RAJA IBLIS

RAJA IBLIS
Xi Zhou


__ADS_3

"Jadi.. kau mengatakan bahwa orang ini sangat berbahaya?" Tanya Zovarein pada Shin yang sedang berlutut dihadapannya.


"Benar paduka, walau saya tidak melihatnya ya secara langsung, banyak iblis tua berumur 1289-1398 Tahun yang mengetahui informasi mengenai orang itu!" Jelasnya.


"Hm.. jadi, hanya berbahaya saja dan kau tidak mencari tahu seluk-beluk kekuatannya? atau mungkin...." Zovarein melirik Shin.


"Benar, dari semua informasi hal tersebut yang paling dirahasiakan, bahkan mereka yang tau pun akan memilih kematian dari pada mengungkapkan nya!" Jelas Shin mengangkat kepalanya.


"Baiklah.. lalu bagaimana kabar kedua anakku?" Zovarein kembali menatap lembaran kertas dimejanya.


"Mereka baik-baik saja paduka, dari semua orang hanya mereka yang masih mengingat bahwa anda adalah Raja Iblis Tirani!" Jelas Shin menutup laporannya.


"Kerja bagus, kau bisa pergi!"


"Baik!" Shin pun menyatu dengan kegelapan.


Kali ini sudah berlalu tiga minggu, dan Zovarein telah berumur 2 bulan, kini tampilannya hampir mirip dengan dirinya dimasa lalu, hanya tinggi badan serta ketampanannya saja yang masih belum sama.


Sejak kejadian 1 bulan lalu, tempat tinggal orang tua Zovarein telah berpindah menjadi dikediaman Gaios, tidak perlu heran akan hal tersebut, karena mereka adalah bawahan Zovarein jadi maklum majikan tinggal dimana saja yang ia sukai.


Sedangkan kedua orang tuanya hanya setuju-setuju saja, mereka seakan telah terbiasa dengan kejutan yang diberikan Zovarein jadi tidak ada alasan untuk mengeluh, terkejut ataupun heran.


Untuk Queliane sendiri, Zovarein telah mengubah ingatan kejadian dikediaman Gaios pada otak maupun IntiMuasal Ibunya itu, dari yang sebelumnya ia direndahkan, pada ingatan yang diubah itu dirinya di sambut dengan meriah.


Hal tersebut sampai menguras 93% Energi Sihir Zovarein, sehingga dirinya melakukan pemulihan diri dalam waktu setengah hari didalam ruangannya tanpa keluar sama sekali.


"Haah.. kalau 20% kekuatanku kembali, bahkan satu juta kehidupan-pun bisa kuubah ingatannya hanya menggunakan 10% energi sihirku!" Keluh Zovarein saat sedang memulihkan kekuatannya.


...•°•...


...°•°...


Cukup lama waktu yang dihabiskan Zovarein didalam ruangan kerjanya hanya untuk membereskan puluhan tumpukan kertas.


Saat ia sudah selesai melakukannya, dirinya langsung beranjak dari ruangan itu dan pergi menuju lapangan besar yang dijadikan sebagai tempat pelatihan.


Semua prajurit yang sebelumya terlihat lesu dan pemalas, kini mulai tampak gagah dan sedikit rajin, berkat buku sihir beserta teknik dan pemahaman yang diberikan Zovarein, kini mereka semua mulai tumbuh seperti leluhur mereka dimasa lalu.

__ADS_1


"Cukup bagus, para penyihir sudah berada ditingkat 3 dan kesatria sudah berada di tingkat 4, jika mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk beristirahat, mungkin saat ini tingkatan mereka sudah lebih jauh"


Setelah melihat-lihat pelatihan, Zovarein langsung beranjak dari sana dan pergi untuk berkeliling kota, sebelumnya wilayah Utara telah habis dijelajahinya kini ia akan pergi ke wilayah Timur.


Dimasa lalu, wilayah timur adalah tempat para pedagang dan toko-toko ramuan serta tempat penempaan berada, bisa dibilang pusat perbelanjaan di Kerajaan Neraka adalah wilayah Timur itu sendiri.


Karena Zovarein berjalan santai dan tidak berniat untuk menyewa kereta kuda sama sekali, ia baru sampai diwilayah Timur dalam waktu 3 Jam.


"...Banyak sekali perubahan, paman penjual pedang legendaris tingkat 10 diujung wilayah timur dulu juga sudah tidak berada disini, tempat dimana toko ramuan langganan ku berada juga telah berubah menjadi toko makanan..."


Zovarein menghembus nafas berat, mereka semua tidak mungkin mati karena semua pedagang langganannya juga keturunan Ras Iblis Kuno.


Kesimpulan yang dapat diambil oleh Zovarein adalah, mereka pindah tempat atau mungkin pensiun dari pekerjaan mereka.


*Tap..Tap..Tap..


Zovarein berjalan menelusuri jalan setapak itu, ada banyak toko yang tidak dikenalnya dan beberapa kediaman yang terlihat asing dan aneh baginya, sebab perbatasan Wilayah Timur dan Utara adalah tempat dimana toko berjejeran dan sama sekali tidak ada kediaman disana, hanya dipertengahan wilayah timur sampai ke perbatasan wilayah timur dan selatan yang memiliki banyak kediaman bangsawan ataupun rakyat biasa.


"Sepertinya banyak pedagang yang sudah kehilangan minat berjualan, antara penurunan kekuatan setiap individu di Kerajaan Neraka atau kekurangan barang dagangan yang membuat mereka pensiun"


Zovarein terus berjalan selama setengah jam hingga ia berhenti tepat disebuah toko yang nampak familiar dimatanya, ia berjalan mendekati toko tersebut lalu masuk kedalamnya.


Suara lonceng disudut pintu berbunyi ketika pintu tersebut dibuka oleh Zovarein.


Wajah yang sebelumnya terlihat cerah karena menemukan toko yang sangat dikenalnya kini berubah masam, seharusnya ditoko tersebut ada banyak baju zirah tingkat tinggi namun sekarang? hanya ada zirah tingkat rendah itu pun beberapa diantara nya terlihat sudah berkarat.


Ditempat bagian kasir, terlihat seorang pria paruh baya yang sedang duduk di kursinya sambil menyandarkan kepalanya dimeja kasir dengan tangan sebagai tumpuan.


Zovarein menatap sendu pada keadaan pria paruh baya tersebut, bahkan toko tersebut telah berubah 90% dari saat terakhir kali ia melihatnya, lalu bagaimana dengan pria itu? pikirnya.


Zovarein mendekati pria itu dan berkata "Paman Xi, sepertinya kau tidak peduli lagi dengan kehadiranku" Ucap Zovarein dengan aura Raja Iblis sehingga membuat pria itu bangun dari posisi duduknya, dan menatap penuh ketakutan pada Zovarein


"Ya-Yang Mulia!!" Ucapnya dengan nada yang bergetar.


Keheningan terjadi selama 3 menit, karena Pria tersebut terus menatap penuh selidik dan tidak percaya pada sosok dihadapannya


Setelah merasakan Aura yang keluar dari sosok itu, pria paruh baya bernama depan 'Xi' itu langsung bersujud dihadapannya sambil mengeluarkan Air Mata.

__ADS_1


"Yang Mulia... anda telah kembali... anda telah kembali!! hamba yang rendah ini tidak pantas menerima maaf darimu karena telah mengabaikan Yang Mulia! tolong beri hukuman terberat!!" Ucap paruh baya itu dengan perasaan yang sangat bahagia sekaligus rasa menyesal yang besar.


Ada sedikit rasa bersalah pada Zovarein karena telah membuat pria itu ketakutan "Pfftt.. aku hanya bercanda paman, cepat berdiri dan usap air matamu, aku ingin membicarakan beberapa hal" Ucap Zovarein sambil membungkuk untuk membantu Xi berdiri.


"Baik!"


Dengan segera Xi mengarahkan Zovarein menuju ruang tamu yang agak sedikit besar namun tetap bersih dan terjaga, perbedaan besar antara tokonya yang terlihat seperti gubuk dan ruang tamunya seperti kediaman bangsawan.


Xi pergi sebentar menuju kediamannya untuk memanggil keluarganya dan memberitahukan kabar bahagia tersebut. Hanya butuh 4 Menit setelah Xi pergi dan kembali bersama sang Istri dan Ke-5 Anaknya.


Sama seperti reaksi Xi sebelumnya, mereka ber-6 juga melakukan hal yang sama, bahkan ke-5 anak mereka langsung memeluk Zovarein dengan Air mata yang membasahi wajah mereka.


Ke-5 anak Xi adalah Iblis berumur 3277-3499 Tahun, mereka semua terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan, sejak kecil mereka terus bermain bersama Zovarein dan kedua anaknya, karena Zovarein sering berkunjung ke toko mereka.


Ke-5 Iblis itu telah menganggap Zovarein seperti Ayah kedua mereka, saat mendengar kabar kematian Zovarein bukan Air bening yang keluar dari mata mereka melainkan darah hitam.


Selama 2 Tahun penuh mereka tidak berinteraksi dengan siapapun karena sangkin terpukulnya.


...----------------...


...STRONGEST DEVIL KING...


...----------------...


"Begitu yah, jadi kalian juga tidak mengetahui tentang orang itu..." Ucap Zovarein sedikit kecewa namun ia memakluminya.


Xi Zhou adalah seorang penempa dan pemilik dari sebuah toko yang menjual berbagai macam Zirah, ia sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk mencari informasi seperti Shin dan bawahannya yang lain.


"Yang Mulia.. saya juga tidak mengerti dengan fenomena ini, semua rakyat kita sama sekali tidak memiliki ingatan tentang anda, banyak buku yang menyangkut nama anda juga telah berubah isinya"


"Hanya kami yang menerima darah Paduka yang sama sekali tidak terpengaruh, beberapa yang lain seperti Dean Joushi dan Kalen Seziel serta seluruh bawahan anda yang menerima darah Raja Iblis juga tidak terpengaruh oleh fenomena itu" Jelas Xi panjang lebar.


"Hmm.. begitu rupanya, benar-benar informasi yang sangat berguna, terima kasih banyak paman Xi" Ucap Zovarein dengan senyum hangat


"Tidak perlu sungkan paduka, jika informasi terbatas itu dapat membantu anda, saya justru sangat bersyukur karena dapat berguna" Balas Xi dengan kepala menunduk.


Banyak hal yang mereka bicarakan setelah itu, ke-5 Anak Xi juga sangat bersemangat ketika Zovarein menerima ajakan mereka untuk bermain seperti dimasa lalu.

__ADS_1


Tidak terasa sudah setengah hari mereka bersama dan langit-pun mulai berubah gelap, Zovarein bersama Xi sekeluarga kembali kekediaman Zhou untuk makan malam bersama, Zovarein juga menginap dirumah mereka karena hari sudah malam.


__ADS_2