Puteri Bungsu Sang Duke

Puteri Bungsu Sang Duke
Flashback #7 (Aura negatif di chapter 12)


__ADS_3

FLASHBACK 7 (Aura negatif chapter 12.)


Kami bertemu namun tidak diperuntukkan untuk bersatu.


-Sunnie olian rainbow


-Yudha Thomson.


***


Ingatkah kalian tentang narasi yang kurang lebih begini ‘Namun Pamella tidak pernah tahu jika di belakangnya aura dingin begitu kental, atau lebih tepatnya Pamella tidak bisa merasakannya.’


Adakah yang bertanya-tanya tentang ini?.


Baik, mari simak flashbacknya.


Happy reading!


***


Yudha melamun sambil memikirkan kejadian beberapa tahun yang lalu, matanya terpejam mengingat jika pertemuan itu tak terjadi maka hubungan mereka tak akan menjadi serumit ini.


Berkali-kali diceritakan pun Yudha akan tetap merasakan sakit yang sama padahal harusnya hatinya itu membeku mengingat identitas di balik layarnya itu.


Merindu, yah Yudha merindukan dia. Ah, bukankah jika Yudha ada di dekat Pamella maka orang itu akan berada di sana juga? Istilahnya, Yudha harus berada di sekitar Pamella sejenak.


Ingatan Yudha melaju ketika ia mengikuti Pamella saat bersama kaisar seseorang terlihat ingin mencelakai adiknya saat itu, yah ia pun harus mengingatkan adiknya dengan halus hingga adiknya tak sadar bahwa status Yudha bukan hanya seorang bangsawan biasa.


Ia bergegas menuju ke kamar pamella, ia berlagak ingin mengingatkan Pamella saja padahal ia juga ingin mencuri pandang pada dia.

__ADS_1


Sesuai dengan dialog sandiwaranya, Yudha melakukan semuanya dengan baik tanpa terendus maksud lain kedatangannya. Pamella bahkan tak menyadari saat dirinya menoleh kesana-kemari untuk mencari keberadaan gadis yang kastanya jauh di bawahnya namun berhasil merebut hatinya.


(Kalian jelas tau dong siapa gadis yang di deskripsikan author? Jadi tak perlu di perjelas lagi ya!)


Ketika sunnie memasuki ruangan itu, dada Yudha bergemuruh tak karuan sebab lantaran jantungnya ingin keluar tetapi Yudha masih berusaha nampak cool dan biasa saja.


Padahal hatinya ketar-ketir bagai jedag-jedug.


Setelah sunnie mengabari Pamella bahwa air mandi adiknya itu sudah siap dan Pamella pergi, sunnie langsung berbisik ke arahnya.


“Permaisuri elvareta akan segera datang dengan membawa beberapa informasi penting tentang buronan negeri alpensha. Beritahukan informasi ini pada yang mulia.”


“Baik. Tapi sampai kapan kau akan menyembunyikan ini?” tanya Yudha sama datarnya sambil memperhatikan area sekitar. Suasananya cukup sepi, sunnie memang gadis ah mungkin lebih tepatnya wanita yang cerdik.


Ia jelas sudah memperhitungkan situasi yang ada.


Lagi-lagi ia hanya bisa menghela nafas panjang, nada formal dari sunnie begitu menyakitkan di telinganya.


Aneh namun nyata, Yudha dan sunnie bahkan tak pernah berucap bahwa mereka saling mencintai dan menyayangi. Namun dari tatapan mata saja keduanya sama-sama tahu bahwa di mata mereka terdapat sebuah cinta yang mendalam.


Hubungan terlarang di antara mereka jelas akan membuat masalah bagi anak mereka nantinya.


Mantan putri dan tuan muda kaya.


Benar-benar dongeng yang sangat klasik.


“Aku merindukan putraku,” gumaman Yudha membuat sunnie yang masih dekat berhenti melangkah secara mendadak tanpa dikomando.


“Bukankah anda sudah pernah melihatnya tuan?” tanya sunnie tanpa membalikkan badannya.

__ADS_1


“Itu saat dia masih bayi, sekarang dia pasti sudah besar.”


“Kita sudah sepakat tuan, Jackson tak perlu mengetahui tentang kondisi kita. Anda juga tak boleh terlihat sangat mengenali jackson. Itu berbahaya untuknya, cukup kita saja yang dalam bahaya jangan dia.”


Yudha mengangguk mantap sebab sedari dulu memang itu keputusan yang disetujui oleh kedua belah pihak namun Yudha itu hanya ingin mengetahui kondisi Jackson selama ini.


“Aku hanya ingin kamu bercerita sedikit tentang dia, bagaimanapun dia putraku bukan?”


Sunnie menghela nafas lelah, “saya akan memberitahu Anda jika saya luang.”


Yudha hanya tersenyum miris, andaikan di dunia ini tak ada yang namanya kasta maka hidup pasti akan lebih mudah.


Luang? Sunnie jelas tak memiliki waktu luang. Paginya dia akan menyamar menjadi pelayan pribadi Pamella, sorenya dia akan kembali pada Jackson namun jika ada urusan mendadak maka ia akan langsung berperan sebagai bayangan.


Semua itu dilakukan sunnie dengan rapi, disiplin dan tanpa ketahuan. Ibu dari anaknya itu benar-benar luar biasa.


TRAP TRAP TRAP


Langkah kaki sunnie kian menjauh membiarkan Yudha berdiri sendiri, ia mengusap wajahnya dengan kasar membuang segala beban yang ia anggap berat dan menampilkan senyum anggunnya kembali.


Ia harus menunjukkan wajah hangat untuk meninggikan citra keluarga Thomson, apalagi kebanyakan gadis bangsawan juga tertarik padanya.


Merepotkan! Mereka jelas hanya berniat untuk menjilati Yudha saja berbeda dengan sunnie. Meskipun dulunya sunnie memiliki kekayaan berlimpah namun sunnie tak mengeluh ketika berada di bawah.


Memang, pembiayaan dari elvareta cukup untuk menunjang hidup mewah sunnie bersama Jackson jika sunnie memang ingin hidup bak putri raja lagi. Hanya saja nyatanya sunnie tak melakukan itu semua.


Seolah-olah kehidupan kaya hanya membuat banyak masalah di kehidupannya dan Jackson.


_________________________________

__ADS_1


__ADS_2