
Xiao Lan hanya tersenyum miring bagi siapa pun yang melihatnya pasti akan bergidik ngeri,
"Tidak apa-apa paman, bukankah jika melanggar titah kaisar kita akan dihukum?"
•••
Xiao Lan hanya menghabiskan hari-harinya di makas Gold Tiger, ia memantau seluruh kegiatan Gold Tiger secara langsung,
"Apa kau sudah menyelesaikannya?" tanya Xiao Lan kepada seseorang,
"Tentu saja reine, saya sudah menyelesaikannya anda bisa melihatnya di sini" ucap seseorang yang ternyata adalah Ho, dia menyerahkan amplop kepada Xiao Lan,
"Hasil kerjamu memang tidak perlu diragukan lagi, Ho. Tidak salah aku memilihmu menjadi ketua combat (bagian beladiri)" ucap Xiao Lan, Ho hanya menundukan kepalanya hormat,
"Tapi" Xiao Lan menggantung kalimatnya,
"Aku ingin kau mengundurkan diri dari jabatanmu" ucapnya datar, Ho membelalakkan matanya ia akhirnya bertanya,
"Kenapa reine? Apakah anda akan memindahkan saya ke kelompok lain? Apakah medica (bagian obat/tabib)?"
__ADS_1
"Tidak" hanya jawaban singkat yang diberikan Xiao Lan,
"Apa kau tidak mengingat waktu itu saat menyelidiki kasus menteri pajak di kekaisaran Wang kau hampir kecolongan untung saja aku cepat membantumu" ucapnya dingin, Ho menyadari kesalahannya ia terlalu ceroboh saat itu,
"Segera cari penggantimu kau pasti memiliki bawahan yang lebih teliti daripada kau kan?" tanya Xiao Lan menaikkan salah satu alisnya,
"Besok kita adakan pesta pengangkatan" ucap Xiao Lan kembali datar,
"Baiklah, reine saya akan mencarinya" Ho kemudian pamit keluar,
Xiao Lan meregangkan otot-ototnya, selama di markas Gold Tiger ia hanya berkutat pada surat-surat yang diterimanya, mungkin kultivasi akan sedikit membantunya. Ia melangkahkan kakinya keluar dari ruangan disana ia melihat dua orang sedang berjaga. Ia meminta dua orang itu untuk menghalangi siapa saja yang ingin masuk ke dalam ruangannya walaupun dalam keadaan genting sekalipun.
Setelah memastikan semua beres ia kembali ke dalam ruangannya. Ia lalu masuk ke ruang dimensinya. Ia melihat Kuma sedang makan dan Ran yang sedang tidur. Ia lalu berjalan menuju batu berwarna ruby yang sehari-harinya menjadi tempatnya berkultivasi. Setelah ledakan kultivasi waktu itu ia merasa sulit untuk meningkatkan energinya sekarang ia masih berada di 5 tingkat 8 sudah berulang kali ia berkultivasi namun ia masih berada di tingkatan yang sama. Ia memulai kultivasi seperti biasanya ia menyerap berbagai energi yang ada di sekitarnya bedanya kali ini ia menyerap sangat banyak energi sampai dadanya terasa sakit tapi ia tidak peduli.
Lama kelamaan cahaya tadi menghilang dan kembali terdengar ledakan yang cukup kuat, mereka berdua bergegas menghampiri Xiao Lan yang diujung bibirnya terlihat mengeluarkan sedikit darah,
"Apa yang kau lakukan, Lord" tanya Ran,
"Kau kembali menyakiti dirimu sendiri bodoh" umpat Kuma kesal,
__ADS_1
Sedangkan Xiao Lan hanya tersenyum menanggapi mereka. Ran bisa melihat munculnya lagi tanda bulan sabit di tengah-tengah dahi Xiao Lan,
"Kenapa selalu ada tanda bulan sabit di tengah dahimu saat kau melakukan lompatan kultivasi?" tanya Ran kepada Xiao Lan,
"Memang sebelumnya ada tanda bulan sabit di keningku?" tanya Xiao Lan bingung pasalnya ia tidak pernah melihat wajahnya setelah kultivasi,
Ran dan Kuma kembali melihat ada yang bercahaya dari lengan Xiao Lan dengan sigap Xiao Lan membuka kain yang menutup lengannya bisa mereka lihat bercak hitam berbentuk bintang itu yang bersinar,
"Itu tanda apa Lan?" tanya Kuma penasaran,
"Kata bibi Fu ini tanda lahir" dalam sekejap mata tanda berbentuk bintang itu lama kelamaan mulai pudar seiring hilangnya berkas-berkas cahaya,
Ran menatap kembali tuannya itu,
"Itu bukan tanda lahir, itu adalah segel" ucap Ran mengagetkan Xiao Lan dan Kuma.
•••
JANGAN LUPA VOTE KOMEN RATE DAN LIKE
__ADS_1
maaf ya baru sempet up tadi siang udah sempet nulis separo tapi othor ketiduran terus app nya keluar sendiri yodah othor nulis ulang deh maaf ya semuanya yang nunggu. aku juga makasih banget sama kalian yang udah dukung cerita ini terutama komenan kalian itu jadi moodboster banget buat aku maaf ya aku gabisa balesin satu-satu biasanya cuma aku like terimakasih juga yang udah vote karya ini pokoknya buat kalian semua author ingin mengucapkan terimakasih dan maaf ya kalau cerita ini masih banyak kesalahan, salam sayang
chiccacaaa