Putri Buta

Putri Buta
Eps 22


__ADS_3

Putra mahkota Feng Xian telah sampai di Kerajaan barat setelah menempuh waktu kurang lebih satu hari satu malam dengan menggunakan ilmu peringatan tubuh.


Mungkin jika orang biasa akan menempuh waktu tiga hari di jalan. Karena kerajaan Qin dan Kerajaan Feng lumayan jauh.


"Selamat datang putra mahkota Feng" Sambut para prajurit yang menjaga gerbang kerajaan Feng.


Putra mahkota Feng Xian hanya menganggukan kepalanya tanda menerima salam dari mereka.


"Dimana kaisar dan permaisuri?" tanyanya


"Hamba menjawab yang mulia.


yang mulia kaisar dan permaisuri sedang berkumpul dengan para selir, pangeran dan putri yang mulia di ruang keluarga" Jawab


prajurit itu.


"hmm.. Baiklah, Ayo Guan"


"Baik yang mulia"


Kemudian mereka berdua berjalan beriringan menuju ketempat keluarga kerajaan berkumpul.


Kerajaan Feng terkenal dengan keluarganya yang harmoni tidak ada pertikaian atau pun persaingan perebutan takhta. Para Selir pun hidup rukun tidak ada persaingan untuk merebut hati kaisar Feng Yi San. Mereka hidup dengan damai dan tentram.


Setelah putra mahkota Feng Xian sampai di pintu masuk yang dijaga oleh dua orang penjaga.Mereka segera mengumumkan kedatangannya.


"Putra Mahkota Feng Xian Memasuki Ruangan"


Pintu terbuka orang-orang yang berada di dalam menatap kearah putra mahkota Feng Xian dengan binar bahagia.


Putra mahkota Feng Xian mendekati mereka semua dan memberi salam.


"Salam ayahanda kaisar, ibunda permaisuri dan ibunda selir" ucapnya dengan membungkukan sedikit tubuhnya.


"Selamat datang kembali putraku" Kaisar Feng Yi San menyambut anak kesayangannya dengan penuh kasih, kaisar pun memeluk putra mahkota Feng Xian.

__ADS_1


"Selamat datang kembali anakku" Ujar permaisuri Rong Lin.


"Selamat datang kembali putra mahkota Feng Xian" ucap para selir, putri dan Pangeran serempak.


Putra mahkota Feng Xian sedikit melunakkan ekspresi wajahnya tidak seperti diluar sana yang memperlihatkan muka datar, dingin dan tatapan mata penuh kekejaman.


Setelah kaisar Feng Yi San melepaskan pelukannya mereka kembali duduk di tempat mereka masing-masing.


"Bagai mana acara pesta ulang tahun kaisar Qin Luo?" Tanya Kaisar Feng Yi San kepada. putranya.


"Sangat membosankan, tapi aku punya kabar baik untuk kalian semua" kata putra mahkota Feng Xian. Dengan raut wajah serius.


"Apa sayang kau punya kabar baik apa?" Permaisuri Rong Lin penasaran dengan berita yang akan di sampaikan oleh anak sulungnya itu.


"Iya kakak kau punya kabar baik apa untuk kami" Tanya pangeran ke 4,pangeran Feng Gong.


Guan hanya memutar bola mata malas dia tahu kabar apa yang akan di sampaikan teman sekaligus majikannya ini.


"Aku jatuh cinta" Ujar putra mahkota Feng Xian dengan serius.


"Apa kakak sudah jatuh cinta, dengan siapa?"


Putri kedua, putri Feng Xiao membuyarkan keterkejutan orang-orang.


"Katakanlah putraku kau telah jatuh hati pada putri atau nona bangsawan mana?" permaisuri Rong Lin bertanya dengan lembut kepada putra mahkota Feng Xian.


"Benar kakak siapa?" para pangeran bertanya dengan kompak.


Sedangkan Kaisar Feng Yi San hanya mengangguk setuju dengan pertanyaan mereka.


"Aku jatuh cinta dengan putri pertama jenderal besar Zang Yuan, Zang Xue Mei" Putra mahkota Feng Xian mengatakan dengan jujur.


"Apa!" Semua orang kaget karena mereka mendengar kabar bahwa putri jenderal Zang buta.


Guan yang duduk di samping putra mahkota Feng Xian hanya menghembuskan nafas malas.

__ADS_1


Dia sudah memprediksi jika kejadian ini akan terjadi dan ternyata bener.


Guan sudah dianggap anak sendiri oleh Kaisar Feng Yi San dan permaisuri Rong Lin.


"Apakah kau tidak salah orang Xian'er" Tanya Kaisar Feng Yi San.


"Tapi aku dengar kalau nona Zang buta" Ujar pangeran kedua, pangeran Feng Liyan.Memberitahu kabar yang beredar.


Semua orang mengangguk setuju dengan perkataan Pangeran Feng liyan.


"Tidak dia sangat cantik dan dia tidak buta, tanyakan saja pada Guan" Karena Putra mahkota Feng Xian malas berbicara banyak dia menyuruh Guan yang menjelaskan.


Guan mendelik sebal. "Kenapa harus aku yang menjelaskan menguras tenaga saja"


ucap Guan dalam hati.


Segera semua orang menatap Guan dengan serius.


"Jadi cepat ceritakan pada kami semua" ucap selir pertama, selir Zu Qin. Dia juga penasaran seperti apa Zang Xue Mei itu karena dia belum pernah melihat wajah Xue Mei.


"emmm.. " Guan bingung harus menjelaskan dati mana.


"Jadi saat kami akan menuju penginapan, kami mendengar seseorang sedang bernyanyi dengan sangat merdu. Karena Xian sangat penasaran kamipun mendekati sumber suara tersebut, dan bal.. bla.. bla"


Guan menceritakan semua kejadian pertemuan antar putra mahkota Feng Xian dan Zang Xue Mei.


Semua orang sangat gembira karena akhirnya putra mahkota Feng Xian yang sangat mereka sayangi sudah jatuh cinta.


"Jadi kapan kau akan melamarnya?" keluarlah pertanyaan itu dari mulut Kaisar Feng Yi San.


"Aku sudah melamarnya kepada jenderal Zang Yuan langsung tapi Zang Xue Mei belum mengetahui kalau aku melamarnya"


semua orang hanya ber oh ria


bersambung_____🌿🌿🌿

__ADS_1


__ADS_2