Pria Misterius Menggelisahkan

Pria Misterius Menggelisahkan
Ayu Pergi


__ADS_3

"Masa sih Mas...!". Spontan Ayu tidak tidak percaya, jika ada seorang wanita yang tidak marah, jika pria nya bersama wanita lain apalagi ini sampai masuk ke dalam hotel.


"Iya... benar sayang!". jawab Reza bangga


"Em...


"Terserah kamu aja lah Mas, mudah-mudahan gadis itu tidak akan bertemu Aku!". Gumam Ayu dalam hati.


Ayu takut jika pacar Reza, suatu saat bertemu dengan dirinya. Ayu takut di amuk, seperti cerita teman-temannya dulu yang di amuk oleh cewek lain karena ketahuan jalan dengan pacar orang.


"Ayah Aku kemana ya Mas... ko belum balik-balik?". Tanya Ayu, tiba-tiba tersadar jika Ichal sudah lama meninggalkan mereka berdua.


"Kurang tau sayang... Mungkin ayah ada keperluan lain!". jawab Reza


Reza juga tidak tahu kemana Ichal pergi, padahal waktu, sedikit lagi sore. Sementara Nenek Ayu mau di periksa oleh dokter sore ini.


"Mas...


Ayu memanggil Reza, setelah melihat Reza memejamkan mata.


"Em...


Jawab Reza masih memejamkan matanya, sebenarnya Reza tidak mengantuk. Reza hanya berpikir "Bagaimana memberi tahu kepada ibunya, mengenai permintaan nenek Ayu?.


Reza takut Ibunya tidak akan dengan mudah menerima keputusan dirinya. apalagi ini, soal istri.


Reza ingat, dulu ibunya pernah berkata, jika kelak Reza ingin mencari istri, maka dia di suruh mencari yang sudah sarjana.


Lah... ini, wanita yang Reza cintai, malah belum lulus SMA.


Hal inilah, yang membuat Reza ragu-ragu untuk menyampaikan niat dan permintaan nenek Ayu kepada ibunya.


"Mas... Mas Reza, mengantuk ya?". Tanya Ayu lagi, karena Reza tidak menjawab pertanyaannya.


Ayu melihat Reza memejamkan mata cukup lama, jadi Ayu mengira Reza tidur sambil menyandarkan kepalanya di sandaran kursih.


"Maaf ya Mas... Ayu sudah banyak merepotkan, padahal Ayu kan bukan siapa-siapa nya Mas...!". Ucap Ayu dengan nada suara kecil dengan penuh penyesalan.


Walaupun Ayu berbicara cukup pelan, tapi Reza bisa mendengar semua apa yang Ayu Ucapkan, hanya saja Reza sengaja tidak menjawab, karena Reza lagi memikirkan tentang permintaan nenek Ayu.


Setelah mengucapkan kata permintaan maaf, Ayu berdiri dan pergi meninggalkan Reza sendiri. Ayu ingin jalan-jalan keluar rumah sakit, sekalian mencari Ichal, karena sang ayah belum balik-balik, padahal sudah sore.


Ayu berjalan sendirian menuju pintu keluar rumah sakit.


Sebenarnya Ayu tidak terlalu tau mengenai jalan dan ada apa saja di luar rumah sakit, Tapi karena Ayu merasa bosan duduk berdua dengan orang yang tidur, Makanya Ayu berinisiatif untuk keluar jalan-jalan sebentar.


"Hai nona... mau kemana?". Terdengar suara seorang pria dari belakang Ayu.

__ADS_1


Ayu berbalik untuk melihat, siapa yang orang itu maksud?.


"Non Ayu mau kemana, kenapa jalan sendirian?". Tanya laki-laki itu lagi.


"Maaf... Apakah Anda sedang bertanya kepada saya?". tanya Ayu sopan sambil menunjuk dirinya sendiri.


Pria yang menyapa Ayu, berjalan menghampiri dirinya, setelah keluar dari mobil.


"Iya Nona... Aku sedang bertanya kepada kamu!". jawab pria itu.


Ayu hanya menanggapi dengan senyum, ucapan pria yang belum Ayu tahu namanya, Tapi kalau Ayu lihat dari tampan dan penampilannya, pria itu berumur sekitar hampir Tiga puluh tahunan, Postur tubuh lumayan ganteng, tinggi sekitar 170 CM.


"Oh... maaf, tapi Ko Om bisa tau nama saya?".


Kalau tidak salah pria tadi memanggil "Non Ayu", Gumam Ayu setelah berhasil bertanya.


"Eh... maaf, Aku lupa perkenalkan diri, Nama Aku Ahmad, Aku anak pertama pak Supri, dan kedepannya, jangan panggil Aku dengan panggilan OM ya, karena Aku belum setua itu Non!". Ahmad menjulurkan tangannya dan memperkenalkan diri setelah Ayu membalas uluran tangan nya.


"Oh... anaknya Pak Supri... Maaf, saya tidak tau!"..jawab Ayu manggut-manggut kemudian menundukkan wajahnya karena malu.


"Iya Nona... tapi Non Ayu tadi belum menjawab pertanyaan Aku!".


"Pertanyaan yang mana ya Pak?". Ayu pura-pura lupa.


"Non Ayu mau kemana, kenapa jalan sendirian?". Ahmad mengulang pertanyaannya sambil tersenyum ke arah Ayu.


"Cantik... tapi ko pelupa!". Gumam Ahmad dalam hati.


"Mau... Aku temani Nona?". Tawar Ahmad.


Ahmad banyak tahu, tentang Ayu, karena Ayahnya sering cerita tentang Ayu di rumah.


Sebenarnya Ahmad sudah lama penasaran dan ingin bertemu langsung dengan Ayu, sang gadis pujaan BOS dia dan Ayahnya. Tapi baru hari ini, Ahmad dapat kesempatan itu.


Hampir Sepuluh menit, Ahmad memperhatikan Ayu dari kejauhan, sebelum Ahmad berani menyapa Ayu yang berjalan sendiri melewati tempat parkir mobil.


Tadinya Ahmad ragu-ragu menyapa Ayu, takut salah orang, karena ini kali pertama Ahmad melihat gadis pujaan hati bos nya.


Untungnya, sebelum berangkat ke rumah sakit, ayahnya tadi mengirimkan fhoto Ayu di ponselnya.


Setelah melihat dengan cukup lama fhoto Ayu, Ahmad baru yakin kalau yang berjalan melewati mobil yang di Kendarai, barusan adalah Ayu.


"Tidak perlu Pak... terimakasih!". tolak Ayu dengan sopan.


Karena Ayu menolak untuk ditemani jalan-jalan, Jadi Ahmad dengan berbalik dan berniat ingin melanjutkan niatnya untuk masuk ke rumah sakit bertemu Reza.


"Iya Mas... Ini saya sudah ada di depan rumah sakit!". Ucap Ahmad setelah mengangkat telponnya.

__ADS_1


Reza menelpon Pak Supri, karena ingin meminta pendapatnya tentang permintaan nenek Ayu, sebelum Reza berbicara kepada ayah dan ibunya.


Bagaimana pun, Reza sudah menganggap pak Supri sebagai orang kepercayaan dan keluarga Reza sangat dekat dengan keluarga pak Supri.


Tapi... Ternyata pak Supri tidak bisa datang ke rumah sakit hari ini, Dia ada urusan keluarga, jadi meminta Ahmad yang pergi menemui Reza di rumah sakit.


"Kalau begitu kamu langsung masuk aja dan temui Aku di depan ruang ICU!". Perintah Reza.


"Baik Mas... Saya segera ke situ!". Jawab Ahmad, lalu memasukkan kembali Handphone di dalam saku jaketnya.


Setelah menjawab telepon dari Reza, Ahmad berbalik untuk mencari sosok gadis pujaan hati sang BOS, tapi Ayu sudah tidak ada di tempatnya.


"Cepat juga tu cewek menghilangkannya... Tapi Dia ke mana ya, bukannya papa Bilang kalau Ayu tidak banyak tahu, jalanan di sekitar sini?". Gumam Ahmad, Tiba-tiba teringat jika papanya pernah bilang "Kasihan sama Ayu, karena neneknya jatuh sakit dan di larikan ke rumah sakit, sedangkan hanya Dia dan Ayahnya yang menjaganya, mana Ayu juga tidak tau jalan di rumah sakit umum karena Ayu jarang sekali ke kota!".


Pak Supri khawatir jika ada sesuatu yang di perlukan di Luar rumah sakit, Ichal akan sangat kerepotan karena tidak mungkin Ichal menyuruh Ayu.


Untungnya Reza sudah datang dan membatu kebutuhan keluarga Ayu.


"Yah... sudahlah... tidak mungkin juga cewek sebesar itu bisa hilang, apalagi inikan masih sore!". gumam Ahmad melanjutkan jalannya.


Sampai depan ruangan ICU, Ahmad melihat Reza duduk sendirian di kursi.


"Assalamualaikum Mas, bagaimana kabarnya?". Ahmad menyapa Reza terlebih dahulu.


"Waalaikum salam, baik... kamu tambah ganteng aja Bro, kapan rencana ingin punya pendamping?". jawab Reza basa-basi.


Reza dan Ahmad sudah kenal dari mereka masih sekolah menengah pertama, dan karena ayah Ahmad menjadi supir pribadi dan orang kepercayaan keluarga Reza, makanya mereka semakin dekat seperti saudara.


Makanya Reza tidak pernah sungkan atau malu-malu kepada Ahmad, apalagi umur mereka hanya selisih satu tahun lebih tua Reza.


"Mas ajalah yang duluan, kan Mas yang lebih tua!". Canda Ahmad setelah duduk di samping Reza.


"Mas... tadi Saya tidak sengaja bertemu Non Ayu di parkiran...


"Beneran... itu anak mau kemana lagi, memangnya Dia tahu jalan?". Reza memotong perkataan Ahmad.


"Tidak tau juga sih Mas... katanya cuma mau jalan-jalan...!"


"Kenapa kamu tidak cegah?". Reza tiba-tiba bernada kesal.


"Tidak berani Mas...!". jawab Ahmad pelan dan merasa bersalah.


"Bagaimana jika Ayu hilang?, apalagi ini sudah sore!". Reza tiba-tiba khawatir


"Hilang..?. Yah... tidak mungkinlah Mas, Ayu kan sudah besar!". Ahmad berusaha menenangkan Reza, takut jika Reza tiba-tiba marah tidak jelas.


"Iya... halo ayah...!". jawab Reza setelah menerima telpon dari pak Susilo.

__ADS_1


"Bagaimana kabar nenek Ayu?". tanya Pak Susilo.


*** BERSAMBUNG ***


__ADS_2