Pura Pura Lupa

Pura Pura Lupa
Bab 57


__ADS_3

Segar........ Mandi Dan berendam air hangat emang moodboster banget. Aku celingukan mencari Stanley di kamar kami, mungkin lagi di ruang kerja, sebaiknya Aku rebahan ajalah santai menikmati suasana tenang ini.


Pikiranku kembali melayang mengingatkanku bahwa aku adalah cucu yang tidak diharapkan dimana mana. Miris sekali Karena terlahir perempuan, mereka sampai menukarku, itu semua diluar kendali manusia kan?


Persyaratan yang sangat mengada Ada hanya Karena mamaku dari kalangan orang biasa kemudian dipaksa harus melahirkan anak lelaki, huft...... apakah kekuasaan manusia mau melebihi Sang Penciptanya???


Aku kesal sekaligus penasaran sendiri seperti apa si kakek nenekku yang sayangnya sampai kapanpun ga akan bisa kutemui karena beliau sudah berbeda alam denganku. Miris banget kan mau benci sama siapa coba kalo orang yang bikin aku ditukar aja udah ga ada bahkan kenal aja gak sama aku.


Gini amat ya rasanya campur aduk ga jelas, mungkin dulu perasaan ibu Kartini juga gini kali, diremehkan hanya Karena menjadi wanita. Hahahaha....... Aku tertawa sendiri menyadari keabsurdanku, kenapa jadi melenceng ke Pahlawan Emansipasi Wanita ya.


Bukan sombong hanya kekesalan tingkat dewa yang aku rasakan, kira kira kakek Dan nenekku akan komentar apa melihat cucu yang Tak diinginkan sudah jadi dokter walau baru dokter umum, bahkan bekerja di Rumah Sakit yang dulu mereka kelola??? Arrggghhhh...... berandai andai begitu tetap aja ga da gunanya.


Kutelungkupkan badanku, kututup kepalaku dengan bantal, lalu Aku berteriak menceracau sekenanya demi meluapkan emosiku yang Tak jelas ini. Aku gerak gerakkan kakiku diatas kasur seperti renang Gaya bebas tapi di atas kasur.


Cukup lama aku berteriak dengan posisi seperti itu, setelah puas Aku bangkit Dan duduk. Degh..... betapa terkejutnya aku ketika wajah ganteng Stanley sudah Ada didepan mukaku dengan tatapan yang sulit diartikan.


Aku langsung pasang muka cemberut, "Hon, kalau mau ketawa ya ketawa aja jangan di empet gitu malah ngeselin mukanya!"


Hahahahahaha.............., "Kamu lagi ngapain si yank, kalau mau renang yuk ke balkon. Selama ini kamu ga pernah ke balkon kan, jadi ga tau Ada mini poolnya."


"Aku sengaja pas beli minta additional mini pool di balkon, tapi aku harus tutup pake kaca one-way biar orang lain ga ikut nikmatin badan kamu yank." kekehnya.


Mataku membulat sempurna, "Kamu bikin Kaya di Bali Stan? Bisa gitu dibedain sama pemilik lain?"


"Bisa donk yank, buat kamu apa si yang ga bisa hehehe."


Kucubit gemas pipi Stanley, "Serious Stan gimana bisa, gimana ngerayunya?"


"Sakit yank pipi akuh, cium kek malah cubit."


Tanpa ba bi bu Aku kecup singkat pipinya, "Tu udah Aku kasih kompensasinya, sekarang cerita!"

__ADS_1


Stan tertawa senang menarikku bangun Dan membawaku ke luar pintu Balkon yang selama beberapa Kali aku ke apartment emang cuma sekadar numpang Mandi Dan ga pernah lama jadi ga eksplore juga kesetiap ruangan.


Stanley menjelaskan bahwa sebenarnya ini bukan balkon karena balkon biasa yang terbuka juga ada. Awalnya area ini adalah bagian dari kamar juga untuk ruang wardrobe tapi disulap jadi mini pool, Karena dirasa aku ga membutuhkan ruang wardrobe terpisah.


"Kebetulan company buildingnya itu temen Aku yank, Zein Group sering kerjasama untuk pembangunan klinik Dan hospital yang kami kelola, ehm.... yang sebenarnya punya kamu sih bukan Aku." katanya meledekku sambil nyengir.


"Ish kamu nyebelin deh Stan, ehm.... Stan di Saputra Goup kan ga da penerus tuh krn 3 papiku smua anaknya dokter, mereka pernah ngeluh si karena kami ga da yang mau ngalah alih profesi. Mestinya kamu bisa ambil alih Stan pasti klo papi Tian bilang ke papi B Dan papi D mereka semua sepakat."


"Beda lagi di Zein Group yang mana Papa punya saudara banyak plus Aku Denger Ada saudara tiri juga ya karena kakek punya affair."


Stanley menghela nafas seolah Ada beban berat yang dia tanggung, "Beruntung sebenarnya kamu di Saputra yank, 3 papi semuanya akur bahu membahu rasanya hangat ga da iri dengki, beda sama Zein yang banyak keturunan tapi pada ga akur malah cenderung rebutan."


"Dan kamu benar anak dari hasil affairpun turut berjibaku berebut posisi di Zein. Aku selama ini hanya fokus sama kewajiban Dan tanggung jawabku, berusaha ga ikut arus supaya bisa hidup tenang.


"Kamu tau Tina yang jebak Papa, suaminya itu juga termasuk keturunan Zein yang diluar nikah. Maaf ya Aku ga paham sbenernya sekacau apa kakek kita sampai ketika beliau meninggal kemudian beberapa keturunan diluar nikah muncul."


"Hah..... jadi Papa dijebak berkaitan sama warisan yang dituntut suami Tina?"


"Papa aja udh 8 bersaudara kan yank, yang diluaran mungkin Ada 3 atau 4 gituh termasuk suami Tina itu. Kalau dari sudut pandangku jauh lebih baik memang kamu ada di keluarga Saputra minimal reputasimu positif terus." lanjutnya supaya aku memahami duduk persoalannya.


"Sammy memilih menjadi dokter karena dia ga mau terlibat bisnis Dan kebetulan memang Rumah Sakit itu dikelola sama anak perusahaan Zein yang dipegang Papa Sammy."


"Papa kita pegang perusahaan yang bergerak di bidang Alat Kesehatan sebab dari delapan Zein, Papa kita Dan Papa Sammy paling akrab." terang Stanley mencoba memperkenalkan Zein Group padaku.


"Apakah delapan Zein semua anak pertamanya selalu lelaki Hon?"


"Ga semua yank tapi karena mereka punya 2-3 anak Dan selalu Ada lelakinya. Cuma papa yang punya satu anak."


"Denger ceritamu gitu aku jadi bersyukur dituker Dan dititipin di keluarga Saputra hehehehe. Walau nenek jahat sama Aku tapi saudara yang lain semua sayang sama aku."


Stanley tersenyum sambil mengelus kepalaku, "Bagus yank kalau kamu bisa berpikir kesitu jadi kubur aja Sakit hati kamu. Emang Kita ga bakal bisa lupain sesuatu yang buruk yang pernah terjadi kecuali Kita amnesia ya kan? Tapi Kita bisa mengubur Dan menggantinya dengan kebahagiaan di Masa sekarang Dan yang akan datang."

__ADS_1


Inilah yang selalu Aku kagumi dari Stanley, selalu positif. Aku yakin bersama dia pribadiku akan lebih baik.


"Hon kalau kita udah nikah Dan papi mau kamu kelola Saputra Group gimana? Walau Saputra jauh lebih kecil dari Zein tapi selalu stabil. Aku ga mau kalau sampai anak anak Kita nanti jadi korban dari perebutan harta di Zein."


"Kalau memang papi ijinin Aku bisa kelola keduanya kok, kamu tenang aja yank. Dan Aku janji selalu prioritasin keluarga daripada bisnis. Aku bekerja untuk keluarga maka Aku ga mau kehilangan keluarga justru Karena pekerjaan."


"Ngomong ngomong kamu emang udah pengen banget nikah sama Aku yank sample bahasannya anak Dan harta segala?" kata Stanley sambil tertawa meledekku.


Tiba Tiba dia berbisik sambil memelukku dari belakang, "Kita coba yuk mini poolnya, Aku isiin pake air hangat dulu."


Aku hanya mengangguk menurut saja, memasang wajah malu malu tapi mau dan segera mengganti bajuku dengan bikini yang ternyata Stanley sediakan di lemari. Hahahaha udah niat lama inih kayaknya mah.


-------------------------------


Takdir adalah suatu ketetapan Tuhan kepada segala ciptaannya, termasuk manusia. Tidak ada suatu kebetulan yang terjadi di dunia ini karena sebenarnya semua adalah garis rencana Tuhan.


Takdir terbagi menjadi dua yaitu takdir yang bisa kita ubah dan takdir yang tidak bisa diubah.


Takdir yang bisa kita ubah ialah takdir yang masih bersifat kondisional sehingga bisa diubah dengan ikhtiar manusia. Misalnya takdir miskin dapat diubah dengan doa dan kerja keras.


Sedangkan takdir yang tidak bisa kita rubah yaitu takdir yang sudah paten dan tidak dapat diubah dengan cara apa pun. Misalnya kematian, jodoh, kelahiran, musibah, dan sebagainya, yang sama sekali tidak ada opsi bagi manusia untuk memilih. Misalnya kita tidak bisa menentukan hari kematian kita, siapa jodoh kita, lahir dari rahim siapa, dan sebagainya.


Terkadang ketika kita mendapat kejadian yang tidak mengenakkan, kebanyakan dari kita cenderung menyalahkan Tuhan atas takdirnya.


Satu yang harus diingat bahwa semua rancanganNya akan indah pada waktuNya.


Gitu juga yang terjadi sama Author, entah kapan karyaku ini bisa dapet like Dan vote banyak ya kan........


Sorry ya readers Karena memang begitu ketentuannya dari sistem bahwa karya kami dihargai dari jumlah like and vote readers sekalian, maka walau viewer bejibun kalau ga tinggalin jejak yang banyak ya author gigit jari hehehehe.........


Maka tak kenal lelah author selalu memohon kalian semua meninggalkan jejak, like and vote.

__ADS_1


Buat yang selalu setia meninggalkan jejak kuucapkan terima kasih🙏😘 .


__ADS_2