
*Alva POV*
Ternyata berhubungan dengan Stanley cukup mengejutkan, dia tahu bahwa Aku Dan Arizka berkaitan. Dan tanpa segan dia langsung membicarakannya di hadapan Gaby.
"Gue cinta sama dia lebih dari gue cinta diri sendiri, itu makanya gue bisa lepas dari jerat Arizka. Lu pasti tau dengan jelas kan Alv apa aja rencana Arizka ke gue? Atau jangan jangan justru itu ide dari lu supaya dengan mudah bisa dapetin Gaby?" tegas Stanley yang entah sejak kapan Ada di depan kami dan mendengar semua pertanyaanku padanya.
Aku dan Gaby terkejut akan kehadirannya. Kulihat Gaby terlongong menatapku meminta penjelasan
"Mak.... maksud nya gimana Stan? Alva Dan Arizka? Alv tolong kamu jelasin?"
"Lu atau gue yang mau jelasin ke Gaby?" katanya seraya duduk disebelah Gaby, mengambil tangan yang tadi kugenggang dan mengecupinya seolah ingin menutup jejak tanganku.
"Kalau kebahagiaan Gaby yang lu takutkan, gue kasih garansi dia bakal jauh lebih bahagia sama gue daripada sama elu. Tau kenapa Alv?"
"Karena orang disekitar gue semua terima Gaby, sayang sama dia, beda sama orang orang disekitar lu yang nganggep Gaby sok suci dan bikin lu sempet berubah dari kebiasaan mabok dan free sex. Dan satu hal lagi Alv, gue dah selidiki salah satu dari temen band lu bahkan sempet kirim ancaman WA ke Gaby."
"Gaby sayang sama lu Alv walau bukan seperti yang lu mau, tapi dia tulus sama lu bahkan kalau saat itu dia ga melepaskan diri dari lu maka gue bersedia berlutut demi lu mau lepasin Gaby buat jadi istri gue."
"Sebesar itu cinta gue ke dia so lu ga usah khawatir." katanya mengakhiri kuliah singkat seraya mencium pipi Gaby.
Aku menelan ludah, berpikir bahwa ini waktu yang tepat untuk menceritakan semua, toh tadi Aku juga sudah menguatkan hati untuk merelakannya.
"Hon, bisa ga kamu tinggalin aku sama Alva dulu, Aku masih bingung dengan alur yang kalian bicarain." kata Gaby meminta Stan meninggalkan kami
__ADS_1
Dia menggeleng Tanda tidak setuju, "Yank, Aku menerima Alva sebagai teman karena kamu menyayangi dia layaknya sahabat. Maka Kita buka semua disini tanpa Ada yang ditutupi supaya saat 3 minggu kedepan Kita nikah semua udah clear."
Aku sungguh terkejut tidak menyangka Stanley akan bertindak secepat itu, "Ja.... jadi kalian sudah akan menikah? Secepat itu? Owh.... sorry maksudku apakah tidak terlalu dipaksakan dalam suasana begini?"
"Untuk niat baik jangan ditunda tunda! Jadi lu atau gue yang mau duluan cerita Alv?" desaknya tidak sabaran.
Gada pilihan lain semua memang harus Aku ceritakan agar tidak salah paham.
"Aku dan Arizka menjalin hubungan Friend with benefit yah kalian pasti paham maksdnya kan. Begitulah memang kehidupanku sebelume bertemu Gaby. Saat hari itu Arizka kecelakaan karena bertabrakan dengan Stanley."
"Saat dia sadar orang pertama yang dia liat elu, dan dia langsung tertarik sama lu. Dia berusaha narik perhatian lu tapi lu sangat dingin dan cuek. Dia minta tolong gue cari tau tentang Stanley, saat itulah gue tau kalau lu pacaran sama Gaby. Dan entah kenapa gue justru tertarik sama Gaby."
"Jadi waktu Arizka bilang kudu bantu dapetin lu ya gue setuju aja dengan harapan gue bisa dapetin Gaby. Maka Kita susun rencana yang sudah lu tau sendiri Stan. Selebihnya setelah lu sama Arizka menikah gue ga ikut campur apapun rencana dia. Yah sampai kejadian berikutnya kita sama sama tahu."
Helaan nafasnya terdengar kasar menandakan dia amat kesal, "Jadi kemunculanmu setiap Hari di hadapanku terus hiburanmu dan segala sesuatu yang tercipta diantara kita itu memang sudah kamu rencana?"
"Hah..... Aku ga percaya ternyata semua yang terjadi sama aku justru ada campur tanganmu? Aku ga nyangka Alv."
"Bahkan Aku ga pernah terpikir meninggalkanmu seandainya tidak Ada peristiwa Nadine, pun jika Stanley kembali aku akan tetap memilih disampingmu." ujarnya dengan suara sedikit serak penuh amarah dan emosi.
Ddduuuaarrr............ pernyataan Gaby terdengar seperti bom yang meledak. Membuatku terhenyak Dan berlanjut dengan mengumpati diriku sendiri, dasar Alva bodoh benar benar bodoh. Semua tindakanku justru merugikan diriku sendiri tidak hanya membuatku kehilangan Gaby.
"Aku.... maafkan Aku Gab, aku salah karena membantu Arizka dengan rencana busuknya tetapi Aku benar benar mencintaimu, perasaan itu murni. Awalnya aku memang hanya tertarik dan sekaligus merasa berdosa membuatmu terpuruk, maka aku berusaha menggantikan posisi Stan. Tetapi Makin lama Aku tulus mencintaimu."
__ADS_1
"Yank, sekarang kan semua sudah kembali pada posisinya. Lebih baik kamu maafin Alva, lepasin semua beban di masa lalu, inget kamu bilang udah bikin THE END buat episode hidupmu yang lalu jadi sekarang maafin Alva biar kamu bisa bahagia menapaki Rumah Tangga Kita." tegas Stanley
"Dan buat lu Alv, gue mohon ubah Cara lu mencintai Gaby sebab dia bukan lagi Gaby yang dulu, dia milik gue sekarang. Ga mungkin gue serta merta nyuruh lu buang rasa cinta lu sama Gaby Karena perasaan emang ga bisa dipaksa, tapi gue mohon lu bisa ngertiin bahwa sebentar lagi dia udah jadi istri orang, istri gue."
Sungguh Aku paham semua yang Stanley bilang tapi entah kenapa hatiku masih sakit rasanya. Yah aku tahu tidak kesempatan sama sekali buatku dan Gaby.
"Saran gue Alv, segera lakukan yes DNA Dan tentukan apa yang bisa lu lakuin setelah tau hasilnya, stop bikin kacau hidup lu sendiri. Bergabunglah sama orang orang yang baik Alv biar lu aman. Gue ngomong gini Karena anggep lu teman jadi gue peduli sama lu."
Sejujurnya aku kaget sich karena dianggap teman Dan Stanley bicara sama Aku memang layaknya teman. Aku emang kalah jauh dari Stanley, karakternya sangat baik, sikapnya gentleman apalagi paras gantengnya. Ga salah kalau Gaby cinta mati sama dia.
Aku berdiri Dan memeluk Stanley, "Thanks ya bro udah maafin dan anggep gue temen."
Stanley balas memelukku Dan mengangguk menerima ucapan terima kasihku. Tak lama suara Bel pintu berbunyi dan ternyata makanane pesanan kami datang.
"Makanan dah dateng nih, yuk Kita makan dulu aja!" ajaknya sembari menarik tangan Gaby menuntun me meja makan, sedangkan Aku mengikuti mereka dari belakang.
Kelegaan yang teramat besar aku rasakan saat ini, kebusukan yang selama ini aku simpan akhirnya dapat kubuang. Ternyata jujur emang lebih asyik dari pada bohong.
------------------------------------
Wah selamat buat Stanley Dan Gaby bentar lagi naik level, semoga selalu bersama sampai maut memisahkan ya............
Readers mohon berikan Aku vote like and Komen yaa, Aku ga akan bosan memohon pada kalian semua hehehe. Terima Kasih
__ADS_1
😘🙏