
Hari ini Xue Mei akan pergi ke kerajaan Li untuk menemui kakek dan neneknya.Bersama jenderal Zang Yuan, Zang Jingqin dan Zang Yuki.
Zang Yuki merengek kepada jenderal Zang agar di ijinkan ikut kerajaan Li.
flashback...
Kerajaan Li
Seorang peria paruh baya dan wanita paruh baya dan sedang menikmati hari mereka. meskipun mereka sudah lansia tapi tidak di pungkiri kalau mereka masih sangat tampan dan cantik.
Ya mereka adalah Kaisar dah permaisuri kerajaan Li.
Kaisar Li Juang sedang bersantai dengan istri tercintanya di taman belakang paviliun Naga, paviliun khusus kaisar.
"Hormat hamba yang mulia kaisar dan yang maulia permaisuri" Tiba-tiba datang seorang pengawal mengganggu keduannya.
"Ada apa?" Tanya kaisar Li Juang dengan nada sedikit kesal karena waktu bersantai nya dengan sang istri tercintanya di ganggu.
"Hamba membawa kabar gembira dari Kerajaan Qin" ucapnya menggantung.
"Kabar apa?" Sekarang giliran permaisuri Xue Jia yang bertanya, Permaisuri mulai penasaran dengan kabar yang di bawa Pengawal tersebut.
Kaisar hanya diam saja dia juga sedikit penasaran, biarkan istrinya saja yang bertanya. pikir kaisar Li Juang.
"Menjawab yang mulia, beberapa hari yang lalu beredar berita bahwa nona pertama mansion Zang, nona Zang Xue Mei telah sembuh dari sakitnya dia sekarang telah bisa melihat lagi"
"Apa" ucap kaisar dan permaisuri serentak.kemudian mereka berdiri dari duduk santainya.
"Apa aku tidak salah dengar hah. cucuku telah sembuh" Kaisar Li Juang bertanya dia takut salah dengar informasi..
"Benar yang mulia dan kabar ini telah menyebar ke seluruh kerajaan. Ada juga kabar bahwa nona Zang Xue Mei sangat teramat Cantik baka dewi khayangan"
"Apa benar itu, lihatlah yang mulia menantu kesayanganmu seperti melupakan kita dia tidak memberi tahu kabar ini kepada kita" Permaisuri Xue Jia menggerutu.
"Benar-benar menantu tak berbakti, awas saja dia kalau datang kesini" Ujar kaisar Li Juang. dia kesal dengan menantunya itu.
"Kau bisa pergi"
Segera pengawal itu segera pergi setelah memberi hormat kepada kaisar Li Juang dan permaisuri Xue Jia.
"Yang mulia mari kita pergi ke kerajaan Qin untuk menemui cucu kita" Ajak permaisuri Xue Jia.
"Biarkan Yuan membawa Xue Mei kesini, Dia sudah lama tidak berkunjung kesini. Aku sangatt merindukan cucu-cucuku"
__ADS_1
"Baiklah aku mengikuti apapun keputusan anda"
Meskipun keduanya telah menua tapi mereka tetap harmoni.
"Bagai mana kalau kita memerintahkan Rong untuk ke kerajaan Qin untuk menyuruh Yuan membawa Xue Mei ke sini" saran permaisuri Xue Jia.
Kaisar Li Juang pun menganggukkan kepalanya setuju dengan saran istrinya.
kaisar segera memanggil penjaga bayangan yang selalu mengikutinya kemanapun kaisar Li Juang pergi. Kecuali jika sang kaisar sedang berdua dengan istrinya otomatis dia pun akan pergi menjauh takut mengganggu.
"Rong"
"Ya yang mulia hamba siap menerima perintah" Penjaga bayangan yang dipanggil Rong, secepat kilat segera menghadap kepada kaisar Li Juang siap melaksanakan tugas apapun yang diperintahkan.
"Pergilah ke kerajaan Qin suruh Zang Yuan membawa cucukku kemari" titah kaisar Li Juang.
"Laksanakan" segera Rong, tak lupa sebelum pergi dia akan membungkuk memberi salam.
••••••••••••••
Mansion Zang.
Rong sampai di Mansion Zang pada siang hari setelah menempuh perjalanan setengah hari dengan menggunakan ilmu peringatan tubuh. Jarak kerajaan Li dan kerajaan Qin itu lumayan dekat. mungkin jika menaiki kuda atau kereta kuda akan menempuh waktu satu hal hari di perjalanan.
Tanpa perlu melaui gerbang utama mansion Zang. Tong langsung masuk keruang kerja jenderal Zang tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
Rong tahu jika jenderal Zang ada di ruang kerja. Rong dan jenderal Zang adalah sahabat jadi Rong tak akan segan-segan lagi jika berhadapan dengan Jenderal Zang.
Dengan sekali tendang pintu ruang kerja jenderal Zang terbuka lebar.
karena pintu ruang kerja jenderal Zang tidak di jaga, itu perintah jenderal Zang kepada para pengawalnya untuk meninggalkan ruang kerjanya ketika dirinya berada di sana.
Brekkk....
Sontak saja jenderal Zang yang sedang meminum tehnya kembali dia muntahkan saking terkejutnya.
"Uhuk,, uhukkk"
"siapa?" Tanya jenderal Zang.
"Hey kawan lama tak jumpa apa kau masih mengingatku" Sapa Rong tanpa salam hormat apapun.
Jenderal Zang yang mendengar suara familiar itu segera menoleh kearah pintu yang terbuka lebar menampilkan sosok jangkung.
__ADS_1
"Rong" Jenderal Zang langsung mengenali kawannya itu.
"Hehe ternyata kau masih Mebgingtku, apa kabar"
"Aku baik, ada apa kau datang kemari pasti ada sesuatu dengan mertuaku"
"Yah dia marah padamu karena kau tak memberi tahu kepada mereka tentang kesembuhan putri pertamamu" ucap Rong kemudian dia mendudukan dirinya di hadapan jenderal Zang yang sedang duduk di meja kerjanya..
Seketika mata jenderal Zang membesar.
"Astaga aku benar-benar lupa, saking bahagia atas kesembuhan putriku aku sampai melupakan mereka berdua"
"Hati-hati mertuamu itu sadis nanti kau bisa kehilangan nyawamu" ucap Rong memperingati temanya.
Mereka berdua adalah orang yang tak berakhlaq, dari dulu mereka selalu membicarakan kaisar Li Juang di belakangnya yang tidak tidak meskipun tak ada niat jahat sama sekali.
Kenapa mereka berani? Ya itu karena kaisar Li Juang terlalu memanjakan mereka. Meskipun Rong hanya pejaga bayangan tapi dia adalah anak angkat kaisar Li Juang dan permaisuri Xue Jia.
Nama panjang Rong adalah Li Rong dia memakai marga keluarga kerajaan tapi dia tidak mau menjadi pangeran. tidak pantas itu yang dia ucapkan kepada kaisar Li Juang saat dia akan di angkat menjadi pangeran.Rong memilih menjadi pengawal bayangan dari pada jadi pangeran.
Meski pun Rong hanya menjadi pengawal bayangan tapi dia juga sangat di hormati di sana.
Umur Rong dan jenderal Zang terpaut cukup jauh. Rong berusia 30 tahun sedangakan jendela Zang 40 tahun. Tapi mereka sangat akrab sepeti kakak beradik.
" Hey kau jangan menakut-nakutiku" bentak jenderal Zang. Sbenarnya jenderal Zang sangat takut dengan mertuanya itu karena dulu saat dia ingin mempersunting istrinya dia mengalami berbagai cobaan yang diberikan oleh mertuanya itu, Tapi dia berhasil melewatinya dengan sungguh-sungguh.
"Sudahlah kau segera bawa Zang Xue Mei ke kerajaan Li ayah dan ibunda ingin bertemu dengan cucunya"
Rong akan memanggil kaisar Li Juang dan permaisuri seperti itu jika di dekat orang-orang terdekatnya saja.
"Hemm baiklah" ucap jenderal Zang menyetujuinya.
Mana mungkin dia menolak permintaan mertuanya itu dia takut akan di santet online
Wkwk bercanda.
Kembali ke cerita
flashback end....
Bersambung•_•
Jangan Lupa Like dan vote........
__ADS_1