Putri Buta

Putri Buta
Eps 64


__ADS_3

Satu bulan kemudian


Xue Mei sudah merasa betah dan nyaman tinggal diduain ini, dirinya merasa sangat bahagia karena banyak yang menyayanginya, meski mereka tidak tahu kalau Xue Mei yang asli telah tiada.


Xue Mei begitu menyayangi keluarga ini, jika mereka diberitahu kebenarannya dirinya takut mereka akan kecewa dan bersedih kemudian dirinya akan di usir dari Mansion Zang.


jadi Xue Mei lebih baik menjaga rahasianya untuk dirinya sendiri tanpa berniat untuk memberi tahu siapapun.


Selama satu bulan ini Xue Mei


mengasah ilmu berpedang nya bersama sangat kakak Zang Jingqin atau sekali-kali dirinya berlatih bersama putra mahkota Feng Xian.


Xue Mei merasa dirinya harus lebih kuat lagi, dia tidak mau merepotkan orang lain untuk menjaganya.


Seperti Chen yang menghalangi serangannya dua bulan lalu membuat prai itu tiada meski bukan karena racun yang ada di panah itu melainkan penyakit bawaannya.


Xue Mei sudah mengikhlaskan kepergian pangeran Qin Chen dan sudah membuka diri dengan keberadaan putra mahkota Feng Xian .Xue Mei mulai terbiasa


bersama dengan putra mahkota Feng Xian dan dirinya pun sudah mulai menyukai pria tampan tapi menyebalkan itu,


meski dirinya belum menjawab atas lamaran yang putra mahkota Feng Xian berikan padanya dulu.


Jenderal besar Zang Yuan, jenderal muda Zang Jingqin dan putra mahkota Qin Li diutus oleh kaisar Qin Luo untuk memberantas para pemberontak yang berada di


desa perbatasan antara kerajaan Qin dan Kerajaan Feng. Desa itu bernama desa Anhui desa yang makmur karena menjadi tempat strategi dimana disana menjadi tempat perdagangan barang-barang langka.


Tapi tiba-tiba di desa Anhui terjadi pemberontakan membuat kaisar sedikit curiga, dengan terjadinya pemberontakan itu mungkin ada udang dibalik batu.


Kepergian jenderal Zang dan Zang Jingqin ke medan perang, membuat, Xue Mei khawatir dirinya merasakan pirasat buruk akan terjadi pada ayah dan kakanya, tapi cepat-cepat Xue Mei tepis.


"Kenapa perasaanku tidak enak, sejak kepergi ayah dan kakak ke desa Anhui. Kenapa desa yang di kabarkan makmur itu bisa ada pemberontakan,itu aneh sekali " Xue Mei terus membatin, dirinya juga merasakan kejanggalan yang terjadi atas pemberontakan itu.

__ADS_1


Zang Yuki yang berada di kamar kakanya merasa pusing melihat wajah Xue Mei yang tampak cemas dan khwatir.


"Kakak kenapa? apa putra mahkota Feng Xian mengganggu mu lagi" tanya Zang Yuki penasaran, sebab dirinya pernah tak sengaja mengintip kakanya sedang dicium oleh putra mahkota Feng Xian, membuat dirinya berpikir kalau kakaknya itu diganggu.


Xue Mei pun menghentikan langkahnya dan menengok kearah adik dari Xue Mei yang sudah dirinya anggap adiknya sendiri.


"hufff.... tidak dia tidak menganggu kakak lagi. Tapi kaka hanya mengkhawatirkan ayah dan kakak pertama"


"Kakak tenang saja ayah dan kakak sangat kuat, mereka pasti tidak akan dikalahkan siapapun" ujar Zang Yuki. " Kakak jangan takut, meski kita hanya tinggal berdua disini tapi aku akan menjaga kakak dengan baik" Dengan tersenyum cerah Zang Yuki berujar, dirinya ingin membuat sang kakak kembsli ceria.


Zang Yuki hanya tinggal berdua di mansioan Zang, Meski banyak pelayanan dan penjaga yang menjaga dan membersihkan mansioan ini tapi keluarga nya hanya tinggal Xue Mei yang berada di sini.


Xue Mei pun terseyum melihat kepolosan Zang Yuki. kemudian dia berkata dengan tangan kanannya yang mengelus rambut panjang Zang Yuki dengan sayang.


"Lebih baik kita berdoa semoga ayah dan kakak pertama baik-baik saja" ajak Xue Mei.


"baik" Kemudian Zang Yuki menengadahkan tangannya. " oh Tuhan semoga ayah dan kakak baik-baik saja dan tidak terluka di medan perang" ucapnya dengan khusu.


"Kakak Yuki lapar" Tiba-tiba Zang Yuki merengek. Meskipun usia Zang Yuki sudah menginjak usia 16 tahun tapi dia masih bersikap seperti anak kecil. Mungkin karena terlalu di manja.


Xue Mei pun membuka matanya dan menoleh kearah jendela yang terbuka, terlihat matahari yang sudah tinggi dan panas sudah sangat menyengat membuat dirinya kepanasan.


"Wah ternyata sudah waktunya makan siang, perutmu saja sudah berbunyi dengan sangat nyaring" Xue Mei terkekeh saat mendengar suara perut Zang Yuki yang berbunyi.


"Wei bawakan makan siang ke kamarku" titahnya pada Wei yang berada di luar.


"Baik nona" terdengar suara Wei di balik pintu.


"Yang sabar ya, Wei sedang mengambil terlebih dahulu makanannya" Xue Mei berbicara dengan lembut penuh kasih sayang. Xue Mei terus mengusap rambut Zang Yuki kerena sekarang dia sedang berbaring di pangkuan Xue Mei, memang sangat manja.


Zang Yuki hanya mengangguk menanggapi perkataan Xue Mei.

__ADS_1


Tak lama kemudian Wei datang dengan membawa nampan berisikan banyak sekali aneka makanan diatasnya.


"Nona silahkan, makan siang anda dan tuan muda sudah siap" ujar Xue Mei sebelah menyiapkan makanan di meja.


"Baiklah, Yuki ayo bangun katanya kau lapar"


Zang Yuki yang sedang menikmati belaian dikepalanya dari Xue Mei langsung beranjak dan duduk dikursi diikuti dengan Xue Mei.


"Wei ikutlah makan bersama kami" Ajak Xue Mei kepada Wei yang sedang berdiri didekatnya.


"Maaf nona, saya makan di belakang saja bersama pelayan yang lain" Wei menolak dengan halus, dirinya merasa tidak sopan jika ikut makan satu menja dengan sang majikan.


"Ini perintah, jadi kemarilah duduk disampingku" Xue Mei kembali berkata dengan sedikit membentak.


"ta tapi__" Sebelum Wei menyelesaikan ucapannya, langsung dipotong oleh Zang Yuki.


"Duduklah patuhi perkataan kakakku,cepatlah Wei aku sudah sangat lapar" Zang Yuki ikut memerintah, dirinya sudah sangat kelaparan.


"Dengar apa kata Yuki, jadi ayo duduk!"


kemudian dengan pasrah Wei pun ikut duduk dan mengambil makanan dengan canggung.


Meskipun merasa canggung Wei mengulas senyum dirinya merasa bahagia karena memiliki majikan yang begitu baik hati.


Kemudian ketiganya makan siang dengan dibumbui dengan canda tawa, meskipun meja makan tak lengkap tanpa kehadiran jenderal Zang dan Zang Jingqin.


***Bersambung *****


Nungguin yaa...


Maaf jika banyak typo bertebaran, akunya lagi sibuk belajar buat PAS besok.....

__ADS_1


Jangan lupa like&vote nya jangan lupa***


__ADS_2