
Setelah mendapatkan rekaman CCTV hari dimana Arizka ke kantorku, kuperiksa satu persatu data yang direkam dari setiap sudut di kantorku.
Membutuhkan waktu yang cukup lama mengecek dan menemukan sesuatu yang bisa menjadi bukti siapa seseorang yang mengambil fotoku. Berulang kali aku cek sambil membayangkan seandainya aku yang menjadi sang fotographer maka dari posisi mana aku dapat mengambil gambar dengan hasil seperti itu.
Aku memfokuskan pencarianku dilorong lift dimana ada foto aku masuk lift bersama Arizka. Gotcha...... akhirnya kutemukan sosok yang bisa dicurigai karena hanya dia yang terlihat mencurigakan gerak geriknya.
Oh shit...... dari name tagnya dia adalah karyawan di kantorku sendiri. Untuk lebih meyakinkan, aku cek CCTV yang didepan meeting room dan lorong menuju meeting room.
Sosok mencurigakan itu terlihat lebih jelas, aku zoom dan capture wajahnya. Kucari data karyawan di perusahaanku sesuai nama yang terlihat di name tagnya. Aku mengernyitkan dahi, menebak apa kira kira motivasinya.
Posisinya sebagai surveyor, aku berusaha mengingat apakah pernah berselisih paham hingga menimbulkan dendam. Rasanya aku bahkan bisa dikatakan jarang berhubungan langsung dengan surveyor karena menurut struktur yang bertanggung jawab melapor padaku Project Manajer.
Pikiran negatifku langsung tertuju pada Arizka, jangan jangan mereka bekerja sama. Bisa saja Arizka menawarinya uang agar mau membantunya, sebab dilihat dari data karyawan ini sudah bekerja lima tahun dan tidak pernah ada catatan kesalahan.
Aku berpikir sejenak dan meraih ponselku, "Haloo, gue butuh bantuan lu. Gue ke apartment lu ya."
Kuputus sambungan setelah mendapat jawaban dari orang yang kuhubungi tadi.
Segera kufokuskan pikiran kembali mengerjakan pekerjaan kantorku agar selesai dengan cepat.
Tok.... Tok... Tok....
"Yaa masuk......!" seruku pada seseorang yang mengetuk pintu.
Ceklek......... muncul wajah Benny asistenku.
"Selamat sore Pak Stanley, saya cuma mau mengingatkan kalau sudah jam lima sore, apakah bapak masih butuh saya, berhubung hari ini tidak ada agenda meeting malam hari, saya mau minta ijin pulang tepat waktu Pak."
"Eh iya Ben, gapapa pulang aja udah waktunya juga, urusan kantor sudah selesai kok agenda hari ini. Sekalian kasih tahu Bella juga untuk pulang aja, sebentar lagi saya juga mau pulang."
"Oke Pak, makasih, Saya pamit duluan Pak." aku hanya mengangguk sebagai tanda silahkan.
----------------------
Ting..... tong...... Ting...... tong.........
Tak menunggu lama pintu terbuka, dan pemilik apartment menyuruhku masuk.
"Lu mau minum apa Stan? Atau mau makan kita delivery aja?"
"Eh boleh deh gofood Chinese food aja ya, disini ada brapa orang, 3 ama gue ya. Gue pesenin nasi goreng seafood pedes 3 sama capcay ya. Atau lu mau nambah apaan?"
__ADS_1
"Tambah es jeruk sama kwetiauw ya Stan."
Aku segera menambah pesanan kami, "Dah oke tinggal nunggu aja."
Dari arah dalam datang seorang menghampiri, "What's up bro? Lu ga salah datang kemari Stan? Akur kalian berdua sekarang?
"Jadi lu kesini karena apaan Stan pake makan malem bareng kita juga."
"Gaby dinas malem jadi skalianlah mending ama kalian daripada sendirian." kataku jujur
---------------------------
*Alva POV*
Ting..... tong...... Ting...... tong.........
Itu pasti Stanley yang tadi meneleponku San akan kemari. Benar saja, saat kubuka pintu muncul wajah Stanley, ada sedikit nyeri di hatiku saat melihatnya, mengingat dia laki laki yang menenangkan Gaby.
Aku mengajaknya masuk dan mempersilahkan duduk di sofa, "Lu mau minum apa Stan? Atau mau makan kita delivery aja?"
"Eh boleh deh gofood Chinese food aja ya, disini ada brapa orang, 3 ama gue ya. Gue pesenin nasi goreng seafood pedes 3 sama capcay ya. Atau lu mau nambah apaan?"
"Tambah es jeruk sama kwetiauw ya Stan."
Dari arah dalam datang seorang menghampiri, "What's up bro? Lu ga salah datang kemari Stan? Akur kalian berdua sekarang?
"Jadi lu kesini karena apaan Stan pake makan malem bareng kita juga." tanya Alex
"Gaby dinas malem jadi skalianlah mending ama kalian daripada sendirian."
Tak lama makanan pesanan kami datang, sambil makan kami berbincang santai.
"Owh ya congrats ya bro, akhirnya lu udah sah dapetin bidadari tak bersayap, sorry gue ga dateng, yah jujur gue belum sanggup tapi gue seneng lu yang jaga dia karena gue tahu lu orang baik." ucapku dengan tulus.
"Thank you Alv, gue salut sama lu selama itu lu jagain dia dengan baik, gue juga terima kasih sama lu. Pasti suatu saat lu bakal dapet yang terbaik buat lu." balas Stanley sambil tersenyum tulus.
Alex yang dari tadi menjadi pendengar tertawa lega saat mengetahui bahwa hubungan kami benar benar baik.
"Jadi lu nemuin Alva bukan cuma mau nyari temen makan malem kan bro, pasti ada hal penting?" tanya Alex yang emang kepoan.
Stanley menceritakan tentang karyawan yang memfoto dia dan Arizka, tentang kecurigaannya bahwa Arizka dalang dari semua ini. Dugaan Stanley karyawan bernama Iqbal adalah kaki tangannya. Tetapi motif dibalik pengiriman foto itu belum diketahui sebab pengirim tidak memberi tanda apapun.
__ADS_1
"Kalau Arizka udah jelas dia pengen balik sama lu lagi, jadi bisa aja dia nyuruh Iqbal ini jadi sekutunya."
"Gue udah mulai hubungan sama Arizka lagi, jadi lebih gampang ngawasinnya, as you know dulu hubungan gue ama dia juga udah sangat jauh. Gimanapun dia itu yang pertama buat gue dan sebaliknya jadi dengan cara berada didekatnya kembali maka gue bisa dapet info akurat jika dia ambil tindakan terkait lu ama Gaby."
Alex terlihat terkejut karena ternyata dia ga tau kenyataan yang sebenarnya antara aku, Arizka dan Stanley.
"Arizka mantan istri lu kan Stan? Terus apa hubungannya sama Alva? Jangan bilang lu.....
"Iya Lex gue yang bantu Arizka pisahin Gaby ama Stanley." potongku yang tentu saja membuat Alex makin terperangah.
"Hah.... gimana gimana coba jelasin gue belum mampu mencerna informasi ini!" pintanya dengan tegas.
Aku menceritakan bagaimana aku berhubungan dengan Arizka, yang awalnya karena sama sama anak yang kurang perhatian. Saat itu aku dan dia sepakat untuk saling membahagiakan tanpa pusing memikirkan status.
Tetapi bagaimanapun lama lama tumbuh rasa sayangku padanya sebab aku adalah orang pertama yang memasukinya. Aku bersedia bertanggung jawab tetapi dia memilih jalan hedon, dia tidak mau terikat jadi akupun mengalah.
Pada awalnya kegiatan intim hanya dia lakukan bersamaku tetapi seiring pergaulannya yang makin luas dia dengan bebas melakukan dengan siapa saja. Aku mulai kesal dan tidak bisa menerima maka hubungan kami merenggang, sampai suatu hari dia kecelakaan, Arizka mengalami kecelakaan bersama Stanley. Dan saat tersadar orang yang pertama dia lihat menungguinya di ranjang adalah Stanley, kemudian timbul rasa suka.
Keesokan harinya ternyata Stanley datang lagi menengok dan memperkenalkan Gaby, sejak itu ada hasrat lebih untuk memiliki Stanley.
"Dan gue karena sayang dia, maka gue bantuin mendapat apa yang jadi kebahagiaan dia. Dan yah kisah selanjutnya lu udah tau sendiri Lex." jelasku mengakhiri penjelasanku.
"Dan lu tau Lex, dia itu kalau udah ada mau nekad jalan apapun bisa dilakuin. Dia sampe rela pura pura lumpuh agar gue nikahin. Dan yah sorry gaya hedonnya bikin gue ga bisa punya perasaan setitikpun."
"Kalau lu sayang kenapa dulu lu biarin dia rusak gitu Alv?"
"Gue bisa apa Lex masih sama sama bau kencur, dia bilang ga mau sama gue cuma butuh gue saat dia mau, gue bisa apa coba?" balasku sedikit kesal karena nada Alex seperti memojokkanku.
Kami bertigapun terdiam sejenak.....
"Sorry Alva, gue ga maksud mojokin elu." ujar Alex lirih.
"It's okay Lex, saat itu emang gue selemah itu ngadepin tingkah Arizka."
"Oke Stan, lu bisa percaya sama gue, kali ini gue ga akan kalah sama Arizka, gue bakal tegasin supaya dia ga ganggu kalian."
-----------------------
Ada pepatah mengatakan Sepandai pandainya menyimpang bangkai, baunya akan tercium juga. Nah siapa nih si penyimpan bangkai, Arizka atau Iqbal atau beneran mereka kerja sama, ikutin terus ya gaes........
Author seneng deh kalau pada akur kaya Alva dan Stanley gini, mantan saingan ternyata juga bisa jadi temen ya kan.
__ADS_1
Buat Readers semua yang rukun juga ya biar solid saat kasih jejak buat Thornya, seperti biasa kalau kalian semua kompak kasil Like Vote comments dsan rate Bintang 5, maka Thor akan sangat berhagia sekali. Thank you😘🙏