Putri Buta

Putri Buta
Eps 54


__ADS_3

Kerajaan Feng


Disalah satu kamar paviliun yang sangat megah dan mewah terdapat pria yang sangat tampan dan mempesona siapa lagi jika bukan putra mahkota Feng Xian yang ketampanannya tida tara.



Putra mahkota Feng Xian selama ini tidak bisa pergi ke kerajaan Qin karena saat dirinya sampai di kerajaan Feng dirinya langsung di suguhkan bertumpuk-tumpuk kertas yang semuanya berisikan masalah-masalah yang ada di kerajaan Feng. membuat putra mahkota Feng Xian kesal pada ayahnya sendiri.


putra mahkota Feng Xian tidak bisa menolak perintah ayahnya karena memang ini semua adalah kewajibannya sebagai calon


kaisar masa depan kerajaan Feng dirinya harus konsisten.


Mungkin wajahnya begitu serius membaca setiap kata yang tertulus di dalam kertas itu, tapi tidak dengan pikiran dan hatinya terus memikirkan satu sosok yang begitu dirindukannya selama satu minggu ini yaitu Xue Mei.


Ya putra mahkota Feng Xian telah meninggalkan Xue Mei kurang lebih selama satu minggu, membuat putra mahkota Feng Xian rindu berat pada Xue Mei.


Putra mahkota Feng Xian selalu melamun dan memikirkan wajah Xue Mei disetiap waktu, membuat Guan jengah melihat tingkah manjikan sekaligus temannya yang terlalu berlebihan.


"Huffff..." Putra mahkota Feng Xian menghembuskan nafasnya kasar..


Dirinya sungguh sangat sangat merindukan pujaan hatinya, dirinya terus membayangkan bagaimana jika saingannya


mengambil Xue Mei darinya disaat dirinya tak ada, memikirkan itu semua membuat putra mahkota Feng Xian hampir


saja setres.


Kemudian putra mahkota Feng Xian melirik kearah Guan yang sedang

__ADS_1


duduk santai menikmati teh hijau yang di sajikan disana,


kegiataan yang dilakukan oleh Guan membuat putra mahkota Feng Xian emosi.


"Kurang ajar berani sekali bocah tengil itu bersantai**" maki putra mahkota Feng Xian dalam hati.


kemudian dengan penuh emosi putra mahkota Feng Xian melemparkan gulung kertas yang ada di atas mejanya.


Brukkk


Cangkir yang ada di genggaman Guan pun terjatuh karena sangking kagetnya dengan refleksi Guan menjatuhkan cangkir yang isinya telah kosong.


Dengan wajah yang masih terlihat kaget Guan menoleh kearah putra mahkota Feng Xian yang sedang duduk di kursi kerjanya dan kemudian menatap Guan dengan tajam.


"Apa apa Xian" dengan wajah bingung pun bertanya.


"Ada apa kau bilang, aku disini sedang pusing mengerjakan semua pekerjaan ini kau disana enak-enak bersantai dasar kurang ajar" Ucap putra mahkota Feng Xian menggebu, kemudian sekali lagi putra mahkota Feng Xian melemparkan gulungan kertas kearah Guan dan lagi-lagi kertas itu mengenai kepala Guan.


wajah polosnya..


"Tentu saja cepat kau kemari dan bantu aku agar cepat selesai, aku sudah sangat merindukan permaisuri ku"


Bentak putra mahkota Feng Xian kepada Guan.


kadang tingkah Guan yang sedikit bodoh membuat putra mahkota Feng Xian gemas dan ingin memasukan Guan kedalam lubang semut tapi mungkin lubang semut tak akan muat untuk ukuran tubuh Guan.


"Sudah takdirku selalu menjadi pelampiasan kemarahannya, kenapa yang mulai kaisar mengerjainya sampai seperti ini membuatku yang terkena imbasnya" gumam Guan dalam hati, ya Guan tahu

__ADS_1


bahwa majikannya ini sedang dikerjai oleh ayahnya sendiri agar membuat putra mahkota Feng Xian kesal. Karena waktu itu Guan *** sengaja menguping pembicaraan


kaisar dan para Anggota keluarga kerajaan yang lainnya.


semenjak putra mahkota Feng Xian jauh dari Xue Mei membuat putra mahkota Feng Xian selalu marah-marah dan melampiasankan kekesalannya kepada Guan.


"Baik yang mulia " Dengan muka yang lesu Guan pun menghampiri putra mahkota Feng Xian yang sedang menatapnya dengan tajam.


Kemudian keduanya mengerjakan tugas milik putra mahkota Feng Xian bersama agar cepat selesai.


•••••••••


Sidi lain kerajaan Han.


Di ruangan yang sangat luas dan terdapat singasana yang di duduki oleh seorang Kaisar muda yang tak lain adalah Han jing Yun.


Saat ini Kaisar Han jing Yun sedang mendengarkan mata-mata nya yang ditugaskan untuk mencari informasi tentang Xue Mei.


mata-mata itu sedang menjelaskan secara detail dan rinci siapa itu gadis yang ditemui kaisarnya di hutan kayangan.


"Pergilah" titah Kaisar Han jing Yun biasa mata-mata yang telah menyelesaikan tugasnya.


"Baik yang mulia, kalau begitu saya pamit undur diri" Setelah berpamitan dan memberi hormat pada kaisar Han jing Yun mata-mata itu pun segera pegi.


Sekarang hanya tinggal dirinya saja di ruang rapat ini, tak lama kemudian terukir senyum penuh arti terbit di wajahnya.


"Zang Xue Mei" Gumamnya dengan pelan kemudian terukir senyum tipis di bibirnya.

__ADS_1


**BERSAMBUNG.....


*Jangan lupa like dan vote nya agar author semangat up nya. ☺☺***


__ADS_2