Puteri Bungsu Sang Duke

Puteri Bungsu Sang Duke
67. Hello adik manis


__ADS_3

Pamella yang kini sudah berkeliaran bebas mulai berlarian kecil di area istana tempat dimana ia menjadi permaisuri saat ini.


Di setiap jalan para pelayan dan pengawal senantiasa menunduk padanya, rasanya Pamella masih tidak terbiasa namun sekarang ini ia adalah pendamping penguasa terbesar di negeri ini. Mau tak mau


Berlariannya ini bukan tanpa alasan, ia ingin menemui elvareta setidaknya sebelum gadis itu berangkat.


Ketika ia sampai di depan kamar elvareta Pamella mengernyit saat nyatanya kamar itu kini telah dikunci, jangan-jangan elvareta sudah berangkat?.


“Kesejahteraan menyertai permaisuri negeri Alpensha.”


Mendengar salam penghormatan ini nyaris membuat Pamella balas menunduk ala nona bangsawan tapi ia tak melakukannya sebab ia sudah ingat bahwa dirinya sekarang sudah menjadi permaisuri.


“Berdirilah.”


“Maaf jika hamba lancang, namun.. apakah permaisuri sedang mencari tuan Puteri?” tanya pelayan itu agak ragu.


“Benar! Saya sedang mencari Puteri elvareta, dimana dia saat ini?” tanya balik Pamella.


“Maaf permaisuri, namun tuan Puteri sudah pergi beberapa saat yang lalu.”


Mendengar jawaban pelayan itu Pamella menghela nafasnya susah. Pasti gadis berlian itu akan sangat sulit untuk dihubungi.


Eh?.


Ketika Pamella mengingat sesuatu hal wajah murungnya menjadi ceria kembali.


‘Bukankah masih ada blues?’ batin Pamella, ia besok siang akan menuju kediaman Thomson untuk menaruh surat dan menyuruh blues untuk mengubah alamat susul-menyusul surat.


Pamella mengangkat kepalanya hanya untuk menatap matahari yang hampir tutup usia.

__ADS_1


“Baiklah, terima kasih atas jawaban bibi. Saya pergi dahulu, bibi kerja yang semangat ya!” pelayan tadi menunduk dan tersenyum mendengar ucapan Pamella.


Ketika Pamella sudah menghilang dari pandangannya ia mengembalikan posisinya dan berbatin, ‘Yang mulia tak salah memilih permaisuri.’


Di sisi lain..


“Pria kecil, siapa dirimu?.”


“Saya mendengar kabar bahwa ayah saya ada disini.”


Pamella menoleh ketika mendengar keributan, ren yang kini mengawalnya setelah ia kembali dari kamar elvareta pun ikut melihatnya.


“K—kesejahteraan menyertai permaisuri negeri alpensha” dua pengawal yang tadinya bertanya pada pria kecil pun menunduk ketakutan.


Mereka tak menyadari bahwa permaisuri berada di sekitarnya!.


“Kenapa kamu kemari? Apakah ada sesuatu?” tanya Pamella dengan tersenyum.


“Hamba mencari ayah permaisuri” jawab pria kecil itu sedikit menunduk, sepertinya Pamella tanpa sengaja menakuti pria ini.


“Jangan takut, aku bukan orang jahat kok. Mau ikut aku sebentar?” ren yang dibelakang Pamella pun paham bahwa Pamella merasa bertanggungjawab.


Sebab ia sekarang sudah menjadi permaisuri, pria kecil ini adalah warganya.


“Permaisuri mau membantu menemukan ayah hamba?” mendengar nada berharap dari pria kecil di depannya, Pamella mengernyit heran.


‘Kenapa ekspresinya terasa familiar? Tidak mungkin kan? Di sekitarku tidak ada orang yang sudah menikah. Kalaupun dia anak elvareta.. memangnya elvareta sudah melahirkan? Lagipula kalau memang dia anak elvareta pasti George tak akan memaksa elvareta pulang hari ini’ batin Pamella menatap pria ini terus-menerus.


“Baiklah, adik manis. Siapa namamu?” tanya Pamella dengan senyum ramahnya.

__ADS_1


“N—nama hamba Jackson permaisuri” jawab pria itu, ah ya Jackson. Namun.. kesopanan semacam ini agak mustahil jika di miliki oleh keturunan rakyat jelata, sebab kesopanan ini seperti bangsawan kelas atas.


Seolah-olah pria ini keturunan bangsawan.


Tanpa banyak omong Pamella langsung menggendong Jackson tanpa memperdulikan pandangan orang lain padanya.


“Eh permaisuri, biar hamba saja yang menggendong dia” ren ingin mengambil alih Jackson.


“Apa sih? Menjauh lima langkah dariku dan Jackson! Lagipula dia tidak berat lantas kenapa aku tidak boleh menggendongnya?” seru Pamella menatap tajam ren.


Saat Pamella pergi ren berpandangan dengan pengawal yang mencegat Jackson tadi, seketika mereka tersenyum.. “Kita beruntung memiliki permaisuri seperti lady thomson.”


Ren pun mengangguk mengiyakan, baru sehari penobatan Pamella ia sudah merebut hati para penghuni istana. Ya walau para bangsawan masih agak tak menerima fakta bahwa kaisar sudah memiliki pendamping.


Bahkan beberapa dari mereka sudah berani mengajukan anak mereka sebagai selir padahal kaisar jelas-jelas hanya memandang dan menyayangi Pamella, selain itu kaisar dan Pamella masih pengantin baru.


_________________________________


Wuhuhu, Jackson anaknya siapa ya?.


Eee, sudahlah author agak malas up akhir-akhir ini. Alhasil author up lambat sekali, but yeah mungkin ni novel akan up setiap hari setelah ini.


Sebab.. sekarang, novel on going author hanya ni novel 🦋.


Oke-oke, secepat mungkin author akan menyelesaikan novel ini agar tak terlalu bentrok dengan the next novel on going.


Baik, terima kasih atas dukungannya.


-Nadira

__ADS_1


__ADS_2