Pria Misterius Menggelisahkan

Pria Misterius Menggelisahkan
Calon Imam ku


__ADS_3

Selesai masak Ayu bergegas ke kamar nenek, Dia ingin makan siang bersama neneknya,


"Nek... ayo makan, Ayu sudah selesai masak", ucap Ayu sambil mengetuk pintu kamar nenek,


Berkali-kali Ayu mengetuk pintu kamar nenek, tapi tidak ada suara sahutan dari nenek,


"Nenek ko tidak menjawab Ayu Ya, apa nenek sudah tidur?," gumam Ayu penasaran.


Ayu masih berdiri di depan pintu kamar nenek, Dia juga khawatir kenapa nenek tidak menjawab ajakannya.


setelah beberapa menit berdiri didepan pintu kamar nenek, Ayu memberanikan diri membuka pintu kamar nenek,


"Nek... nenek... Ayu masuk ya nek," ucap Ayu hendak membuka pintu kamar nenek,


Ayu masuk ke dalam kamar dan mendapati nenek sedang tertidur di atas tempat tidur, Ayu tidak tegah membangunkan nenek, jadi Dia hanya mengambil selimut dan menutupi kaki nenek.


"tumben nenek tidur siang cepat sekali? biasa juga beliau tidur setelah makan siang, apa nenek tidak enak badan ya?," gumam Ayu dalam hati.


Ayu mendekati tempat tidur nenek lalu menyentuh tangan kemudian dahi nenek,


"Alhamdulillah... nenek tidak apa-apa," Ayu bersyukur karena dari tadi nenek tidak menyahut panggilannya, Ayu takut nenek sakit.


Setelah memastikan keadaan nenek, Ayu keluar dari kamar, dia ingin makan siang karena dari tadi dia belum sarapan dan dinding di ruang tamu sudah menunjukkan jam 12.45,


"Pantas Aku lapar, ternyata sudah mau jam satu siang," Ayu terus bergumam dalam hati sambil mengambil nasi untuk dirinya sendiri karena nenek masih tidur.


"Ayu makan duluan ya nek!," gumam Ayu sambil makan sendiri di dapur.

__ADS_1


Selesai makan Ayu membersihkan bekas makannya, kemudian bergegas menuju kamar nenek, Dia ingin melihat neneknya, apakah sudah bangun atau belum?


tapi ternyata Neneknya masih tidur jadi Ayu keluar dan menuju kamarnya,


Sampai kamar, Ayu merebahkan badannya diatas tempat tidur


"nyamannya...," gumam Ayu dalam hati, rasanya dia juga merasa mengantuk siang ini,


Tiba-tiba Dia teringat dengan handphone yang diberikan oleh Reza sebelum pergi tadi pagi,


"handphone Mas Reza Aku simpan di mana ya tadi?," kata Ayu sambil bangun dari tempat tidurnya,


Ayu duduk dan kembali mengingat-ingat, dimana dia meletakkan handphone tadi,


tidak lama setelah dia berfikir tiba-tiba ada suara handphone dari ruang tamu.


Ayu keluar kamar lalu menuju ruang tamu, ternyata benar itu suara handphone Mas Reza.


Yah itulah nama yang tertera di handphone Reza, karena merasa penasaran Ayu menggeser tombol hijau dilayar,


"Assalamualaikum sayang...!'' itu kata-kata pertama yang Ayu dengar lewat handphone


"waalaikum salam... maaf ini dengan siapa ya?," jawab Ayu penasaran dengan suara yang dia dengar barusan,


"Aku Mas Reza sayang!, masa tidak kenal dengan suara Mas?," jawab Reza di seberang telpon


"Oh, maaf Mas, suara Mas tidak sama kalau bicara langsung dengan Aku!," jawab Ayu malu-malu karena orang yang dia pikirkan tiba-tiba menelpon,

__ADS_1


"Iyakah?,..." tanya Reza menggoda


"Iya Mas,tapi kenapa Mas tiba-tiba telpon, apa ada barang yang ketinggalan di rumah nenek?," tanya Ayu,Dia penasaran karena Reza baru berangkat beberapa jam, tapi sudah menelpon,


"Iya sayang... barang berharga Mas tertinggal di rumah nenek!", jawab mas Reza dengan suara yang sangat jelas,


"barang apa Mas?, biar Ayu carikan!," tanya Ayu penasaran karena dari tadi dia tidak melihat ada barang selain barang yang ada di rumah nenek,


"Tidak usah di cari sayang, barang nya sudah Aku dapat, ini lagi bicara sama Aku!," Reza menggoda Ayu lewat telpon, Dia merindukan raut wajah Ayu yang merona jika sedang malu-malu.


"Ih... mas Reza... apa-apaan sih? malu tau?, jawab Ayu dengan wajah yang memerah karena ucapan Reza,


"Kamu lagi buat apa sayang? tau tidak, mas sebenarnya....," ucap Reza, sengaja menghentikan ucapannya


"Sebenarnya kenapa Mas?.... Mas mau minta handphone nya dikirimkan ke Jakarta ya?," tanya Ayu penasaran karena tiba-tiba memotong ucapannya


" Bukan itu sayang, ... Mas telpon karena Mas kangen sama kamu!,


"apa-apaan sih Mas... malu tau! emang Mas tidak malu apa didengar orang?," tanya ayu, Dia sangat Malu dengan kata-kata dan panggilan sayang Reza.


"kenapa malu sayang?, kamu harus membiasakan diri dengan panggilan Mas, sudah dulu ya Mas, sudah mau boarding!," kata Reza ingin mengakhiri pembicaraan nya dengan gadis kecilnya,


"Iya Mas... hati-hati ya, Assalamualaikum!," ucap Ayu,


"waalaikum salam, Terimakasih sayang, nanti sampai rumah baru Aku telpon lagi ya, kamu juga baik-baik dengan nenek, sampaikan salam Aku sama beliau," ucap Reza sebelum menutup telponnya.


Setelah telponnya terputus, Ayu duduk di ruang tamu sambil membuka layar telpon, dia penasaran dengan nama yang tertera di layar handphone tadi,

__ADS_1


"kenapa namanya kontak di handphone Mas Reza CALON IMAM KU yah?," tanyanya bingung


"Yah... sudahlah, nanti kalau ketemu Aku tanya langsung," gumam Ayu dalam hati, Dia berdiri dari kursi karena hari ini dia sudah sangat mengantuk.


__ADS_2