
Pulang sekolah Ayu tidak ditemani sahabatnya Amanda, karena dari tadi Ayu tidak bertemu dengan Amanda.
Ayu berjalan bersama teman-temannya yang juga tinggal di asrama. Walaupun Ayu tidak bersemangat seperti hari-hari biasanya, tapi jika ada teman yang mengajak berbicara atau menyapa, Ayu tetap membalasnya. seperti saat ini teman-teman Ayu berbicara sepanjang jalan, dari sekolah menuju Asrama.
Sesekali Ayu nyambung pembicaraan teman-temannya.
"Aku mampir duluan ya, sampai ketemu besok...!," ucap Ayu kepada teman-temannya setelah sampai di depan Asramanya.
"Iya sampai jumpa besok...!," jawab teman-teman Ayu yang berjalan bersama dirinya dari sekolah.
Setelah sampai Asrama, Ayu langsung masuk kamar, dan ternyata di dalam kamar sudah ada Amanda yang tertidur pulas di atas ranjangnya.
"Assalamualaikum...!," ucap Ayu setelah masuk kamar.
Ayu masuk begitu saja setelah memberi salam, karena tidak ada yang menjawab salam nya.
"Ya Tuhan... Manda, dari tadi Aku keliling-keliling cari ... ternyata kamu sudah mimpi indah disini!," Ucap Ayu, setelah melihat kalau Amanda sedang tertidur di atas tempat tidurnya.
"Eemm....", hanya itu suara yang Ayu dengar dari mulut Sahabat nya.
Ayu berjalan menuju tempat tidurnya setelah memastikan Amanda benar-benar tertidur diatas tempat tidurnya.
Ayu meletakkan tas sekolahnya di atas ranjang, lalu berjalan menuju kamar mandi, setelah mengambil pakaian ganti yang ada di dalam lemarinya.
"Assalamualaikum... !," Ucap Rusmini dan Rina memberi salam sebelum masuk kedalam kamar.
Ayu mendengarkan ucapan salam Kakak-kakak seniornya, tapi dia tidak menjawab karena sedang berada di dalam kamar mandi.
Rina masuk ke kamar bersama Rusmini dan melihat Amanda tertidur di ranjangnya.
"Itu anak kenapa, sudah tidur aja?," ucap Rina heran, karena tidak biasanya Amanda tidur di jam-jam sekolah seperti sekarang ini.
"Iya... yah... Coba cek tu... calon adik ipar lho, jangan sampai sakit!," ucap Rusmini mengejek temannya. Rusmini menyuruh Rina untuk memastikan kondisi Amanda.
Rina yang di suruh pun, tidak menunggu waktu lama, Dia langsung mendekati tempat tidur Amanda. Rina menyentuh jidat Amanda, kemudian memegang tangan dan kakinya.
"Rusmini... Rusmini... sini dulu...!," panggil Rina setelah menyentuh jidat, tangan dan kaki Amanda.
"Ih... apa-apaan sih, Aku mau ganti baju dulu tau...!," ucap Rusmini berjalan menghampiri Rina sambil membawa baju ganti
"Ini... sepertinya..., Amanda demam tinggi deh...!," ucap Rina lagi, sambil terus memegang jidat Amanda.
Rusmini yang penasaran, juga ikut menyentuh jidat Amanda.
"Iya... anak ini demam tinggi, mana kakinya dingin sekali lagi...!," kata Rusmini setelah memegang jidat dan kaki Amanda.
"Baru... Ayu kemana?, biasanya juga dia selalu bersama Amanda!," ucap Rusmini heran karena sejak masuk ke kamar, dia belum melihat keberadaan Ayu.
"Sepertinya Dia sudah datang, tuh... tas sekolahnya sudah ada di atas ranjangnya!," ucap Rina, setelah melihat Tas Ayu tergeletak di atas tempat tidurnya.
__ADS_1
Sementara Ayu yang berada di kamar mandi, mendengar ke dua seniornya sedang mencari dirinya, jadi dia cepat-cepat berganti pakaian dan keluar dari kamar mandi.
Ayu keluar dari kamar mandi, sudah berganti pakaian. baju sekolahnya Dia hanger karena besok masih di pakai lagi.
"Yu... Ini Amanda lagi demam lho!," ucap Rusmini masih memegang jidat Amanda.
"Masa sih kak?," tanya Ayu tidak percaya, karena tadi Amanda tidak apa-apa waktu di kelas. Amanda masi antusias ingin bertanya-tanya soal pak Arman.
"Iya... sini pegang jidatnya kalau tidak percaya!," panggil Rusmini lagi, karena Ayu masih berdiri di depan lemari pakaiannya.
Ayu berjalan menuju tempat tidur sahabatnya, setelah menggantung pakaian sekolah nya.
Ayu duduk di ranjang Amanda, tempat samping Amanda.
"Iya Kak... badannya panas banget..., bagaimana ini?," tanya Ayu kepada ke dua seniornya, setelah memegang jidat dan tangan Amanda. Ayu juga tidak bingung karena baru kali ini Dia melihat Amanda sakit, selama satu tahun lebih mereka satu kamar.
"sana ... kamu lapor dulu sama pak Supriadi, bilang Amanda demam tinggi!," Rina menyuruh Ayu untuk pergi memberi tahukan pembina Asramanya, kalau sahabatnya Amanda lagi sakit.
"I... iya... kak, Aku ke rumah Pak Supriadi sekarang, tolong jaga Amanda sebentar!," Ucap Ayu bangkit dari ranjang Amanda dengan mata yang berkaca-kaca.
Sejak pagi di sekolah, Ayu sudah merasa perasaannya tidak karuan, seperti ada sesuatu yang mengganjal di hatinya, dia tidak faham, kenapa air matanya hari ini gampang keluar?, mulai dari dia teringat nenek nya yang di kampung, ditambah saat ini, sahabat nya tiba-tiba demam di asrama.
"Assalamualaikum... pak!," ucap Ayu memasuki rumah pembina Asrama yang tepat berada di samping asramanya.
"Waalaikum salam...!," terdengar suara pak Supriadi dari dalam rumah.
"Iya... ada apa Ayu...?," tanya pak Supriadi setelah melihat Ayu berdiri di dekat pintu.
"Sejak kapan, bukannya tadi pagi kalian pergi sekolah?," tanya pak Supriadi memastikan.
"Kurang tau juga pak, kapan Amanda demam, tadi sebelum kami berangkat sekolah, Amanda masih sehat pak!," Jawab Ayu.
"Iya sudah, nanti Bapak pergi lihat di Asrama kamu, tapi... sekarang kamu kembali ambilkan Dia makanan, kasih makan, setelah itu kasih minum obat demam, kalau masih ada di kotak obat yang ada di kamar kalian, kalau sudah habis, pergi ambil di bagian kesehatan ya...!," Ucap pak Supriadi menjelaskan kepada Ayu, yang dari tadi meneteskan air mata.
Ayu kembali ke dalam Asrama setelah dari rumah pak Supriadi.
"Ayu... pak Supriadi bilang apa?," tanya Rina setelah melihat Ayu memasuki kamar dengan wajah yang terlihat sedih.
"Bapak... bilang, Ambilkan makanan, Setelah Amanda makan, di kasih minum obat kalau masih ada di dalam kotak obat!," jawab Ayu, menjelaskan perintah pak Supriadi.
"Kalau begitu... Aku pergi ambil makanan dulu di kantin, Mau sekalian Kakak ambilkan Ayu punya tidak?," tanya Rusmini ingin bergegas mengambil makanan. Rusmini kasihan melihat Amanda, baru juga datang kemarin malam, tapi sudah demam.
"Iya Kak... Ayu mau diambilkan sekalian... terimakasih banyak!," ucap Ayu, mengiyakan tawaran Rusmini.
"Sekalian makanan Aku yah Rusmini...!," ucap Rina, setelah melihat Rusmini berjalan ingin keluar dari pintu.
"Kamu benar-benar tidak tau kapan Amanda demam De'?," tanya Rina memastikan kapan Amanda demam.
"Tidak Kak Rina, tadi juga Amanda pulang Duluan dari sekolah, Ayu malah tidak melihat Manda sejak istrahat tadi!," Ayu berusaha menjelaskan.
__ADS_1
"Oh... iya sudah... coba kamu cek kotak obat, masih ada obat demam tidak?,"
Rina menyuruh Ayu mengecek kotak obat yang tertempel di dinding kamar tempat mereka, karena Rina belum berganti pakaian, jadi dia berencana ingin mengganti pakaian sebelum makan siang.
Ayu pergi mengecek kotak obat, Dia mencari obat demam, setelah menemukan yang Dia cari, Ayu kembali ke tempat tidur Amanda.
"Amanda kamu kenapa tidak bilang-bilang kalau kamu sakit, dan kenapa juga kamu pulang sendiri di asrama?, padahal Aku sudah keliling-keliling mencari kamu tau...!," Ayu memijit pelan kepala Manda, sambil terus mengajak sahabatnya berbicara.
"Eemm... maaf...!," hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut Amanda.
"Kamu sudah bangun Manda?," tanya Ayu senang setelah mendengar suara Amanda.
Tidak lama setelah Amanda bangun, Rusmini datang membawa empat rantang makanan di tangannya.
Rusmini melihat, Ayu yang sedang mengajak Amanda berbicara, Jadi Dia menghampiri juniornya itu untuk memberikan makanannya.
"Terimakasih Kak Rusmini!," ucap Manda sungkan, karena sudah dibawakan makanan oleh seniornya.
"Iya... sama-sama, ini makanan buat kamu, Ayo kita makan sama-sama, biar enak, itu makanan Amanda, suap dia kalau tidak bisa makan sendiri!," ucap Rusmini, memberikan box nasi Ayu dan Amanda.
"Iya kak ...!," jawab Ayu menerima makanan untuk dirinya dan Amanda.
Rina keluar dari kamar mandi, sudah berganti pakaian.
"Sini makan..., tu makanan kamu Rin...! ucap Rusmini sambil membuka bos nasi miliknya.
Ayu belum membuka makanannya. Ayu ingin menyuap Amanda dulu karena mungkin Amanda belum makan tadi di kantin.
"Manda... Aku bantu kamu duduk ya, Ini makanannya, kamu makan dulu, sebelum minum obat!," Ucap Manda memegang pundak Amanda.
"Aku belum mau makan Yu... kamu makan aja duluan!," jawab Amanda, masih belum mau bangun.
"Jangan begitulah Manda... kamu harus makan karena kamu lagi demam tinggi!," ucap Rina yang mendengar Amanda menolak ajakan Ayu.
"Iya Manda... makan dulu, biar hanya sedikit, karena kamu harus minum oba!," ucap Rusmini bangkit dari duduknya. Rusmini menghampiri Amanda, Dia berniat ingin membantu membangunkan Amanda, biar gampang makan.
"Aku bisa bangun sendiri Kak...!," tolak Amanda, ketika Rusmini ingin membangunkan dirinya.
Amanda duduk di atas ranjangnya. Ayu dengan sigap mengambil dan memberikan box makanan Amanda.
"Ini makan dulu ya...!," ucap Ayu memberikan makanan Amanda setelah membuka tutupnya.
"Iya... terimakasih banyak!," ucap Amanda
Amanda mengambil sendok dan menyuap satu sendok ke dalam mulutnya. tapi setelah makanannya ditelan Amanda berlari menuju kamar mandi.
Ayu hanya diam melihat Amanda tiba-tiba turun dari tempat tidur dan berlari menuju kamar mandi. Ayu tidak tau, kenapa Amanda tiba-tiba berlari menuju kamar mandi.
Setelah sadar dari lamunannya, Ayu berjalan menyusul Amanda. Dari luar kamar mandi, Ayu mendengar kalau Amanda sedang muntah-muntah.
__ADS_1
Rusmini dan Rina juga ikut berjalan mendekati kamar mandi, Mereka takut terjadi sesuatu dengan Amanda.
*** BERSAMBUNG ***