
"Tapi Aku merasa tidak pas dipanggil dengan kata itu Mas," tolak Ayu
"kalau begitu, di Pas-pasan saja, ayo di minum jusnya baru kita jalan-jalan!," ucap Reza kemudian meminum jusnya sampai habis
setelah minumannya habis, Reza kemudian melambaikan tangan untuk memanggil pelayan
"tolong ambilkan Bon nya Mba!", ucap Reza pada pelayan perempuan yang menghampiri kami
"Baik Pak, tunggu sebentar ya!", ucap pelayan ramah, kemudian meninggalkan meja tempat kami makan,
tidak lama pelayan itu datang kembali dan memberikan selembar kertas, kemudian Reza mengeluarkan dompetnya dan memberikan beberapa lembar uang seratus ribuan,
"Kembaliannya untuk Mba saja," ucap Reza kemudian berdiri ingin meninggalkan tempatnya,
Ayu hanya diam melihat interaksi Reza dan pelayan tadi,
"Ayo keluar!, atau kamu masih mau pesan lagi?," ajak Reza karena Ayu hanya diam ditempat duduknya
"oh... tidak Mas, terimakasih banyak, Aku sudah kenyang dan rasanya Aku sudah mengantuk," ucap Ayu malu-malu karena dirinya dari tadi melamun, mungkin efek kekenyangan,
Mereka meninggalkan Rumah makan dengan Reza yang mengendarai mobilnya karena Reza sengaja menyuruh supirnya untuk pulang ke rumah, Dia ingin jalan-jalan agar bisa lebih dekat dengan gadis yang selama ini mengisi hatinya, Reza berharap kali ini liburannya berkesan buat dia dan Ayu.
Reza merasa sudah waktunya Dia mengungkapkan perasaannya dengan Ayu, sebelum ada pria lain yang mendahului dirinya, bagi Reza pantang untuk dirinya memberikan sesuatu yang sudah menjadi miliknya, itulah prinsipnya, apalagi ini soal perasaan.
Sebenarnya Reza ingin mengajak Ayu pergi ke pantai, salah satu tempat wisata yang ada di kota Ayu, karena kata Ayah Ayu, Dia paling senang main-main air, dan ayu juga baru satu kali diajak oleh ayahnya ke pantai, itupun sudah lama, tapi sepertinya, gadis disampaikannya sangat lelah sampai-sampai Dia ketiduran tidak lama setelah mobil berjalan dan Reza baru menyadari itu.
"Yah, padahal Aku mau mengajak Kamu ke pantai sayang!, tapi sudahlah lain kali saja, kamu sepertinya kelelahan, mungkin tadi malam tidur kmu tidak nyenyak", gumam Reza sambil melirik gadis kecilnya,
Reza tidak jadi ke pantai, Dia balik arah menuju penginapan tempat dia menginap semalam, karena dia tidak mau membawa Ayu pulang ke rumah nenek dalam kondisi tertidur , takut nenek kaget mengirah Ayu kenapa-kenapa, jadi Dia memutuskan membawa Ayu ke penginapannya untuk beristirahat,
__ADS_1
***
Sampai di depan penginapan tempat Reza menginap, Dia turun dari mobil dan memanggil pelayan untuk membuka pintu kamarnya, karena Dia ingin menggendong Ayu, Reza tidak mau membangunkan Ayu, jadi dia memutuskan untuk meminta bantuan kepada pelayan untuk membukakan pintu kamarnya.
Setelah menyerahkan kartu untuk membuka kamarnya, Reza memutari mobil untuk menggendong Ayu,
"ternyata kamu ringan juga sayang, harus banyak makan makanan bergizi kalau begini," gumam Reza senyum-senyum sambil menggendong Ayu,
"Mas, tolong parkir kan mobil Aku ya, ini kuncinya," ucap Reza pada sekuriti yang berjaga-jaga
"iya Pak," jawab sekuriti itu sambil mengambil kunci mobil Reza
"Tidur yang nyenyak ya sayang, mimpi yang indah," ucap Reza pelan karena Dia tidak ingin membangunkan Ayu,
Setelah memastikan Ayu tidak terbangun dari tidurnya, Reza menyelimuti setengah badan Ayu, dari kaki sampai perut, kemudian dia beranjak dari tempatnya untuk masuk kamar mandi membersihkan diri,
Reza mandi sambil bersenandung, hari ini perasaannya sangat bahagia, karena mendekati Ayu tidak sesulit yang dirinya pikirkan,
Reza sudah ingin memulai dekat secara terang-terangan dengan gadis pujaannya, sudah cukup bagi Dia untuk mengawasi dari jauh, Reza merasa Ayu sudah cukup dewasa untuk menerima semuanya dan dia akan sabar memberikan pengertian,
Selesai mandi Reza keluar kamar mandi menggunakan handuk dengan santai, karena Dia sudah terbiasa dengan hal itu, mungkin Dia lupa kalau tadi dia membawa gadisnya pulang ke penginapan
"Aaaaaahhhh .... ,' teriak Ayu sambil menutup matanya,
"hei...kamu kenapa sayang?, ini Aku Reza, bukan hantu" ucap Reza mendekati Ayu, dia tidak tau kalau Ayu teriak karena melihat dirinya telanjang dada,
"M...Mas... Mas... mau ngapain, jangan mendekat," ucap Ayu terbata-bata karena Reza semakin menghampiri dirinya di tempat tidur,
"tidak mau ngapa-ngapain, kamu kenapa teriak, kamu mimpi buruk ya?, tenang Aku disini, buka mata kamu," ucap Reza mendekati Ayu,
__ADS_1
sementara Ayu masih tetap menutup mata karena Reza semakin mendekati dirinya, sungguh dirinya baru kali ini melihat secara langsung pria bertelanjang dada di depannya, dan itu membuat jantungnya berdetak tidak normal, rasanya dia ingin pingsan detik ini juga,
Reza Memeluk Ayu karena mengira gadisnya ketakutan akibat mimpi buruk,
"tenanglah, Aku disini, tidak terjadi apa-apa, ini masih sore," ucap Reza masih memeluk Ayu sambil menepuk bahunya,
sementara Ayu masih terus menutup mata dan berusaha menormalkan perasaannya,
Dia takut dirinya tidak kuat menahan perasaannya dan membuat dirinya malu di depan Reza,
"sayang... buka mata kamu!, kamu tidak apa-apa kan, kenapa napas kamu tidak stabil, Ayo lepas tangannya dan tarik napas pelan-pelan," intrusi Reza, terus menenangkan Ayu, Dia juga merasa heran kenapa Ayu mengeluarkan napas yang memburuh,
"Mas ... mas... jauh-jauh sedikit, Aku tidak bisa bernapas," ucap Ayu terbata-bata
"kamu sakit Anandita?, ayo kita ke rumah sakit!", tanya Reza karena merasa aneh dengan Ayu, Dia seperti orang yang dari lamba lari maraton, napasnya memburuh dan itu membuat Reza khawatir.
Ayu tidak bersuara lagi, sementara Reza masih terus memeluk dan berusaha menenangkan gadisnya, setelah Reza merasa napas Ayu sudah mulai normal, Dia mengendorkan pelukannya,
Ayu yang sedari tadi dipeluk, lambat laun sudah bisa mengontrol dirinya dan mulai merasa nyaman dalam pelukan Reza, kini rasanya Ayu sudah mulai diserang rasa kantuk lagi,
"Mas... Aku masih bisa tidur lagi tidak?, sebentar saja, tapi jangan tinggalkan aku ya, tetaplah seperti ini!", ucap Ayu dengan nada memohon dan mata yang masih tertutup, tapi sudah tidak menggunakan kedua tangannya,
Reza yang mendengar ucapan Ayu barusan, merasa sangat bahagia, Dia tidak mengatakan apa-apa, Reza hanya tersenyum melihat wajah gadis kecilnya yang tertidur dengan lelap di pelukan dirinya,
"Sungguh Aku sangat bahagia sayang, semoga kelak kita akan selalu bersama sampai maut memisahkan," ucap Reza dengan penuh harap.
Berselang beberapa menit Ayu tertidur nyenyak di pelukan Reza, kini giliran Reza yang merasa mengantuk, tapi dia berusaha menahan kantuk karena belum memakai pakaian, takut dirinya ketiduran dan Ayu tiba-tiba bangun, tapi apa daya matanya susah diajak kompromi, akhirnya Reza merebahkan tubuhnya diatas kasur bersama gadis kecilnya masih tetap berpelukan, malahan kali ini Ayu juga ikut memeluk Reza.
Kedua muda-mudi tidur berpelukan diatas tempat tidur empuk, Reza hanya tidur menggunakan handuk, sementara Ayu tidur dengan pakaian lengkap tapi tertutupi oleh bedcover.
__ADS_1
Mereka berdua tertidur sampai menjelang sore hari, untunglah tidak ada yang memergoki mereka.