RAJA IBLIS

RAJA IBLIS
Zovarein Thorias VS Velzana Thorias II


__ADS_3

*Trang!!


*Ting!!!


*Tsskkk!!


"Jadi.. apa alasanmu melakukan hal konyol ini?"


Zovarein bertanya sambil menangkis setiap ayunan pedang Velzana, walaupun dia sudah sedikit memahami tentang alasan kakaknya melakukan hal ini, namun tetap saja ia ingin memastikannya.


*Blashh!!


"Tentu saja karena aku bosan!! kebanyakan saudara dan saudari kita yang menyerangmu juga memiliki alasan yang sama bukan!? "


*Blaarr!!!


Velzana mengayunkan tangannya dengan pelan dan mengeluarkan kobaran api hitam yang ganas dari tangannya, yang langsung mengejar Zovarein.


Seperti Sebelumnya, serangan itu dipadamkan dengan Air suci ber-tekanan tinggi, namun tidak seperti beberapa waktu lalu, api hitam itu semakin sulit untuk dipadamkan.


"Apa mungkin kau berkultivasi? Untuk anak rumahan sepertimu aku sulit untuk mempercayainya!"


Zovarein kembali melesat cepat dengan elemen listrik sambil menyalurkan elemen kegelapan pada pedang-nya.


*Slashh!!!


Zovarein menebas kedepan dan menghasilkan gelombang hitam yang melesat cepat kearah Kakaknya yang sedang memulihkan diri.


Saat melihat gelombang hitam yang menciptakan distorsi disekitarnya melesat kearahnya, dengan sekuat tenaga, Velzana mengganti sumber penghasil Api Hitam dari tangannya ke telapak kakinya.


Dengan ekstrim ia menyalurkan setengah energi sihirnya pada kakinya dan langsung melesat keatas menggunakan tenaga pendorong dari api hitam.


*Wuunngg!!


Dengungan nyaring terdengar jelas saat gelombang itu hampir mengenai kaki Velzana, ia melihat tebasan itu terus berlanjut dan menuju lima planet sejajar dengan jarak jutaan kilometer.


*Whaam!!!


Planet pertama yang terkena tebasan itu lenyap seperti tidak pernah ada disana sebelumnya, tebasan itu terus berlanjut dan semakin kuat sampai melenyapkan 5 Planet berturut-turut, hingga akhirnya ia lenyap secara perlahan ketika sudah tidak ada lagi yang dapat ia tebas.


"Nyaris.. entah seperti apa bentuk sisa dari tubuhku jika terkena kegelapan itu..."


*DUARR!!


*DUARR!!


*DUARR!!


*DUARR!!


*DUARR!!


Namun saat ia menghela nafas lega, tempat dimana sebelumnya terdapat planet menghasilkan ledakan supernova dan menciptakan sebuah bintang biru yang berukuran seperempat dari ukuran Matahari.


Untung-nya mereka sudah berjarak sangat jauh dari 4Dunia ketika ledakan itu terjadi. Tekanan panas luar biasa mulai menggerogoti pedang merah darah Velzana saat panas dari bintang itu mulai menyebar.


Tanpa membuang kesempatan, ia terus menggunakan tenaga pendorong dari api hitamnya dan terbang dengan kecepatan tinggi menuju Zovarein.


Kedua pedang merah darah yang selalu setia berada ditangannya mulai mengeluarkan Api Merah yang dapat melelehkan baja dalam satu tarikan nafas.


"Jurus kedua | Api Phoenix | Tebasan Pemusnah !"


*Swushh!!


*Trang!! Blarr!!

__ADS_1


*Tsskk!!!


Pedang Hitam-Putih milik Zovarein saling berbenturan dengan kedua pedang merah darah milik Velzana.


"Sihir itu, harus aku gunakan sekarang!"


*Sring!! Ctas!!!


Rantai Putih yang dialiri elemen suci keluar dari sisi Putih pedang Zovarein dan langsung mengikat Velzana.


!!!


Velzana tidak terkejut saat lilitan rantai itu mulai melemahkan energi kegelapannya, dirinya adalah iblis sudah jelas energi kegelapan adalah penyokong hidupnya, terkena elemen suci sama saja dengan menguras kehidupannya.


Yang membuat ia tercengang adalah, Zovarein yang dimana adalah Keturunan Iblis Kuno dan dapat dikatakan Ras Iblis murni, mampu menggunakan elemen suci tanpa terkena dampak apapun.


"Tidak akan kubiarkan!!" Velzana berteriak lantang.


*Slashh!!!


Belum selesai Zovarein merapal sihirnya, semua rantai yang melilit Velzana, ditebas dengan mudah oleh kedua pedang merah darah milik-nya.


Ia langsung melesat ke arah Zovarein dan melepaskan tebasan api kearahnya.


Melihat Kobaran Api Hitam berbentuk runcing mengarah padanya, Zovarein secara refleks menggunakan pelindung yang terbuat dari Air Suci.


*Blarr!! Ssshhh...


Api itu sempat membakar pelindung, namun dalam beberapa detik, Api itu lenyap bersama air suci yang menguap.


Tebasan Api Hitam Velzana masih terus berlanjut kebelakang Zovarein sampai membelah dua Planet sejajar yang terbilang sangat besar jika dibandingkan dengan Saturnus di Galaksi Bimasakti.


*Dum!!


*DUARR!!


!!


Zovarein cukup kaget saat melihat hal itu, ia mulai menerka-nerka hal yang dapat meningkatkan kekuatan api kakaknya sampai sebesar itu.


Matanya mulai menatap tajam pada sebuah kordinat, dimana pada tempat itu terdapat bintang biru yang sangat panas.


""


*Zuung!!!


Bola hitam kecil keluar dari jari telunjuk Zovarein dan melesat dengan kecepatan cahaya menuju bintang biru itu.


*Slump...


*Whaam!!!


Bintang biru itu lenyap dan digantikan oleh Lubang hitam berukuran dua kali lebih besar dari bintang yang dilahapnya, namun setelah beberapa menit ia langsung memudar dan menyebar-menyatu dengan angkasa.


Api Merah yang membakar pedang merah darah Velzana mulai kehilangan kekuatannya hingga mencapai setengah dari yang sebelumnya.


Setelah melakukan hal itu, Zovarein kembali menggenggam erat pedangnya dan melesat dengan kecepatan tinggi menuju kakaknya.


Namun kejadian selanjutnya membuat dirinya sangat terheran-heran, Velzana yang sebelumnya terus menyerang dirinya secara brutal kini terbang menjauh darinya dengan kecepatan cahaya menuju barat.


!!!


"Sialan!! dia mengincar 4Dunia!!"


""

__ADS_1


*Whushh!!


Ia tiba tepat dimana Velzana sebelumnya tiba dan terus menyerang kubah hitam miliknya.


Dari jarak 16 Juta kilometer dihadapannya, ia dapat melihat jelas Cahaya yang diselimuti Aura kemerahan melesat dengan cepat menuju 4Dunia.


Hanya butuh beberapa tarikan nafas sebelum cahaya itu berhenti tepat dihadapan Zovarein dalam jarak 26 Meter.


"Cih.. Bukankah kekuatanmu itu terlalu curang? kau bisa berteleportasi kemanapun sesukamu!" Keluh Velzana sambil berdecih.


"Apanya yang curang? Sihir ini jelas ciptaanku sendiri dan kau tidak berhak mengomentarinya!" Balasnya sambil menatap tidak suka pada Velzana.


"Terserah lah! "


*Swushh!!


*Swushh!!


20 Orang memiliki rupa yang sama dengan Velzana muncul berjejer disebelah tubuh aslinya. Meskipun fisiknya sama, namun kekuatan klon itu hanya mewarisi 5% dari kekuatan aslinya.


!!!


Zovarein tercengang saat melihat klon itu tidak menyerang dirinya melainkan terus melesat kearah belakangnya dan menuju 4 Dunia.


"Sialan!! tidak akan kubiarkan!!..."


"Kau mau kemana?!"


*Trang!!!


"Minggir!!" Bentak Zovarein.


"Mengapa aku harus menurutimu? lebih baik kita bermain disini saja, untuk urusan rumahmu itukan... dapat kau berikan pada Bawahanmu! Hahaha!!"


"Kubilang Minggir ya Minggir Kepara*t!! "


*Blushh!!


*Srang!!!


Meskipun dilahap elemen suci, Velzana tetap berdiri tegak diposisinya sambil menahan tebasan Zovarein, ia seperti tidak membiarkan Zovarein pergi menyelamatkan bangsanya.


*Duar!!!


*Duarr!!!


*Bamm!!


Klon Velzana terus menyerang Delzogade, begitu pula sebaliknya dengan Meriam Sihir yang terdapat pada setiap menara.


Ledakan-ledakan yang sangat besar terlihat di sekitar Delzogade, pada satu titik kecil terlihat beberapa klon Velzana menyiapkan Fire Gate untuk masuk kedalamnya, alasannya karena semua bagian dari wilayah iblis terdapat didalam Kastil itu.


Melihat satu-persatu klon kakaknya mulai memasuki Fire Gate membuat Konsentrasi Zovarein sedikit terpecah, ia sangat khawatir dengan keluarganya yang berada didalam Kastil itu.


"Tidak perlu khawatir, beberapa jam lagi mereka semua pasti akan menjadi abu dan kau tidak akan pernah melihatnya Hahaha!!"


*Trang!!


*Trang!!


*Tsskkk!!


"CK... kau tidak pernah berubah ya VELZANA!!!"


"Hahaha!! terus seperti itu! aku sangat ingin melihat kemarahanmu ZOVAREIN!!"

__ADS_1


*DUARR!!


__ADS_2