Putri Buta

Putri Buta
Eps 20


__ADS_3

"Terimakasih yang mulia kaisar" Xue Mei membungkukan badan tanda sopan santun kepada orang yang lebih tinggi derajatnya.


Padahal Xue Mei sangat malas melakukan itu semua.


"Karena nyayian nona Zang sangat menakjubkan saya akan mengabulkan permintaan anda, silakan nona Zang apa keinginanmu" tawar kaisar Qin.


"Tidak perlu yang mulia seharusnya saya yang memberikan hadiah kepada anda bukan anda memberikan saya hadiah" tukas Xue Mei.


"Tidak papa silahkan anda mintalah sesuatu pada saya" ucapnya lagi.


" aku minta apa sama kaisar ya, tp aku tidak butuh apapun di paviliunku semua sudah tersedia segalanya yang aku ingin" Kata Xue Mei dalam hati bingung.


"Apakah bisa lain kali saja yang mulia saya menagih hadiahnya?" Tanya Xue Mei. untuk sekarang Xue Mei tidak. menginginkan sesuatu tapi jika suatu hari nanti dirinya menginginkannya pasti akan menagihnya.


"mm.. baiklah" Kaisar Qin menyetujuinya.


"Baiklah Say.."


slepp_


sebelum Xue Mei menyelesaikan omongannya tiba-tiba ada beberapa anak panah meluncur kearah kaisar dan tepat saat itu Xue Mei sedang menghadap kaisar Qin otomatis anak panah itu juga mengarah kepadanya


"Mei'er awas" Zang Jingqin dan jenderal Zang berteriak meminta Xue Mei menghindar.


mereka berdiri untuk menyelamatkan adiknya dan anaknya.


ting.. ting.... ting


Suara anak panah beradu dengan pedang pura mahkota Feng Xian.


Zang Jingqin kalah cepat oleh putra mahkota Feng Xian,


putra mahkota Feng Xian sudah merasakan sejak awal ada ada sekitar dua puluh orang yang sedang mengintai aula perjamuan ini.


Putra mahkota Feng Xian memeluk pinggang ramping Xue Mei dan membawanya kedalam dekapannya.


Putra mahkota Feng Xian menangkis serangan belati tersebut menggunakan pedangnya.


Segera putra mahkota Feng Xian melemparkan belati kesudut yang gelap.

__ADS_1


Arggg


brrukk


Suara rintihan kesakitan dan suara tubuh peyusup yang menyerang Xue Mei terjatuh dan tumbang.


Kaisar dan keluarganya segera diamankan oleh para Jenderal kerajaan Qin.


Para tamu pun menjerit melihat itu segera mereka berdiri dan mengamankan diri mereka dari seranga yang mungkin akan menyusul.


Jenderal Zang dan Zang Jingqin pun mengamankan keluarganya, dia juga menghawatirkan Xue Mei tapi dia melihat Xue Mei sudah dilindungi oleh Putra Mahkota Feng Xian,Dia mempercayakan Xue Mei pada putra mahkota Feng Xian karena dia sudah mengenal putra mahkota Feng Xian dari kecil.


"Pengawal amankan para tamu dan tangkap penyusup itu" teriak kaisar Qin pada para pengawalnya.


"kau tidak papa permaisuriku" tanya putra mahkota Feng Xian kepada Xue Mei dengan berbisik.


"Cih! dasar orang gila, dalam situasi genting seperti ini masih bisa membual" Xue Mei mengerut kesal pada orang yang menyelamatkannya ini.


"Aku tidak papa, lepaskan aku banyak orang yang melihat kita" Pintanya.


dia risih diperhatikan banyak orang dalam situasi seperti ini.


Xue Mei mendeliki kesal.


"Bisa-bisanya kau masih bisa menggodaku dalam situasi seteggang ini,lepaskan" Xue Mei memberontak dalam dekapan putar mahkota Feng Xian untuk melepaskannya.


Putaran mahkota Feng Xian hanya terkekeh pelan melihat wanitanya memberontak.


"lucunya, aku harus segera meminta ayahanda dan ibunda untuk segera melamarnya untukku" kata hati putar mahkota Feng Xian. dia sangat tidak tahan melihat ekspresi Xue Mei yang sedang kesal menurutnya itu menggemaskan.


"Baiklah baiklah jangan marah kau sangat menggemaskan saat marah" Ucap putar mahkota Feng Xian dengan senyumannya yang merekah.


Segera putar mahkota Feng Xian melepaskan pelukannya meski tak rela.


putra mahkota Feng Xian tidak mempedulikan sekitar yang sedang riuh oleh suara teriakan nona muda yang ketakutan.


Zang Jingqin pun menghampiri mereka berdua. "Adik kau tidak papa?" tanya Zang jingqin raut wajahnya terlihat khawatir.


"Aku baik-baik saja kakak ada putra mahkota Feng Xian yang menyelamatkanku"

__ADS_1


"Terimakasih putra mahkota Feng Xian telah menyelamatkan adik saya" Zang Jingqin membungkukan badannya untuk tanda terimakasih.


"Tidak masalah lagi pula adikmu sangat cantik jadi aku menolongnya" ucap pura mahkota Feng Xian denagn tatapannya terus melihat Xue Mei yang berada di sisi Zang Jingqin.


"Gila!!!" teriak Xue Mei dalam hati. wajahnya semakin cemberut.


"Adik berterimakasihlah kepada pura Mahkota Feng Xian" perintah Zang Jingqin.


Xue Mei enggan berterimakasih kepada putra mahkota Feng Xian.


Tapi demi kakaknya dia pun berterimakasih.


"Terimakasih putra mahkota Feng Xian telah menyelamatkan saya" Xue Mei menjabat tangan pura mahkota tanda berterimakasih meski di zaman ini tidak baik laki-laki dan perempuan yang tidak sayang mengenal bersentuhan.


"Tidak perlu berterimakasih permaisuriku" Bisik. putra mahkota Feng Xian di telinga Xue Mei.


Cih


desis Xue Mei. "Ayo kak kita ketempat ayah" Xue Mei menarik kakaknya yang sejak tadi memperhatikan mereka berdua.


"Baiklah... Kalau begitu kami permisi putra mahkota Feng Xian" Zang Jingqin panit unsur diri.


"Silakan" ujar putra mahkota Feng Xian.


Putra mahkota Feng Xian melihat Xue Mei dan Zang Jingqin semakin menjauh dirinya pun tersenyum penuh makna.


Bersambung____


Jangan lupa Like and Vote🤗🤗



Selir Xiao Ping



Selir Mu Fan


__ADS_1


Zang Ziyi


__ADS_2