RAJA IBLIS

RAJA IBLIS
Hutan Kematian


__ADS_3

"Yah, daripada berbasa-basi dengan sampah seperti kalian lebih baik aku langsung ke intinya saja." Zovarein berkata dengan acuh.


!!


Tekanan itu semakin kuat, hingga membuat semua orang tergeletak tak berdaya dilantai.


Brakk!!


Setiap lantai tempat mereka tergeletak mulai retak, itu menandakan bahwa kekuatan yang dikeluarkan Zovarein sekarang itu bahkan sudah melewati 1% nya.


"Br.e.ng..sek!! I-ni menya-kit..kan!" Seorang pria di sisi kanan ruangan berucap lirih, beberapa yang lain disekitarnya bahkan sudah memuntahkan banyak darah yang bercampur dengan sesuatu berwarna hijau.


Namun mereka sama sekali tidak memperhatikan cairan hijau yang tercampur dengan darah mereka tersebut, fokus mereka tetap pada Zovarein yang sedang bersantai dikursi yang ia duduki.


Berbeda dengan Zovarein yang langsung berwajah masam saat menatap cairan hijau tersebut.


"Racun?" Ia bergumam, bagaimana pun Iblis termasuk salah satu ras yang memiliki kekebalan 50% terhadap semua jenis racun di 4Dunia dan ratusan Galaksi yang jaraknya tidak terlalu jauh dari 4Dunia.


Namun dihadapannya sekarang ia dapat melihat hampir semua orang diruangan memuntahkan Cairan hijau yang sama yang bercampur dengan darah mereka dan seakan menyatu namun belum sempurna.


"Hei Ameth, di dalam buku sejarah yang sudah diubah sama sekali tidak dituliskan apa kemampuan Vencer Arsias, apa kau tau sesuatu tentang itu?" Zovarein melirik Ameth yang berdiri disebelah kanan nya.


"Itu.. " Ameth memikirkan sesuatu.


"Ia ahli Racun Yang Mulia!" Amelia menyaut.


Zovarein sama sekali tidak terkejut, reaksinya hanya sebatas menatap Amelia selama beberapa detik sebelum mengalihkan pandangannya kembali pada sekumpulan Iblis dihadapannya.


"Jika seperti itu, maka makhluk yang satu ini tidak boleh diremehkan." Zovarein membatin.


Racun akan terdengar seperti obat pahit yang tidak menyakitkan bagi ras iblis, tergantung dari jenis racun yang dipakai maka tubuh Iblis dapat menahan Racun tingkat tinggi sekalipun selama setahun penuh sebelum menunjukkan reaksi tertentu.


Ya, itu hanya tingkatan Rendah,Menengah, dan Tinggi. Lalu bagaimana dengan Racun tingkat kecil, sedang, dan besar? memang terdengar aneh dan konyol namun racun tingkat Kecil sendiri lebih tinggi efek perusaknya dibanding dengan racun tingkat tinggi.

__ADS_1


Racun tingkat kecil dapat mempengaruhi satu atau dua orang yang berada disekitar terjangkit, sedangkan tingkat sedang dapat mempengaruhi beberapa kelompok orang yang berada disekitar terjangkit, sementara tingkat besar dapat membawa wabah racun bagi seluruh penduduk di sebuah kota kecil di 4Dunia.


Masalahnya yang terjangkit bukan hanya Seluruh penduduk di Kerajaan Neraka, melainkan seluruh Iblis diwilayah Iblis.


Yang berarti Racun ini bukan hanya sekedar tingkat besar melainkan tingkat Dunia, yang berarti Racun tersebut dapat mempengaruhi seluruh kehidupan di sebuah Dunia.


"Eksistensi semacam apa Vencer ini sehingga dapat menggunakan Racun Dunia?" Zovarein semakin pusing dengan semua kemungkinan tersebut.


"Kalau Dewa Racun kurasa itu tidak mungkin karena masih aktif sampai sekarang, tidak mungkin dia dapat menembusnya, kecuali..." Zovarein menatap tajam genangan darah yang bercampur cairan hijau diruangan itu.


"Ameth, setelah mereka semua selesai memuntahkan seluruh cairan hijau itu, segera musnahkan! jangan ada setetes pun yang tersisa diruangan ini!" Zovarein memberi perintah.


"Baik!" Ameth membungkuk.


"Sekarang mereka semua sudah hampir sepenuhnya terlepas dari pengaruh Vencer, sisanya tinggal kalian berdelapan lanjutkan dengan Aura terkuat masing-masing yang kalian miliki!" Zovarein melanjutkan.


Kemudian empat orang di sudut ruangan dan dua penjaga pintu langsung menghilang dari tempat mereka lalu muncul dihadapan Zovarein sambil berlutut.


"Siap laksanakan Yang Mulia!" Ucap mereka berdelapan serentak.


Mereka berdelapan sebagai keturunan berdarah leluhur sama-sama berlutut dibawah kaki Zovarein sambil menundukkan kepala.


Whushh!!


Zovarein lenyap dari ruangan itu dan pergi entah kemana yang sama sekali tidak diketahui oleh para Keturunan Gaios tujuannya.


"Waktunya bekerja!" En berseru dengan semangat.


"Ya!"


...----------------...


...DEVIL'S KING...

__ADS_1


...----------------...


"Kau yakin benda itu ada disana dan belum dijamah oleh siapapun?" Zovarein bertanya pada Shin yang sedang berlutut dihadapannya.


"Benar sekali Paduka, jika kita mengambilnya sekarang, bukan tidak mungkin untuk mengembalikan 6% kekuatan anda, atau mungkin sampai 7% dimana anda dapat membuka akses ke Penjara Neraka!"


"Penjara Neraka..." Zovarein bergumam kecil.


Kerajaan Neraka dinamai seperti itu bukan karena wilayahnya yang kacau melainkan karena Penjara Neraka yang sangat mengerikan, semua tahanan yang dikurung disana adalah pemberontak, penghianat, pembuat bencana, dan masih banyak jenis kriminal lainnya.


Bangunan itu memiliki 3 lantai, atau lebih tepatnya 300 lantai bawah tanah, semakin dalam seorang tahanan dikurung maka semakin menyakitkan juga siksaan yang ia terima, dan akses masuk kesana hanya dipegang oleh Zovarein dan Rurina yang dipercayakan Zovarein sebagai Ratu Kerajaan Neraka.


"Yah, itu hanya jika, siapa yang tau kalau pecahan itu hanya akan memberikanku 1% saat memilikinya? haha..." Zovarein bangkit dari kursinya.


"Antar aku kesana!"


————


"Jadi, dimana itu berada? aku tidak merasakan apapun dalam radius seratus kilometer dari sini." Zovarein melihat kesekitar.


Saat ini ia dan Shin berada diluar wilayah Kerajaan Neraka, atau lebih tepatnya diwilayah Kerajaan Lain yang cukup jauh dari Kerajaan Neraka yaitu Kerajaan Destruction yang bersebelahan dengan Hutan Kematian tempat para Dark Elf Mendirikan Hutan Suci mereka.


Dan saat ini mereka berada ditengah-tengah Hutan Kematian yang terlihat sangat indah, berbeda jauh dengan namanya yang begitu suram.


"Begitu rupanya, ternyata karena ini mereka menyebut hutan ini sebagai Hutan Suci," Shin bergumam kecil, pria ini sebenarnya baru pertama kali mengunjungi Hutan Kematian meskipun sudah berjuta-juta tahun hidup disisi Zovarein sebagai pelayannya.


"Ah, benar juga ini pertama kalinya kau datang kemari," Zovarein menatap lekat pelayannya itu.


"Benar paduka, karena sedari dulu anda tidak pernah memberikan saya misi ke tempat seperti Hutan Kematian ini, saya jadi tidak mengenalnya, saya dulu berfikir hutan ini akan terlihat sangat mengerikan seperti namanya, ternyata tidak yah.." Balas Shin dengan sopan.


"Yah, kurasa kau harus tetap menyimpan pikiran bahwa hutan ini sangat mengerikan seperti namanya." Zovarein mengaktifkan Mata Iblis Penghancurnya.


"Apa yang sedang anda bicarakan?" Shin terlihat kebingungan, 'entah bagian mana yang terlihat mengerikan dari hutan yang sangat indah ini' pikirnya.

__ADS_1


"Sebentar lagi kau akan segera tahu, alasan kenapa hutan ini dinamakan Hutan Kematian, alasan kenapa banyak orang tidak pernah keluar setelah memasuki Hutan ini, dan alasan kenapa tempat ini dipenuhi oleh Aura suci namun sangat mematikan!"


__ADS_2