Pria Misterius Menggelisahkan

Pria Misterius Menggelisahkan
Malu Setengah Mati


__ADS_3

"Mas... Mas Reza... Handuk mana?". Teriak Ayu setelah selesai mandi dan mencari handuk di tempat gantungan di belakang pintu, tapi ternyata tidak ada satu pun.


"Mas Reza...


Teriak Ayu lagi karena tidak mendengarkan suara Reza setelah dia berteriak.


Setelah menunggu beberapa menit di didekat pintu, bahkan Ayu sempat menempelkan telinga di dekat pintu kamar mandi untuk mendengarkan suara Reza, namun hasilnya tetap saja, Ayu tidak mendengarkan apa-apa dari luar.


"Aduh... bagaimana ini?, Mas Reza lagi kemana dan kenapa dia tidak menjawab panggilan Aku?". Gumam Ayu yang masih setia berdiri di dekat pintu kamar mandi.


Bahkan badan Ayu, kini hampir kering Tampa di keringkan dengan handuk.


"Mas Reza... Mas... Tolong ambilkan Ayu handuk dong... Ayu sudah selesai ini!". Panggil Ayu sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi.


"Ya... Ampun, ini orang kemana sih... apa jangan-jangan mas Reza kembali tidur ya...?". Ayu terus berbicara sendiri.


Dengan mengumpulkan keberanian, Ayu akhirnya membuka pintu kamar mandi sedikit, lalu berusaha mengulurkan kepala untuk melihat ke arah tempat tidur untuk mencari sosok Reza.


Namun yang di cari tidak ada di tempat tidur. Setelah memastikan tidak melihat sosok Reza, Ayu memberanikan mengeluarkan badannya hampir setengah. Namun tetap saja Ayu tidak melihat keberadaan Reza.


"Mas Reza kemana... Apa jangan-jangan Ayu mandi terlalu lama?," Gumam Ayu dalam hati masih terus melihat-lihat ke seluruh penjuru kamar.


Karena tidak melihat sosok yang di cari, akhirnya Ayu memberanikan diri berjalan keluar kamar mandi tampa sehelai benang pun di badannya.


Ayu hanya bisa menutupi ke dua bukit kembarnya menggunakan kedua tangan. Dengan ragu dan takut-takut jika Reza melihat dirinya bugil, Ayu tetap berjalan pelan menuju lemari yang ada di dalam kamar hotel, yang Ayu yakini di dalamnya ada handuk.


"Ah...


Teriak Ayu karena tiba-tiba pintu kamar terbuka, sementara dirinya belum menemukan handuk.


Karena kaget, Reza cepat membuka pintu dan masuk lalu menutup pintu kamar kembali, agar tidak ada orang lain yang melihat apa yang barusan di lihat.


Sebenarnya Reza tidak melihat sosok Ayu awalnya, tapi karena teriakan Ayu, pas Reza membuka pintu, akhirnya Reza bisa melihat gadis kecilnya yang berdiri di depan lemari Tampa memakai apa-apa.

__ADS_1


Melihat Reza masuk dengan cepat, dengan spontan Ayu berjongkok di depan lemari dan menundukkan kepala.


"Ya Ampun...!". Ayu merasa ingin menangis dengan kencang karena malu dengan posisinya saat ini. Tampa berkata sepatah kata pun, Reza langsung menarik bad cover yang ada di atas tempat tidur, lalu menyelimuti Ayu yang terus berjongkok.


Reza tau, jika gadis kecilnya saat ini pasti sangat malu.


"Maaf sayang... Mas Lupa, jika tidak ada handuk di dalam kamar mandi!". Ucap Reza merasa bersalah dengan Ayu.


Seharusnya sebelum keluar tadi, Reza mengecek dulu perlengkapan di dalam kamar mandi. Tapi karena buru-buru setelah mendengar kabar dari ayahnya soal nenek Ayu yang kembali drop, membuat Reza tiba-tiba blank dan yang ada di otaknya, adalah menghubungi Ichal dengan cepat, karena jarak antara rumah Nenek Ayu dengan rumah sakit lumayan jauh.


Ayu Mendengar ucapan permintamaaf dari Reza dengan jelas, Tapi Ayu tidak bisa memalingkan wajahnya. Sampai Reza mengamati tubuh mungilnya naik ke atas tempat tidur, Ayu belum sadar dari lamunan karena merasaan malu dengan Reza.


Setelah menurunkan Ayu di atas tempat tidur, Reza berjalan menuju lemari dan mengeluarkan pakaian wanita terusan yang sengaja Reza pesan dari beberapa hari yang lalu via aplikasi.


"Sayang... pakai dulu bajunya!". Ucap Reza menepuk pelan pundak Ayu yang masih terus menundukkan wajahnya.


"Ah...


"Maaf sayang, Mas tidak sengaja mengagetkan kamu, ini bajunya silahkan di pakai, Mas mau masuk mandi dulu!". Reza memberikan satu steel pakaian untuk Ayu, dan kali ini benar-benar satu steel, tidak seperti awal Ayu diajak ke hotel.


Ayu hanya menganggukkan kepala setelah menerima pemberian Reza tampa berkata apa-apa.


Melihat Reza menuruni tempat tidur dan berjalan ke arah lemari tempat Ayu tadi berjongkok. Ayu tetap melihat gerak gerik Reza, mulai dari mengambil handuk di dalam lemari sampai berjalan menuju kamar mandi, sampai Reza menghilang di balik pintu.


Setelah Ayu merasa aman, Ayu berusaha menetralkan perasaannya dari rasa kaget dan malu yang bercampur jadi satu. Saat ini, Ayu merasa ingin segera menghilang dari depan Reza dan bahkan jika Ayu punya kekuatan, Ayu sudah tidak ingin bertemu Reza, karena malu.


Sungguh siang ini, menjadi hari ter sial buat Ayu.


"Bodoh kami Yu...!". Gumam Ayu terus memukul kepalanya yang masih duduk dengan memakai selimut di badannya.


"Sayang... ko kamu belum pakai pakaian?, apa bajunya tidak cocok?". Tanya Reza heran karena Ayu masih duduk diatas tempat tidur dengan berselimut bad cover, sementara pakaian yang di berikan oleh Reza tadi, masih belum di pakai.


"Oh... Ah... bukan Mas... !". Ayu terbata-bata, tidak tau harus menjawab apa.

__ADS_1


Melihat Reza berdiri tepat di depan Ayu, hanya dengan melilitkan handuk di pinggang, membuat jantung Ayu berdebar tidak karuan.


Ayu akui, body Reza sangat gagah dengan warna kulit sawo matang. Dan hari ini, untuk pertama kalinya Ayu melihat secara langsung seorang laki-laki hanya menggunakan handuk.


"Kenapa menundukkan kepala sayang?, tidak usah malu karena sebentar lagi kamu akan setiap hari melihat pemandangan seperti ini!". Ucap Reza duduk di depan Ayu yang terus menunduk, menghindari untuk melihat Reza.


Melihat Ayu yang terus menunduk dan tidak berkata apapun, membuat Reza punya ide untuk menjalin gadis kecilnya.


Reza berdiri dan berjalan menuju lemari untuk mengambil pakaian yang ingin dia kenakan hari ini.


Reza sengaja memakai di depan Ayu, Reza ingin melihat sampai kapan Ayu terus menundukkan kepala.


Reza memakai pakaian, tepat di depan Lemari dan memperhatikan Ayu lewat kaca yang ada di depannya. Namun sampai Reza selesai dengan pakaian bahkan sudah memakai parfum dan lain-lain, Ayu masih tetap menundukkan kepala tampa melihat Reza sedikitpun.


"Wanita ini sungguh menggemaskan...!". gumam Reza sambil tersenyum.


"Sayang... mau pakai baju sendiri... atau... mau Mas yang pakaikan?". Reza mendekati Ayu yang masih terus menundukkan kepala.


"Ah... tidak... Ayu pakai sendiri Mas...!". tolak Ayu dengan keras sambil menggelengkan kepala.


Ayu sangat kaget mendengar ucapan Reza yang ingin memakaikan dirinya baju.


"Kalau begitu, cepat pakai karena kita sudah di tunggu di rumah sakit!".


"Tapi mas Reza... keluar dulu bisa tidak?". ucap Ayu dengan suara kecil karena takut dimarahi oleh Reza, yang telah berani-berani mengusir, padahal hotel yang di tempati kan di sewa oleh Reza. Ayu hanya menumpang sekaligus menikmati fasilitas yang disediakan.


"Oke... Mas keluar sebentar... dan mas kasih waktu Sepuluh menit harus sudah selesai, jika tidak mas masuk lagi, dihitung dari sekarang...!". Ucap Reza sambil berjalan menuju pintu kamar hotel.


*** BERSAMBUNG ***


Selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan komen yang bersifat membangun 🙏🙏🙏


SEE YOU ALL 👋👋👋

__ADS_1


__ADS_2