
...|"Selamat Datang Kembali Yang Mulia!"|...
10 Iblis dengan jubah hitam bercorak tengkorak khas seperti milik Zovarein, nampak langsung berlutut dihadapannya, ketika pintu gerbang raksasa Kastilnya terbuka secara perlahan.
10 Iblis itu sendiri adalah para penjaga kastil, atau lebih tepatnya Leluhur Iblis Agung yang kedudukannya berada dibawah Zovarein itu sendiri. Dari semua bawahan Zovarein hanya mereka bersepuluh yang mendapat 100% kepercayaan dari Zovarein.
"Berdiri!"
"Baik!" Balas mereka bersamaan.
Tanpa menunggu lagi Zovarein langsung berjalan masuk kedalam kastil diikuti oleh keluarganya dari belakang, sementara para Leluhur menutup pintu gerbang raksasa.
(Ruangan Kerja Zovarein di Kastil Dellzogade)
"Artheir, bawakan Bola Semesta padaku!"
"Dengan segera!"
Whush!!.. Ia langaung berteleportasi ke gudang Kastil setelah diperintahkan oleh Zovarein, hanya butuh beberapa detik sebelum akhirnya ia kembali dengan bola keristal hitam dengan beberapa cahaya didalamnya, dengan segera ia langsung menaruh bola itu dihadapan Zovarein.
""
*Wuungg!!
*Blasshh!!!
Bunyi berdengung nyaring langsung terdengar dari bola kristal saat Zovarein mengucap perintah sihir.
Kristal yang awalnya memiliki warna hitam pekat dengan beberapa cahaya tampak di dalamnya kini mulai berubah dengan sangat cepat hingga akhirnya menampilkan sebuah Galaksi keemasan yang sangat besar.
Jika dibandingkan dengan galaksi yang ada disekitarnya, mungkin dia akan mendapatkan gelar galaksi terbesar yang pernah terlihat.
Dan di ujung galaksi itu, terlihat setitik cahaya yang terus menerobos dengan kecepatan luar biasa, melewati semua halangan seperti planet, asteroid, dan meteor.
Namun beberapa proyektil seperti bebatuan angkasa yang melayang tanpa arah, langsung dihancurkan olehnya tanpa melewatinya seperti yang lain.
"Jadi itu yang sedang menuju 4 Dunia yah... memang benar dalam 3 tahun dia akan segera tiba jika kecepatannya tetap seperti itu" Gumam Zovarein memperhatikan setitik cahaya yang terlihat di bola kristal itu.
"Yang Mulia, apakah ada yang salah?"
"Tidak... aku hanya sedang memperhatikan bencana bergerak yang akan segera tiba dalam 3 tahun mendatang" Balasnya tanpa menoleh.
"Selain itu, apakah kalian sudah mencari tahu identitasnya?" Lanjut Zovarein sambil mengalihkan pandangannya ke Artheir disebelahnya.
"Kalau soal identitas penyerang itu, mungkin anda yang lebih mengetahuinya dari pada kami. Pada akhirnya Yang Mulia menugaskan kami untuk menyelidikinya, hanya untuk memastikannya bukan?" Jawab Artheir dengan cepat.
Zovarein hanya terdiam saat mendengar jawaban Artheir sebelum mengalihkan pandangannya sekali lagi pada bola kristal.
"Hmm.... jadi memang dia ya, punya keluarga yang kuat itu merepotkan juga haha... Gleoir!"
"Saya disini Yang Mulia!" Ucap Seorang Wanita yang terlihat muda muncul dari kegelapan dan segera berlutut dihadapan Zovarein.
"Panggil semua Raja Iblis dari beberapa Galaksi terdekat, katakan pada mereka bahwa aku sedang tidak ingin mendengar penolakan! Dan jika benar ada yang berani menolak, langsung bunuh ditempat tidak perlu basa-basi!"
"Baik!"
__ADS_1
*Whush!!!
Ia langsung berubah menjadi seberkas cahaya setelah mendapat perintah dari Zovarein.
"Noir!,Taizan!"
*Whushh!!!
*Whushh!!!
"Menunggu perintah anda!" Ucap mereka bersamaan setelah datang dari kegelapan secara tiba-tiba.
"Bantu para Muridku dan Shin di perbatasan 4 Dunia, jika mereka bertanya identitas kalian, cukup katakan bahwa kalian adalah Bawahanku!"
"Baik!"
Merekapun kembali menjadi seberkas cahaya setelah mendapat perintah.
Begitu menyelesaikan ucapannya, Zovarein kembali memperhatikan gerak-gerik dari cahaya kecil yang terus menerobos sampai ke beberapa galaksi lain, dari Bola Semesta dihadapannya.
...----------------...
...STRONGEST DEVIL KING...
...----------------...
Kastil Delzogade, sebuah Istana yang sangat besar dan telah ada sejak Zaman Mitos, dimana didalam kastil ini tersegel setengah kekuatan milik Zovarein.
Delzogade secara langsung dibangun oleh Zovarein sendiri dengan menggunakan sihir penciptaan dan hal itu mengorbankan setengah dari energi sihir miliknya, tentu bukan menghabiskan setengah persediaan energinya, melainkan setengah wadah energi sihir itu sendiri beserta persediaannya.
Ia melakukan hal itu dikarenakan kekuatannya yang sudah kelewat batas, ia tidak dapat merasakan yang namanya perkembangan secara perlahan seperti saat ia masih kecil hingga membuat ia bosan.
————————
(Galaksi Tentogran)
Setelah mendapat perintah dari Zovarein, Gleoir langsung pergi menuju Galaksi terdekat dari 4Dunia yaitu Galaksi Tentogran, dirinya tiba disebuah planet yang paling besar di Galaksi itu, ukuran planet itu sendiri adalah 6 kali lebih besar dari Planet Jupiter di Galaksi Bimasakti.
Planet ini terlihat seperti 4 Dunia dimana ada empat benua terpisah dan di huni oleh ras yang berbeda, perbedaannya 4 Dunia itu sendiri bukanlah planet dan ukurannya 5 kali lebih besar dari planet ini.
Tap!...
Gleoir saat ini berada di Benua Utara, benua ini dari atas terihat sangat suram, pohon kering dan gurun pasir memenuhi benua ini sampai 67% nya. Walaupun tanpa adanya sinar Bintang seperti Matahari layaknya sistem tata Surya kebanyakan, Energi Sihir Murni yang menyatu dengan alam dapat mengubah cuaca dan suhu ditempat itu sesuai dengan lingkungannya, yaitu panas.
Dibagian tengah benua ini terlihat sebuah kerajaan besar dengan warna hitam sebagai dominan warna Istananya. Dari sana bisa ditebak bahwa benua ini adalah Benua Iblis seperti Wilayah Iblis di 4Dunia.
"Bagaimana perkembangannya komandan Lee?" Tanya seorang berjubah hitam, dengan sepasang tanduk besar dikepalanya. Saat ini ia sedang duduk di singgasana kebanggaan nya.
"Itu berjalan dengan baik Yang Mulia! Meskipun ada hambatan, itu hanya beberapa serangga yang sedang mengantarkan nyawa mereka saja!" Balas Lee seorang pria paruh baya yang sedang berlutut pada seorang berjubah hitam itu.
"Hahaha... Bagus-bagus, dengan ini kita dapat menguasai 4 benua sekali la..."
*Bruukk!!!
*Baammm!!!!
__ADS_1
Sebelum ia menyelesaikan kalimatnya, sebuah ledakan terjadi tepat dilangit-langit aula itu sampai membuat sebuah celah besar.
Langit cerah diluar tampak sangat jelas terlihat bagi siapapun yang ada di aula itu.
"Ehm!... Maaf telah menerobos dengan cara yang tidak sopan, Saya Gleoir bawahan langsung dari Yang Mulia Raja Iblis Tirani Zovarein Thorias datang membawa pesan dan perintah beliau dengan damai!"
...°•°...
...\•°•/...
...°•°...
"Uhuukk!! Uhuukk!!... Sialan!!, damai apa yang kau bicarakan dengan menghancurkan Istanaku!!" Bentak Seorang berjubah hitam itu sambil menatap tajam kearah debu asap yang masih samar-samar di tengah Aula.
"Eh... itu bukan salahku, para penjaga istanamu tidak mengizinkan aku masuk jadi aku menerobos! cukup sederhana bukan? setidaknya aku tidak memusnahkan kalian" balas Gleoir dengan raut wajah polos seperti tidak memiliki dosa apapun.
"CK.. banyak alasan, 'Kegelapan abadi, berkumpul ah disekitar ku dan teruslah..." Saat Seorang berjubah hitam itu merapal mantra, seringaian lebar yang sangat mengerikan timbul diwajah Gleoir sembelum raut wajahnya berubah menjadi raut wajah polos kembali.
"Ah.. kau tidak boleh melawan, " Ucapnya dengan singkat.
*Deg!!
*Deg!!
"Grroooahhkk!!! Uhuukk!! Uhuukk!! a-apa yang ka-kau lakukan sialan!!!" Bentak seorang berjubah hitam itu sambil menatap tajam pada Gleoir, dirinya seolah tidak terima sihir yang ia rapal dibatalkan sebelum aktif sampai dirinya memuntahkan seteguk darah.
"Huh... sudah kubilang aku datang kemari hanya untuk membawakan pesan Tuanku, kenapa kau begitu emosional hanya dengan kehancurkan atap istana jelekmu ini?"
Perkataan itu sekali lagi membuat Sorang berjubah hitam itu terbawa emosi hingga kerutan tampak jelas di dahinya, ia sangat ingin membunuh penyusup dihadapannya, namun ia sama sekali tidak dapat melakukannya, karena sihirnya tidak dapat keluar.
Kondisi tubuhnya juga tidak bisa dibilang baik, karena energi sihirnya dikacaukan oleh sesuatu yang sama sekali tidak dikenali oleh dirinya.
"Baiklah, langsung saja ke intinya. Tuanku Raja Iblis Tirani Zovarein Thorias dari 4Dunia memerintahkan, agar kau Raja Iblis Hellias datang ke Kastilnya untuk menghadiri sebuah rapat yang akan diadakan oleh beliau! dan Tuanku sama sekali tidak menerima penolakan!" Ucapnya dengan Tegas.
"CK.. Zovarein Thorias katamu?! Beliau sudah mati ratusan tahun lalu! Jangan Mengada-ada!" Bentak seorang berjubah hitam itu yang nyatanya adalah Raja Iblis Hellias.
"Beliau telah bereinkarnasi, aku tidak perlu menjelaskannya dan kau hanya perlu mendatangi 4Dunia untuk menemui beliau!" Ucap Gleoir dengan raut wajah datarnya.
"Cih.. kau pikir aku percaya? paling itu hanya seorang Iblis gadungan yang mencoba untuk memonopoli wilayah iblis disana! aku tidak akan terbodohi sama sekali!" Balasnya dengan wajah serius.
"Ya-yang mulia, to-tolong men-mengungsi saya akan menahannya selagi Anda mundur!" Ucap Lee sambil menodongkan pedangnya pada Gleoir.
"Diam!" Bentaknya.
"Lalu keputusan mu?" Tanya Gleoir sekali lagi dengan nada Malas.
"Cih.. sudah jelas bukan? Aku Menolak!"
*Slaasshhh!!
*Bugg!!
*Bugg!!
Kepala Hellias dan Lee langsung terpisah dari tubuhnya saat Helias mengajukan penolakan atas perintah Zovarein. Samar-samar IntiMuasal nya terlihat dan ingin meninggalkan tubuh lamanya, namun hal itu langsung dicegah oleh Gleoir dengan membelah dua IntiMuasal itu, hingga akhirnya lenyap di kekosongan.
__ADS_1
"Penolakan pertama dari Iblis dungu, kau pikir aku hanya akan membunuh tubuhmu? bagi kami perintah membunuh musuh dari beliau adalah perintah untuk hancurkan target sampai ke akar-akarnya!" Ucapnya dengan wajah kesal.
Tugas yang diharapkan dirinya berlangsung dengan persetujuan seluruh Raja Iblis, agar ia mendapat pujian dari Tuannya, kini harus ternodai oleh satu penolakan dari seorang Iblis tidak berguna dihadapannya.