Pura Pura Lupa

Pura Pura Lupa
Bab 58


__ADS_3

*Stanley POV*


Tring...... Tring...... Tring......


Kulihat nama Alva di layar ponsel Gaby, "Yank Ada telpon nih dari Alva."


"Angkat aja Hon, aku tanggung kebelet ga bisa diganggu." teriaknya dari toilet yang membuatku ketawa karena suaranya terdengar sangat aneh.


"Halo, sorry Alva ini gue, Gaby lagi di toilet dan kayaknya bakal lama jadi dia suruh gue angkat." kataku tanpa memberi kesempatan Alva basa basi.


Kudengar dengusan Alva menandakan kekesalan, "Kok lu bisa sama Gaby? Menang banyak lu ya Stan, gue yang jagain dia eh lu yang ambil madunya. Brengsek lu Stan!"


Wakakakaka aku tertawa sarkas menahan amarahku karena makian Alva, "Sorry ya gue bukan cowok obralan tukang mabok kaya lu. Justru gue ngalah sama lu Alv, gue sengaja kasih kalian kesempatan Dan ujungnya lu sendiri yang Sia siain kesempatan yang lu punya."


"Lu pikir gue ga tau kalau lu hampir aja ngrusak Gaby? Gue tahu semua tentang kalian tanpa Gaby cerita Alv. Lu pikir gue ga tau lu main sama siapa aja dibelakang dia? Jangan belaga suci didepan gue Alv. Apa perlu gue beberin sama Gaby siapa aja cewek yang udah lu pake?" teriakku meluapkan amarah atas sikap songong Alva.


Terdengar Alva diseberang Sana tergeragap Tanda dia Tak mengira kalau Aku tahu segalanya yang bahkan Gaby aja ga tau.


"Oke gue ngaku salah, tapi asal lu tau ya gue justru main diluar supaya gue ga ngerusak Gaby, Dan asal lu tau gue yang nemenin Gaby saat lu tinggalin dia tapi dia nerima gue cuma demi ngelupain lu yang Mana ga pernah berhasil dia lupain. Lu yang bikin kacau hidup gue Stan. Gara gara lu Gaby Pura Pura cinta sama gue demi ngilangin lu dari hatinya!" teriak Alva balik penuh amarah dan sakit hati.


Sejenak Aku tersentak, sebuah kesadaran muncul bahwa sedikit banyak Aku juga menjadi sumber awal kehancuran Alva secara tidak langsung. Cowok Mana yang tahan kalau 3 tahun pacaran tapi ceweknya mikirin cowok lain.


"Diem kan lu Stan, lu sadar secara ga langsung lu emang terlibat ngancurin hidup gue. Dan Gaby saat liat gue ngelakuin kesalahan seperti mendapat kesempatan ninggalin gue."


"Hancur Stan, gue yang hancur Dan harus nanggung ini semua, terpaksa terikat sama cewek yang gue ga cinta."


"Lu dapet berlian yang gue simpan baik baik Dan gue, apa yang gue dapet Stan......!" tiba tiba hening dan hanya terdengar suara tangis.


What??? Segitu cintanya Alva sama Gaby sampai bisa nangis bertengkar denganku. untuk sesaat rasa tidak enak hati menyeruak di dadaku.

__ADS_1


"Sorry Alva, gue ga maksud mojokin elu, gue juga ga berhak menilai elu. Sorry ya." Aku memilih menghentikan pertengkaran kami toh semua sudah terjadi Dan Aku ga munafik Aku bahagia dengan kondisi sekarang.


"Gue juga minta maaf Stan, ga seharusnya gue memaki elu, tapi gue jujur sangat Sakit hati melihat kebersamaan kalian. Gue belum mampu move on dari Gaby." ujarnya dengan nada sendu yang sangat nampak terdengar.


"By The Way lu telpon Ada sesuatu yang pentingkah? Mau gue sampaiin atau lu bakal telpon Gaby balik?" tanyaku teringat dari tadi belum tau apa niat Alva menelpon Gaby.


"Gue pengen ketemu sama Gaby, gue pengen ngobrolin semua, ngakuin semua. Lu bakal ijinin ga?"


Aku diam sejenak, yah...... Gaby Dan Alva butuh closure biar masing masing bisa tutup buku kisah Masa lalu Dan segera move on.


"Ehm.... boleh, tapi lu yang samperin kesini ya ke apartemen kami, gue ga bolehin dia ke apartemen lu atau ketemuan di luar. Gimana?"


Terdengar kembali dengusan suara Alva diseberang sana, "Oke deh, kerumah Gaby kan? Besok sore ya gue dateng."


"Bukan, Kita lagi tinggal di apartemen. Ntar gue shared lokasinya."


"Hah........ kalian udah satu apartemen? Bener bener lu bikin gue iri man, gercep banget ya." kata Alva sambil tertawa sumbang tanda kecewa.


"Oke Stan, lu orang baik dan sangat pantas buat dia." jawabnya seraya mengakhiri sambungan telpon kami.


Aku termenung ternyata berdamai dengan Alva menimbulkan kelegaan tersendiri di hatiku. Dari kisah yang penuh intrik Dan drama ini, dapat kusimpulkan eksistenai manusia sangatlah kecil dihadapan Tuhan yang Maha segalanya.


Dalam hitungan sepersekian detik saja segala peristiwa bisa terjadi udah kaya naik rollercoaster aja, naik turun, belok kanan kiri, jungkir jempalit, dan semua sarat makna.


Tiba tiba sepasang tangan halus melingkar dipinggangku, memeluk tubuhku dari belakang dengan posesif.


"Hon, makasih ya udah mau berdamai sama Alva. Makasih juga bolehin dia ketemu aku."


Aku tersenyum, memutar posisi tubuhku berhadapan dengan Gaby Dan tangan kami saling memeluk pinggang satu sama lain.

__ADS_1


"Jadi dari tadi kami nguping yank? Ehm..... nakal ya kamu, kirain beneran kebelet lama." kataku sambil mencubit pipinya gemas.


" Ish... kamu tu Stan, gemesinnya kok pipi terus kalo tambah lebar gimana? Kenapa si ga Kaya di novel gitu gemesin idung?"


Hahahaha, Gaby ni suka banget ngelawak walau kemampuan lawaknya ga banget hehehe, "Atulah yank, Masa kudu ngikutin novel? Kalo dinovel kan critanya perempuannya cantik sexy hidung bangir nah sedangkan pada kenyataannya hidung kamu kan cenderung pesek yank."


Langsung saja Gaby menghadiahiku pukulan pukulan centil, "Ish kamu tuh ya.......... suka bener deh kalo ngomong Stan!"


Wakakakaka, Aku ga bisa menahan tawaku, kupeluk Gaby erat, " Lucu banget si kamu yank! Tapi apapun kamu adanya, buatku kamu adalah Makhluk Tuhan yang Paling Sexy!"


Gaby semakin menduselkan kepalanya di dadaku. Kuangkat dagunya, kudekatkan wajahku, perlahan tapi pasti, kukecup bibir pink yang rasanya amat Manis. Lalu kugigit kecil agar Gaby mau membalas ciumanku.


Kami berdiri cukup lama dengan bibir saling ******* hingga Aku lepaskan Gaby Karena sudah sangat kesulitan ambil nafas.


Kudengar nafas kasarnya terengah engah, Aku tertawa karena sikap amatirnya dalam berciuman belum ada perubahan signifikan padahal kami sudah lebih sering berlatih.


Sial, juniorku meronta ronta ingin pelepasan, kutarik tangan Gaby kearah ranjang kami, "Yank, aku on lagi nih, keluarin yah, janji ga kebablasan!"


Gaby hanya mengangguk pasrah menanggapi nafsuku yang tinggi, kembali kucium bibir kemudian merambat ke leher menuju bagian bagian sensitive lainnya.


Ahhh.............. aaahhh......... desah halus Gaby ketika dirinya sudah mulai on. Dan olah raga malampun terjadi..............


----------------------------------------


Dalam hidup ini tekadang kita diuji dengan berbagai permasalahan hidup, kemudian membuat pikiran kita tak tenang, kacau dan mulai merasa lelah dengan hidup yang kita jalani.


Syukuri apa yang Ada karena hidup tidak hanya berisi suka tapi juga ada duka. Maafkanlah orang yang bersebrangan dengan kita, maka kamu akan mendapatkan ketenangan hati Dan jiwa.


Tak henti hentinya Author juga bersyukur karena sampai detik ini masih diberi nafas hidup dan kemampuan untuk menyelesaikan apa yang sudah author mulai.

__ADS_1


Maafkanlah author yang ga bosen bosennya minta ditinggalin jejak, yaitu baca, like , vote dan comments. Kalau 4 langkah itu udah readers lakuin rasanya bahagia sekali Karena author merasa didukung untuk menyelesaikan kisah ini. terima kasih 😘🙏


__ADS_2