Pura Pura Lupa

Pura Pura Lupa
Bab 64


__ADS_3

*Alva POV*


Hari ini jadwal untuk ambil hasil DNAnya, Aku sangat bersemangat sebab di hati kecilku bayi itu memang bukan anakku, entah mengapa setelah selama ini aku Dan Nadine tinggal ditempat yang sama Aku justru merasakan bahwa itu bukan bayiku.


Aku Dan Rizal sudah membuat janji untuk mengambil hasilnya Hari ini, sekalian Rizal ingin menyelesaikan semua urusannya dengan Nadine. Yah.... Rizal justru merasa bahwa dialah ayah bayi itu, Dan Rizal tidak merasa keberatan untuk menikahi Nadine.


"Nad, kamu udah beres? Kita berangkat sekarang aja ya."


Nadine hanya mengangguk mengiyakan Dan mengikutiku keluar apartement. Aku paham dia pasti sedang galau memikirkan hasil test bayinya itu.


Sesampainya di Zein Hospital kami langsung menuju tempat pengambilan berkas, disana telah menunggu Rizal.


"Alv, kok ada Rizal? Di.... dia ngapain?" kata Nadine tergeragap.


"Rizal juga tes DNA karena dia ngerasa dialah ayah bayimu. Kamu ga perlu takut atau malu Nad, semua udah terlanjur terjadi Dan Aku harap apapun hasilnya nanti rubahlah perilakumu."


Nadine menatapku tak percaya bahwa aku dan Rizal melakukan perjanjian untuk test DNA ini. Aku Dan Rizal sudah lama berteman San berkerja bersama jadi tidak ada Hal yang ditutupi saat kami saling memberitahu bahwa telah tidur dengan wanita yang sama.


Setelah menerima Surat tersebut kami membuka bersamaan, hasilnya................


"Yes, seperti dugaanku Zal, itu bukan bayi gue. Gimana hasil lu?"


"Di.. dia bener anak gue Alv." ucap Rizal sambil terbata, belum pernah Aku melihat Rizal menangis ehm.... lebih tepatnya terharu.


Kupeluk Rizal, kutatap Nadine yang terduduk sambil menangis. Kami menghampiri Nadine, "Zal lebih baik Kita ke apartemen aja buat menjernihkan semuanya."


Rizal menggandeng tangan Nadine, "Yuk, jangan nangis lagi Nad, kasian anak Kita nanti ikut sedih."


Kulihat Nadine melengos dengan kesal menghadapi sikap Rizal yang sok romantis itu, tetapi dia menurut saja saat digandeng Rizal ke parkiran. Dan aku sungguh merasa sangat lega lepas dari semua ini. Senyuman bahagia Tak dapat kusembunyikan. Aku memutuskan untuk mampir sebentar ke IGD menemui Gaby.


Di IGD, aku meminta tolong pada seorang perawat untuk memanggilkan Gaby.


Senyuman Tak lepas dari bibirku saat melihat dokter cantikku datang menghampiri, "Hei cantik, maaf ganggu kamu bentar."

__ADS_1


Gaby tertawa mendengar sebutanku yang chessy banget.


"Yes DNA udah keluar Gab and you know, bayi itu bukan anakku." ujarku dengan ekspresif sangat bahagia.


Sedangkan Gaby terkesiap mendengar pernyataannku, sampe Tak sadar melongo sambil melotot ke arahku.


"Hei, sadar Gab, tutup mulut kamu nanti lalat masuk lho." ujarku sambil menggoyangkan telapak tanganku beberapa Kali di depan wajahnya.


Setelah sadar dari kagetnya, "Kok bisa Alv? Nad.... Nadine di..di..a tidur sama lelaki lain?"


"Yes, tepatnya Rizal gitarisku sendiri."


"Sorry Alva, aku pikir dia benar benar mencintaimu, ternyata dia membohongiku. Maafkan aku yang sudah memaksamu memberinya kesempatan. Sekarang kamu bebas Alv, aku harap kamu menjalani kehidupan dengan lebih baik, Dan menemukan pendamping yang jauh lebih baik juga dariku."


Kuanggukkan kepala Dan mengacungkan jempolku tanda setuju, "Oke, aku hanya ingin menyampaikan itu aja Gab, doa terbaik juga untuk peenikahanmu dan Stanley ya."


Gaby kembali masuk ke IGD, kutatap punggungnya sampai bayangannya menghilang dibalik pintu IGD. Aku yakin dirimu takkan terganti Gab, tapi semoga Tuhan masih berbaik hati padaku memberi seseorang yang tulus Dan Aku cintai minimal mendekati cintaku padamu, doakku dalam hati.


***Pernah aku jatuh hati


Padamu sepenuh hati


Hidup pun akan kuberi


Apapun kan ku lalui


Tapi tak pernah ku bermimpi


Kau tinggalkan aku pergi


Tanpa tahu rasa ini


Ingin rasa ku membenci

__ADS_1


Tiba tiba kamu datang


Saat kau telah dengan dia


Semakin hancur hatiku


Jangan datang lagi cinta


Bagaimana aku bisa lupa


Padahal kau tahu keadaannya


Kau bukanlah untukku


Jangan lagi rindu cinta


Ku tak mau ada yang terluka


Bahagiakan dia aku tak apa


Biar aku yang pura pura lupa***


Kisahku hampir sama dengan kisah di lagu ini, bedanya aku yang dengan bodoh membuat Gaby memutuskan pergi dariku. Setelah ini Aku harus hidup dengan baik seperti kata Gaby.


Kunci jika ingin mendapat cewek baik baik maka Aku harus mencarinya di tempat baik baik pula. Dan mulai sekarang aku harus berdoa dengan kuat agar Tuhan siapkan cewek baik untukku. Dan Gaby sampai kapanpun menjadi penghuni spesial sudut hatiku. Kenapa Aku letakkan disudut yah biar tidak terlalu sering aku pikirkan lagi seperti saat dia menempati semua ruang di hatiku hehehehe.


------------------------------


Yaaaa setuju sama Alfa, susah ngelupain orang yang bahkan Kita cinta dengan seluruh ruang hati Kita kecuali Kita mengalami amnesia. Wuuiihhh jangan donk ya ngeri kalau sampai amnesia, cukup letakkan disudut hati Kita saja.


Gimana Readers masih semangat ga nih????


Seperti biasa setiap Hari Dan Tak kenal lelah author akan memohon untuk readers ninggalin jejak ya, like vote and comments. thank you😘🙏

__ADS_1


__ADS_2