Pria Misterius Menggelisahkan

Pria Misterius Menggelisahkan
Abuts Terdiam


__ADS_3

Abuts bersama Ayu pergi mengambil barang-barang bagasi mereka, setelah mereka selesai, Ayu berniat keluar bandara untuk mencari Taksi bandara,


"Yu, kamu ke Asrama bareng Aku ya!," Ucap Reza setelah mereka mengambil barang bagasi,


"Aku naik taksi sendiri aja Kak, takut merepotkan Kakak!," jawab Ayu sambil berjalan menarik koper kecilnya,


Sebenarnya Ayu senang diajak naik taksi sama Abuts, karena kalau berdua, bayar ongkos taksinya jadi ringan, tidak terlalu mahal.


" Merepotkan bagaimana maksud kamu Ayu?, Kitakan satu tuan, sama-sama mau ke asrama!," Reza tidak terima tawarannya ditolak oleh gadis yang dia incar.


Tapi Ayu tidak menghiraukan Abuts yang terus mengikuti dirinya, Ayu berjalan dan sampai depan pintu kedatangan keluar bandara.


"Sayang.... sini Mas bawakan kopernya!," tiba-tiba terdengar Suara laki-laki yang sangat familiar ditelinga Ayu,


Ayu berhenti melangkah dan mengangkat wajahnya untuk memastikan Dia tidak salah orang,


"Eh ... Mas Reza...," ucapan Ayu terputus, begitu juga dengan langkah kakinya.

__ADS_1


Sementara, Abuts yang berjalan di belakang Ayu juga ikut menghentikan langkahnya setelah mendengar suara laki-laki memanggil sayang,


"Kamu kenal pria itu Yu?," tanya Abuts


Tapi Ayu tidak menjawab pertanyaan Abuts, Dia masih berdiri tidak percaya kalau Reza benar-benar datang ke Bandara menjemput dirinya, karena jelas-jelas Reza kemarin dan tadi pagi menelpon, memberi tahukan, "kalau dia tidak bisa datang menjemput dirinya karena ada urusan penting," lalu... sekarang kenapa Dia datang?,"


"Sayang... kenapa kamu diam?, kamu tidak senang kalau calon suamimu ini datang jemput?," Reza mendekati dan mengambil koper Ayu yang terdiam,


"Eh.... bu-bu- bukan begitu Mas!," ucap Ayu terbata-bata,


"kalau begitu senyum dong!," kata Reza sambil mencubit pipi chubby Ayu.


"Ayo jalan sayang, mobilnya ada di sana," Reza tiba-tiba merangkul pundak Ayu sambil menarik koper kecil milik gadis kecilnya.


Ayu tidak tahu harus senang ataukah sedih, dengan kejadian tiba-tiba ini, di sisi lain dia takut Abuts berfikir macam-macam tentang dirinya, dan, di sisi lainnya lagi, ada Reza yang tiba-tiba bersifat romantis dengan dirinya.


Ayu terus berjalan mengikuti Reza, Dia tidak berbalik melihat Abuts karena dia malu dan tidak tau harus berbuat apa, tiba-tiba saja Dirinya seperti orang yang kehabisan kata-kata.

__ADS_1


Reza tau kalau Ayu tidak nyaman dengan situasi yang dia ciptakan saat ini, tapi Dia merasa tidak nyaman dengan gerak-gerik senior calon istrinya, lagian nanti Dia akan jelaskan langsung kepada Ayu kenapa dia sampai nekat berbuat seperti itu di tempat umum.


"Silahkan masuk sayang!," ucap Reza setelah membuka pintu mobilnya.


Hari ini Reza sengaja tidak menyuruh supirnya untuk mengantarkan ke Bandara karena Dia ingin memberikan kejutan kepada gadis kecilnya, tapi ternyata dia juga mendapat kejutan, Reza tidak menyangka kalau ternyata Ayu datang bersama seniornya, yang jelas-jelas nampak dari gerak-gerik kaki-kaki itu, kalau Dia menyukai Ayu, bagaimana pun Reza adalah pria yang sudah dewasa.


"kenapa bengong sayang, Ayo masuk,kamu duduk di depan ya karena Ayu menyetir sendiri," ucap Reza karena Ayu belum juga masuk dalam mobil,


"I... iya Mas," jawab Ayu singkat sambil memasuki mobil Reza.


Reza memutari mobil untuk menyetir sendiri,


" kamu pasti marah sama Mas ya?," tanya Reza setelah masuk dalam mobil


"Ah... kenapa harus marah,?" jawab Ayu heran dengan ucapan Reza,


"kamu benar-benar tidak marah sayang?," tanya Reza serius menghadap ke arah Ayu,

__ADS_1


"untuk apa Ayu marah Mas?, lagian semua yang mas bilang kan benar?," ucap Ayu santai


" Lantas kenapa tadi kamu hanya diam saja?," tanya Reza tidak mengerti dengan sifat yang ditunjukkan Ayu barusan,


__ADS_2