Puteri Bungsu Sang Duke

Puteri Bungsu Sang Duke
80. Zelion dan triela (Awal mula pertempuran.)


__ADS_3

Elvareta hanya mampu menggelengkan kepalanya pelan mendengar laporan dari L dan S. Ia ingin sekali pergi ke negeri alpensha, namun George tak akan pernah membiarkannya.


Elvareta bisa saja nekat menggunakan sihir teleportasinya tanpa memberitahu George, tapi sayangnya sihirnya khususnya sihir teleportasi tak bisa digunakan di area istana.


Benar-benar sih! Rasanya ia sangat ingin membantu kakaknya disana, bagaimanapun elvareta tau bahwa pertarungan disana pastinya tak seimbang.


Sihir vs Pedang, terlihat sekali. Pertarungan ini sama sekali tidak seimbang.


Lantas, bagaimana cara elvareta menetralisir rasa khawatirnya jika dirinya tidak kesana?.


“Pergilah S, L. Cobalah untuk membantu sebisa kalian, jangan sampai identitas kalian terbongkar. Sebab bayangan adalah bayangan, kalian akan kesusahan nantinya jika identitas kalian terungkap.”


S dan L serempak mengangguk ketika mendengar perintah elvareta, “Baik permaisuri.”


SRET WUSH


Elvareta hanya memperhatikan kedua bayangannya yang kini sudah hilang, melaju di antara dimensi sudah seringkali di lakukan oleh S dan L.


Bagaimanapun, elvareta terbiasa berpindah-pindah tempat jadi jelas mereka akan mengikuti kemana elvareta pergi.


Kecuali untuk saat ini, sebab elvareta sendirilah yang memberi mereka misi untuk melindungi Pamella. Yah benar, setidaknya kita harus melindungi Pamella agar jiwa iblis kaisar masih bisa terkontrol.


“Kau ingin kesana?” pertanyaan ini membuat elvareta menoleh dengan antusias.


“Apa yang mulia akan mengizinkan hamba?” tanya balik elvareta seraya menunduk anggun, George hanya bisa berdecih ketika mendengar bahasa formal elvareta.

__ADS_1


“Sebenci itukah kau padaku hingga kau harus menggunakan bahasa formal itu padaku?” mata elvareta menjadi beku ketika lontaran sindiran halus itu menghadiri telinganya.


“Entahlah, yang mulia. Namun yang jelas saat ini hamba benar-benar berharap bahwa yang mulia bisa mengizinkan hamba ke negeri alpensha untuk beberapa saat.”


***


Si penyihir, Hery Morgen hanya bisa menatap hembusan angin panas yang menerpa wajahnya.


“Apa itu Hery?” ayahnya bertanya paa Hery namun Hery hanya terdiam, apakah langkahnya ini tepat?.


“HERY!” mendengar bentakan keras dari ayahnya Hery langsung tersadar, biasanya Hery akan selalu berkorban dan tak akan membuat orang lain terluka.


Akan tetapi hari ini Hery harus melakukannya, seringkali tak mendapat kasih sayang seorang ayah dan kakak acapkali membuat Hery merasa iri dengan bangsawan lain khususnya Pamella.


Oleh karenanya, saat ayahnya itu mengajukan tawaran jika ia menuruti sang ayah maka kasih sayang ayahnya menjadi miliknya.


“Itu.. iblis ayah” Hery menjawab sambil melihat senyuman sinis yang terlampir di wajah salah satu dari mereka.


“Seharusnya kalian tau, dimana kalian berpijak!” sentakan keras terdengar dari salah satu iblis bawahan elvareta.


Mereka iblis baik, berbeda dengan Hery.


“Hey, apa kalian tak ingin bergabung dengan kami? Bukankah kekuatan kalian juga besar? Triela dan zelion? Kita bisa menguasai dunia ini bersama-sama!” ujar ayah Hery mencoba bernegosiasi.


Namun tawarannya malah di tertawa kan oleh zelion dan triela, dua iblis perwakilan yang benar-benar dipercaya oleh elvareta.

__ADS_1


“Kami tak butuh hal seperti itu, lagipula kami sudah cukup dengan gelar di istana kami! Kami juga masih tau Budi, permaisuri elvareta sudah menolong kami sedangkan kalian malah mengacuhkan kami. Lantas kenapa kami harus membantumu?.”


“Maka bersiaplah untuk kalah!” balas ayahnya Hery, sementara Hery yang dibicarakan hanya diam tak berkutik.


Untuk kali ini, ia akan begitu ambisius untuk sesuatu.


“Mari kita lihat, siapa yang akan kalah.. DASAR IBLIS!” zelion dan triela hanya berdecih tak perduli.


Mereka memang iblis, lantas mengapa mereka harus marah?.


“Terima kasih atas pujiannya, tuan besar morgen” triela membalas dengan smirk di wajahnya.


_________________________________


Halo readers! kembali lagi dengan author, disini author ingin menyampaikan bahwa untuk sementara author tidak akan up dulu, kira-kira seminggu lebih lah yaa.


Ini karena, author memiliki kesibukan di dunia nyata. Jadi seperti biasanya kalau author emang ngga bisa up seminggu lebih ini maka akan ada tiga bab berisi 2000+ kata yang di upload pada hari yang sama di saat author kembali dari Hiatus.


Sebab, pekerjaan yang ini memang benar-benar tidak bisa di tunda, dan author pun harus fokus.


Namun, jika bisa author pun akan up sekali-kali.


Mohon digaris bawahi ini hanya kemungkinan.


Baik, sekian untuk pengumuman hari ini, selamat beraktifitas!.

__ADS_1


Author ucapkan terimakasih banyak karena sudah mendukung karya ini, terima kasih readers!.


- Nadira


__ADS_2