
FLASHBACK 4 (Kapan Pamella dipanggil ke pengadilan di chapter berjudul ‘terkena masalah.’)
...Terkadang suatu ucapan penting...
...Untuk kelangsungan hidup mu...
...-pamella...
...***...
Ingatkah kalian tentang kasus yang sempat membuat Pamella menjadi tersangka?.
Jika Pamella saat itu masih bermain sebelum dipanggil, maka beginilah suasana di pengadilan.
***
Perdana menteri, menteri-menteri khusus lainnya dan para pejabat hanya bisa menghela nafas ketika melihat kursi singgasana kaisar yang kosong.
Disana hanya terdapat ren yang berdiri tepat di samping kanan singgasana kaisar.
Jika kalian bertanya kemana kaisar pergi maka tidak ada yang bisa menjawabnya, di antara kesibukan mendengarkan keluhan bangsawan dan rakyat, kaisar malah berjalan ke luar meninggalkan tugas ini.
Perdana menteri sendiri tahu bahwa kaisar jengah mendengar permintaan bangsawan yang 90%nya meminta kaisar untuk segera memilih permaisuri.
Padahal, kabar tentang Pamella, kaisar dan jepit legendaris itu sudah tersebar. Ah mungkin mereka terlalu terobsesi pada kekuasaan hingga tak memperdulikan semuanya.
Padahal kaisar yang akan menikah tapi mereka yang repot.
Perdana menteri lagi-lagi menggelengkan kepalanya ketika mengerti perasaan kaisar, ia dulu juga di desak menikah oleh para bangsawan.
Statusnya yang tinggi tentu membuat semua orang tergiur.
“Baik, laporan selanjutnya,” perintah perdana menteri ketika Duke Thomson sudah mencatat keluhannya untuk dijadikan laporan pada kaisar sekaligus! Kaisar juga harus menentukan jalan keluarnya. Tentunya para pejabat tak berani mengambil keputusan jika tanpa persetujuan kaisar sendiri.
Para menteri bertugas untuk menanyai dan Duke Thomson yang mencatat. Tentunya, karena posisi Duke yang satu ini benar-benar tinggi dan hanya dia yang dipercaya untuk hal seperti ini, sebab hal serupa pernah terjadi juga.
__ADS_1
Dan tentunya perdana menteri lah yang memimpin.
“Keluhannya datang dari tuan dan nona cerra, tentang lady—,” suara salah satu pejabat yang membacakan keluhan terdengar terpotong di akhir jalan.
“Kenapa anda memotong ucapannya tuan? Lanjutkan,” ujar perdana menteri yang diangguki oleh semua orang pertanda bahwa mereka semua setuju dengan ucapan perdana menteri.
“Ekhem, baik saya ulangi lagi. Keluhan datang dari tuan dan nona cerra, keluhan ini tentang lady Thomson,” balas pejabat itu melanjutkan.
Seketika suasana hening bak keadaan yang sedang mengheningkan cipta menyapa pengadilan tersebut, perdana menteri menatap Duke Thomson yang ikut-ikutan melongo.
Perdana menteri sendiri tak percaya dengan ini, ia kembali mengingat beberapa pertemuannya dengan pamella, setahunya Putri bungsu kesayangan di keluarga Thomson itu memiliki etika yang baik, etikanya itu juga jelas pantas untuk dinobatkan sebagai permaisuri.
Meskipun perdana menteri hanya pernah sekali dua kali bertemu dengannya namun ia sudah terbiasa menyeleksi sifat orang dengan sekali lihat. Inilah kebiasaan yang sudah hilang di peradaban manusia.
“Biarkan mereka masuk perdana menteri, saya jadi penasaran. Atas dasar apa mereka menuduh putri kesayangan saya,” seru Duke Thomson menatap perdana menteri yang mengangguk mengiyakan ucapannya. Perdana menteri mengetahui pola pikir sang duke, oleh karenanya ia tak perlu terlalu khawatir.
“Baik, biarkan mereka masuk!”
KRIET
Pintu pengadilan terbuka menampilkan tuan dan nona cerra yang melangkah masuk.
“Maafkan saya, namun dimana yang mulia? Keluhan tentang lady Thomson kali ini harus disaksikan yang mulia sendiri. Bagaimanapun lady Thomson kan calon permaisuri yang mulia bukan perdana menteri?” balas tuan cerra memandang ren dan perdana menteri secara bergantian.
“Katakan dulu pada kami, apa keluhan kalian tentang lady Thomson sampai-sampai anda datang kemari?” tanya perdana menteri dengan sigap.
Meskipun tuan dan nona cerra meminta untuk dipanggilkan kaisar namun perdana menteri jelas tak berani melakukan hal seperti itu jika alasannya tidak jelas.
Bagaimanapun, yang dituduh ini sudah terdeteksi menjadi gadis pilihan kaisar meskipun perdana menteri sendiri tak mengetahui alasan mengapa Pamella dipilih tetapi perdana menteri percaya bahwa Pamella itu orang yang telah dipilih kaisar untuk menjadi seorang permaisuri.
Meskipun begitu, gosip para rakyat jelas lebih terpercaya daripada gosip bangsawan. Dan, hal ini juga yang membuat perdana menteri lebih percaya pada rakyat jelata daripada bangsawan.
“Lady Thomson telah meracuni putri saya perdana menteri! Saya tahu bahwa status saya tak ada apa-apanya dengan tuan Duke namun jika lady Thomson akan segera menjadi permaisuri maka harusnya sikapnya dijaga kan? Jadi tolong panggilkan yang mulia dan lady thomson.”
DEG
__ADS_1
Mata Yudha membelalak, bahkan matanya Hampir keluar dari tempatnya. Adiknya bukan pribadi yang seperti itu! Yudha tau bahwa Pamella dulu terobsesi pada kaisar hingga mau melakukan apapun dengan mengatasnamakan marganya.
Namun, Pamella jelas akan berfikir sebelum bertindak. Pamella ingin memberi kesan baik pada kaisar jadi ia jelas tak akan membuat masalah yang membuat namanya tercemar di hadapan kaisar.
Dan lagi, yang dibicarakan ini kemarin. Itu artinya, baru-baru ini terjadi. Sifat dan sikap Pamella sudah berubah beberapa hari sebelum itu! Ah ya, Pamella pun jelas tak akan segila ini.
‘Ah, tunggu kemarin? Bukankah kemarin Pamella pergi dengan yang mulia?’ batin Yudha dengan beribu kekhawatiran dan kebingungannya.
“Anda yakin akan tuduhan anda tuan?” tanya salah satu pejabat lainnya.
“Saya yakin viscount!”
Ayah Pamella menoleh ke arah dimana pejabat yang bertanya tentang pertanyaan itu berada, viscount. Yah, dia itu ayahnya Bianca.
Akan tetapi, sahabat anaknya itu hilang beberapa tahun ini. Informasi tersebut jelas disembunyikan Duke agar Pamella tak mengetahui ini.
Plus, secara ajaibnya Bianca bahkan mendatangi dan masih saling surat-menyurat dengan Pamella saat dirinya dalam keadaan hilang tanpa jejak.
Sayangnya, ketika viscount dan viscountess mencari keberadaan Bianca, semuanya hilang bersih tanpa jejak.
Duke pun melarang mereka memberitahu sang putri agar Pamella tak khawatir.
“Baik, saya akan memanggil yang mulia dan lady Thomson, anda bisa menunggu disini bersama dengan putri anda.”
Putus perdana menteri bangkit dari duduknya, masalah seperti ini tentu tak bisa di sepelekan.
Hanya saja, jika semuanya berakhir dengan tuduhan yang terbukti benar pada Pamella maka itu akan sangat berdampak bagi kekaisaran dan para bangsawan. Mengapa? Sebab Duke Thomson itu orang yang menjadi wajah negeri ini.
_________________________________
Nah, ini dia backstory disaat chapter ‘terkena masalah’ dimana Pamella dipanggil oleh perdana menteri ke pengadilan.
Sebenarnya, perdana menteri sudah menerima isyarat dari Duke agar Pamella dipanggil.
Author minta maaf karena sering tak up yaa.
__ADS_1
Baik, see u readers terlup.
-Nadira