Pura Pura Lupa

Pura Pura Lupa
Bab 62


__ADS_3

*Alva POV*


"Kira kira hasil test DNA - nya bisa kita ketahui kapan ya dok?"


"Skitar empat belas hari Pak, nanti di administrasi bapak akan diberi Surat pengantar untuk mengambil hasilnya."


"Dok bayi di perut saya kondisinya baik baik aja kan?" tanya Nadine dengan raut khawatir, terlintas sedikit rasa tidak tega tapi kelakuan dia yang berbohong dan mengakibatkan Aku dan Gaby terpisah membuat rasa ibaku berangsur raib.


Dokter menerangkan bahwa kondisi bayi Nadine baik baik berat Dan panjangnya sesuai dengan perkembangan usianya, lingkar kepalanya juga normal dan denyut jantung juga normal, jenis kelamin baru terlihat bulan depan. Bulan depan dianjurkan untuk USG empat dimensi.


Setelah menyelesaikan segala urusan administrasi kamipun bergegas pulang.


"Alv mampir Wendy's ya Aku pengen burger sama baked potatonya." pinta Nadine yang hanya kubalas anggukan.

__ADS_1


"Alv, apa kau tidak yakin bayi ini anakmu?"


Aku menolehkan kepala melihatnya menunduk sepertinya menahan tangis.


Kuhela nafasku kasar, "Aku juga tidak tahu Nad, maka aku memutuskan melakukan tes DNA supaya jelas terbukti. Seandainya Aku adalah yang pertama mungkin aku akan langsung mempercayaimu tetapi kamu sendiri berbohong pada Gaby mengatakan aku adalah satu satunya dalam beberapa bulan terakhir."


"Rizal menceritakan padaku bagaimana kau menggodanya hingga kalian bersama Dan itu tidak dia lakukan sekali. Sorry Nad, Aku memang bukan cowok bersih tapi aku juga bukan hyper yang dengan mudahnya kasih tubuhku ke sembarang orang."


"Dan untuk membina rumah Tangga tentu aku menginginkan cewek baik baik yang akan mendampingiku. Dan yang paling penting aku tidak mencintaimu, tapi kalau memang itu anakku maka aku akan bertanggung jawab dengan Cara lain."


Nadine sudah tak dapat menahan isak tangisnya lagi, tapi Aku juga ga mau terjebak dalam kehidupan yang aku tak kehendaki.


"Ka.. kamu sama sekali ga da rasa sama Aku Alv? Ta... tapi.... ak.... aku mencintaimu, ak.... aku berbohong pada Gaby agar dia mau melepaskanmu, ak.... aku menginginkamu Alv, bukan sekedar tubuhmu." tanyanya dengan suara serak dan terbata bata karena menangis.

__ADS_1


Sebenarnya aku sangat emosi menghadapi keinginannya tapi Aku ga mau gegabah sampai menyakitinya.


"Tanpa kebohongan darimu, Gaby juga ga akan mau balik sama Aku, seperti halnya Aku ingin wanita bersih begitupula dia lebih memilih Stanley yang memang sangat mencintainya! Kamu pikir wanita baik baik mau bertahan dengan lelaki yang didepan mata kepalanya berhubungan intim dengan wanita lain!" tegasku dengan suara yang sangat ketus karena emosi meningkat.


"Dan yah kamu sukses besar membuat Gaby berpaling dariku, tapi jangan harap hatiku bisa kamu dapatkan. Dan asal kamu tahu ya, akupun masih berbaik hati menerimamu tinggal bersamaku hanya karena menuruti keinginan Gaby." aku sudah tidak peduli lagi dengan tangisnya yang menyayat hati.


Aku harap Nadine benar benar paham Dan berniat untuk mundur dari apapun yang sedang dia rencanakan padaku. Walau begitu aku tetap harus berhati hati dengan wanita yang sangat suka playing victim ini.


Aku berbeda dengan Rizal yang berniat menikahi Nadine seandainya itu adalah bayinya, tapi menurut Rizal, Nadine hanya menghendakiku yang menjadi ayah dari bayinya, maka untuk meluruskan semuanya aku memutuskan melakukan tes DNA bagitupun dengan Rizal dia juga ikut dites, tentu saja tanpa sepengetahuan Nadine.


Kita tunggu saja Nad, apa yang bakal terjadi setelah hasil DNA itu keluar, gumamku sambil menyeringai.


-----------------------

__ADS_1


Wuiihhhh ternyata Nadine gitu orangnya ya....... ehm Kira Kira ntar hasil DNAnya gimana ya readers??? Pada penasaran ga si kalian???


Baca terus kisahnya ya Dan jangan lupa tinggalin jejak kalian, like vote and comments. Thank You readers😘🙏


__ADS_2