Puteri Bungsu Sang Duke

Puteri Bungsu Sang Duke
44. Keith zioxy (REVISI)


__ADS_3

Ren pun berdiri dari salamnya, “Maaf tuan Puteri tetapi mengapa Puteri ada disini?” tanya ren hanya sekedar untuk basa-basi.


“Ah, aku hanya menemani kak Pamella untuk menemui kakak lelakiku,” jawab elvareta sesingkat mungkin.


Tetapi kemudian elvareta memicingkan matanya curiga pada ren, mimik wajahnya yang tadinya ceriah langsung berubah menjadi datar.


“Apa tujuanmu mencariku ... Keith?” pertanyaan yang sungguh tepat pada intinya tetapi mengapa cara memanggilnya Keith bukan ren?


Keith alias orang yang menyamar menjadi ren pun terkesikap, “Bagaimana permaisuri bisa tahu?” tanya Keith heran padahal ia sudah berusaha sedetail mungkin untuk meniru suara bahkan gaya baju ren yang asli.


“Mudah saja, ren biasanya memanggilku ‘tuan puteri’ bukan hanya ‘puteri’ aku juga melihat kekakuan mu saat berbicara dan lagi ... aku melihat logo kekaisaran yang berada di lehermu meskipun kecil namun aku dapat melihatnya. Kalau ingin menipuku lakukanlah dengan lebih teliti lagi,” jelas elvareta panjang.


Elvareta benar-benar mengetahui tentang sifat orang-orang di sekitarnya.


“Lalu bagaimana permaisuri bisa tahu kalau ini hamba?” tanya Keith yang masih penasaran.


“Siapa lagi yang di andalkan dia selain kau?” tanya elvareta sinis, nadanya agak dingin dan raut wajahnya terkesan datar.


CEP


Keith mengunci mulutnya rapat-rapat, “Jadi mengapa kau ada disini mencari ku? Apa yang di inginkan oleh dia?” pertanyaan itu meluncur dari mulut elvareta.


“Itu, yang mulia kaisar ingin hamba memata-matai permaisuri.” Keith memutuskan untuk jujur, dia memang pemimpin pasukan perang di kekaisaran beram, ia memang prajurit kepercayaan George tetapi hati Keith lebih memilih elvareta.


“Aku tidak perlu kau mata-matai, katakan padanya bahwa aku bisa melindungi diriku sendiri,” ujar elvareta dingin.


“T-tapi permaisuri ...” Keith ingin menawar namun pintu sudah dibuka oleh Pamella, elvareta pun menoleh dan mendapati raut wajah waspada dari Pamella.

__ADS_1


Pamella langsung menyeret tangan kecil elvareta dan membentengi elvareta dengan dirinya, “Hey! Apa yang akan kau lakukan pada Puteri elvareta?” tanya Pamella mendelik tajam ke arah Keith.


“Kak bukan begitu dia itu—” elvareta tak bisa meneruskan ucapannya sebab Pamella sudah terlebih dahulu memotongnya.


“Elvareta jangan mencoba melindungi dia! Dia itu pasti pria jahat yang ingin berbuat tidak-tidak padamu kan? Dia pasti akan habis jika mengetahui kedudukan mu!” potong Pamella tetap memandang tajam ke arah Keith.


“Setidaknya biarkan permaisuri berbicara lady,” ujar Keith memandang kasihan ke arah elvareta.


Pamella mengernyit, lady? Dia tau bahwa Pamella bangsawan namun ia masih biasa saja? Bukannya harusnya dia sudah berlari karena sudah berani mengusik salah seorang bangsawan? Harusnya ia juga berlari karena sudah berani mengusik elvareta.


Siapapun tau, bahwa jika seorang bangsawan sedang dekat dengan orang lain maka orang lain itu jelas bangsawan juga.


KRIET


Ruangan kaisar terbuka kembali kini kaisar sendiri yang keluar dari ruangannya, kaisar menelisik tajam ke arah sekitarnya.


“M—maaf yang mulia tapi dia berniat buruk pada tuan Puteri elvareta.” Pamella menudingkan jari telunjuknya ke arah Keith.


Elvareta menatap Keith dan menggeleng pertanda jika ia sudah tak bisa menyelamatkan Keith jika itu berurusan dengan kakak lelakinya.


“Keith zioxy, putera sulung bangsawan zioxy dan orang kepercayaan kaisar george,” ujar kaisar singkat hanya untuk melihat ekspresi terkejut Keith.


“Yang mulia kaisar mengetahui tentang saya?” tanya Keith tanpa sadar.


Tetapi sayang sekali pertanyaan Keith sama sekali tidak di gubris oleh kaisar, lelaki itu malah melirik ke arah Pamella yang masih membentengi elvareta dengan tubuhnya.


“Dia itu orang kepercayaan kekaisaran beram, bukan?” pernyataan itu terdengar dari kaisar.

__ADS_1


Elvareta pun mengangguk mengiyakan pernyataan dari kakak lelakinya, “Apa tujuanmu? Mengambil elvareta lagi dari sini?” tanya kaisar tanpa berbicara panjang.


‘Kaisar benar-benar type orang yang ttp (to the point) sekali’ batin Pamella mulai mundur menjajarkan diri dengan elvareta.


Elvareta mulai menunjukkan wajah kekhawatiran saat Keith sama sekali tidak menjawab pertanyaan kakaknya, “Keith ...” lirih elvareta.


“Kak, Keith itu ...” lagi-lagi elvareta tak sempat melanjutkan ucapannya karena tangan kakak lelakinya sudah terangkat pertanda jika ia tak mau mendengar ucapan elvareta.


Elvareta tahu kaisar sedang dalam mode preman, dan ini semua karena dirinya! Kaisar itu cemas kalau elvareta dibawa secara paksa ke kekaisaran kembali.


‘Hadeuh! Mau mendengar cerita elvareta saja sulitnya minta ampun tau begini aku tidak akan membuat keributan’ batin Pamella lagi.


Namun nasi sudah menjadi bubur, semuanya sudah terlambat.


“Aku tanya sekali lagi, apa tujuanmu?” tanya kaisar mengulangi pertanyaannya lagi dengan nada mengancam.


Tetapi Keith sama sekali tak bergerak untuk menjawab, Keith hanya setia pada dua orang. George dan elvareta jadi tak ada alasan untuknya menjawab pertanyaan kaisar.


Apalagi ini adalah titah kaisarnya, kaisar George.


“Keith, kakak tolonglah jangan ...” Pamella menoleh ketika melihat wajah sendu elvareta lagi, ia memandang tajam ke arah kaisar dan pria yang disebut Keith.


‘Mereka itu bodoh ya? Kenapa mereka tidak mengalah saja? Elvareta kan sedang mengandung masa dia harus sedih melulu begini sih?’ batin Pamella kesal.


Elvareta dan Keith yang memiliki sihir pun membaca batinan milik Pamella seketika tawa elvareta hampir menyembur keluar begitu pula dengan Keith.


Pamella berani mencela seorang kaisar! walau di batinannya saja sih.

__ADS_1


_______________________________


__ADS_2