baru kali ini ada Pria yang menggenggam tangannya seperti saat ini, rasanya Ayu seperti sedang terbang dan melayang di udara, kakinya lemas seperti tak bertulang, tangannya sangat dingin seperti sedang memegang es batu,


"Anandita... kamu kenapa, sakit ya?" Kata Reza karena merasa kan tiba-tiba tangan Ayu sangat dingin dan wajahnya juga pucat tidak seperti saat keluar dari mobil barusan


"Anandita... sayang... kamu kenapa?" ucap Reza lagi sambil menggenggam erat kedua tangan Ayu, karena Ayu sama sekali tidak menjawab pertanyaannya, Dia hanya bengong


"Anandita..." kata Reza mengguncang pundak Ayu lagi


"i ... i...i..iya Mas, a... ada apa?" ucap Ayu terbata karena dari tadi Dia tidak mendengar apa yang di ucapkan Reza, pikiran nya entah kemana? Dia juga tidak faham


"Ayo duduk sini!" ucap Reza sambil menarik kursih yang dekat dengan jendela, Reza khawatir Ayu sakit karena belum makan dari tadi pagi


" Iya Mas, terimakasih" kata Ayu singkat dengan perasaan sungkan, Ayu gugup


"Aduh ... tadi mas Reza bicara apa ya? kenapa Dia mengguncang-guncang pundak aku dan kenapa Aku tidak mendengar apa-apa?" gumam Ayu sambil duduk sendiri di meja yang telah Reza pilih buat mereka berdua tempati makan, karena Reza sudah pergi kedepan untuk memesan langsung Menu yang Dia inginkan


tidak seberapa lama Reza kembali dimeja yang ditempati Ayu, Reza menarik kursi dan duduk berhadapan dengan Ayu, Dia memperhatikan wajah Ayu

__ADS_1


"Anandita ... sebenarnya kamu sedang memikirkan apa? Aku perhatikan sejak masuk kesini, kamu seperti berjalan tidak konsentrasi hanya ikut saja karena Aku menarik tangan kamu, Cerita ya sama Aku please...," ucap Reza berharap Ayu mau terbuka dan bercerita tentang apa yang dia pikirkan atau rasakan,


"eh... maaf mas, Aku tidak apa-apa, tapi tadi kan kita datang ke sini karena Mas sudah janji mau cerita sama Aku tentang... " ucap Ayu terputus tentang perjodohan karena dia merasa malu nanti orang-orang dengar,


Di rumah makan yang mereka tempati ingi makan siang lumayan banyak orang yang makan, Ayu takut nanti orang-orang berfikir yang tidak-tidak tentang dirinya,


"tentang apa Anandita? ko tidak diteruskan? tanya Reza memandang Ayu yang kelihatan malu-malu, Rasanya Dia ingin lebih lama menggoda gadis kecilnya


"Ayo mau bilang apa?" tanya Reza lagi


"nanti aja, Aku tidak tahu mau mulai tanya dari mana?" kata Ayu sambil melirik-lirik ke kanan dan ke kiri,


"oh... pasti tentang perjodohan kita ya? tanya Reza, sengaja memberi penekanan pada kata PERJODOHAN KITA, Dia merasa lucu dengan raut wajah Ayu yang memerah


"ih... apa-apaan sih Mas, di sini banyak orang, malu tau? ucap Ayu menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan nya karena merasa sangat malu.


"tapi mas harus ceritakan semuanya dari awal ya? pinta Ayu berharap kali ini Reza mau menceritakan semuanya Tampa ada yang tertutupi,


"ok... tapi kamu janji harus menerima dan percaya semuanya," kata Reza menaikkan sebelah alisnya


"ih... ko begitu sih Mas, harus pake janji segala?"


"iya dong, kalau tidak mau percaya, sia-sia dong Aku ceritakan!"


"ok... Aku percaya deh mas, tapi janji tidak ada yang ditutup-tutupi ya?", harap Ayu dengan mulut cemberut dan itu sangat menggemaskan menurut Reza


"kamu sengaja menggoda Aku ya? bibir ko di maju-majuin?" tanya Reza, merasa lucu dengan tingkah laku gadis didepannya,


jujur saja Reza sejak pertemuan pertamanya dengan Ayu, kira-kira saat umur Ayu Dua tahun lebih, Reza sudah merasa nyaman ada di dekat Ayu, entah kenapa? padahal boleh dikata Reza juga sering dikelilingi wanita dewasa, cantik dan seksi, tapi tidak pernah merasakan senyaman saat berada didekat Ayu,

__ADS_1


Waktu kuliah di New York, ada beberapa teman kuliah Reza yang sering dekat dengan Dia, bahkan ada yang mengajak secara terang-terangan untuk pacaran dengan dirinya, tapi Dia selalu menolak dengan sopan, bahkan jika Reza diajak teman-temannya ke klub Malam, Reza selalu beralasan kalau Dia sedang banyak tugas, sampai-sampai Reza mendapatkan julukan pria setengah Wanita dari teman-teman yang tinggal satu Apartemen dengan dirinya.


"tidak ko Mas,... Aku ..." ucap Ayu terputus karena dua orang pelayan datang menghampiri meja makan mereka


"maaf mengganggu, ini pesanan kalian, selamat menikmati", ucap kedua pelayan sebelum berbalik meninggalkan mereka berdua,


"terimakasih Mba" ucap Ayu


"Ayo makan dulu, setelah makan baru kita lanjutkan mengobrol, nanti Aku akan ceritakan semua, Ok...? kata Reza sambil menyodokkan nasi dipiring dan menyodorkan dihadapan Ayu,


"eh... ko repot-repot sih mas, Aku bisa sendiri" ucap Ayu tidak enak hati


"tidak usah sungkan, bahkan nanti setelah kita resmi menyandang status suami istri, Aku bisa melakukannya setiap hari kalau tidak sibuk" lanjut Reza menggoda Ayu


"ih... apa-apaan sih Mas," ucap Ayu memalingkan wajah karena merasa sangat malu dengan ucapan Reza


Mereka makan dengan nyaman dan santai Tampa berbincang-bincang, Mereka menikmati menu yang disajikan dengan lahap terutama Ayu, menurutnya makanan yang disuguhkan sungguh nikmat,


"enak banget, apa ini karena Aku kelaparan atau karena Aku doyan ya?", gumam Ayu dalam hati, Dia makan sambil senyum-senyum, membayangkan bagaimana kalau seandainya setiap hari dia makan makanan selesai ini,


Sesekali Reza mencuri-curi pandang ke arah Reza,


"Sungguh gadis kecilnya sangat manis dan makannya lahap banget", gumam Reza mengalihkan pandangannya karena Dia takut Ayu mengetahui kalau Dia sedang memperhatikannya makan,


Reza menyudahi makan siangnya karena memang sebelum berangkat kerumah Ayu, Dia sudah sarapan terlebih dahulu jadi tidak terlalu, Dengan melihat gadis kecilnya makan dengan lahap baginya itu sudah sangat menyenangkan dan rasa laparnya sudah hilang,


"Mas Reza sudah kenyang ya?" tanya Ayu karena melihat Reza sudah minum air putih dan mengambil Tisu


"Iya, Mas sudah kenyang, kamu lanjut makan ya sampai kenyang, kalau masih mau pesan, ngomong aja, nanti Mas pesankan!" kata Reza sambil tersenyum hangat melihat ke arah wajah Ayu,

__ADS_1


__ADS_2