RAJA IBLIS

RAJA IBLIS
Arc 1: Kehancuran U-C (Selesai)


__ADS_3

*DUARR!!!


*BLAARR!!!


*BOOMM!!!


*CTASS!!


Bencana yang dilihat oleh Zovarein pada sihirnya dulu, kini telah menjadi kenyataan, walau ada sedikit perbedaan namun kehancuran 4Dunia tetap tidak dapat dihindari.


*KBOMM!!


44% Hutan Roh telah hangus terbakar, 87% Negara-Negara Manusia juga hancur dan hanya tersisa beberapa bangunan saja, 74%Dunia Dewa telah rata dengan tanah, tidak ada puing bangunan, hanya kawah raksasa hasil dari ledakan sihir saja yang terlihat bersama Istana Dewa Kehidupan yang masih utuh.


Sedangkan untuk Wilayah Iblis sendiri, 54% Kerajaan dan Kekaisarannya telah musnah, hutan binatang iblis dan berbagai macam habitat kehidupan telah hancur lebur.


Untungnya karena sebelum serangan terjadi, Shin dan leluhur Iblis beserta Komandan Iblis Legendaris telah mempersiapkan Artefak Pelindung berlapis-lapis, sehingga hanya Kerajaan Neraka itu sendiri yang masih tersisa disana.


Kejadian ini bahkan lebih buruk daripada saat Zovarein mengamuk dan menghancurkan segalanya pada Zaman Mitos.


"Apa mereka tidak akan berhenti?"


Kaneth yang saat ini berada di Kerajaan Neraka juga tidak dapat berbuat apa-apa, dirinya ingin kembali menuju Kekaisaran Azhesia namun setelah melihat Ledakan besar dari arah Utara, dia mengurung niatnya.


...----------------...


...STRONGEST DEVIL KING...


...----------------...


"Hahaahah!! Ahahaha!! Bagus! bagus!! sudah lama sejak aku tidak bertarung habis-habisan!! aku tidak percaya kau ternyata dapat memuaskan hasrat ku Adiikk! Hyaaa!!!"


*TRANG!!


*TRANG!!


*BLARR!!


"Berisik!"


*BAMM!!


"Sudah lupakan saja wanitamu itu, ada banyak gadis lain diluar sana dan untuk sekarang cukup fokus untuk bertarung bersamaku saja!!"


""


*BLARR!!


•°•"Mulutmu itu!!"


°•°"Kenapa dengan mulutku huh? Ahahahaha! Terima Ini!!!"


*SLASSH!!!


*DUMN!!


Pertarungan itu terus berlanjut dengan gelak tawa Velzana, tidak pernah sekalipun ia berhenti menghina Nova untuk memprovokasi Zovarein.


Walaupun Zovarein terlihat tidak memperdulikannya namun ia tetap melakukannya, karena menurutnya sangat menyenangkan untuk mendapat balasan singkat dan dingin dari adiknya itu


"Kau sudah kelewatan Kepar*t!! "


*Krrrttt


Urat-urat ditubuh Velzana muncul keluar, namun tidak sampai kelihatan karena api hitam masih menyelimuti tubuhnya.


"Apa ini?!"


Velzana panik, seluruh tubuhnya tidak dapat digerakkan, ia merasa jika tergeser satu inci saja maka sesuatu yang tidak diinginkannya akan terjadi.


Namun Zovarein tentu tidak membuang kesempatan itu, dengan cepat ia melesat kearah Velzana sambil berencana untuk menebaskan pedangnya pada leher Velzana.


*TRANG!!


Namun sebelum terkena tebasan pada lehernya, Tangan kiri Velzana terlebih dahulu bergerak dan menahan serangan itu.


"Boodoh....." Ucapnya dengan singkat lalu menjauh dari kakaknya itu.


*BLASH!!


Tangan kiri Velzana berubah menjadi kabut darah dan pedang merah darahnya langsung lenyap begitu saja.


Velzana tersenyum lebar, ia meremehkan teknik yang digunakan Zovarein sebagai sampah dan berniat meregenerasi tangan kirinya lagi.

__ADS_1


!!!


"Mustahil....."


Tangan kirinya tidak tumbuh, ia berkali-kali merapalkan sihir regenerasi bahkan sampai menggunakan Artefak kelas Ilahi namun sama sekali tidak dapat memulihkan tangannya.


"Sialan... Apa yang kau lakukan pada Tanganku?!!!" Bentaknya sambil menatap penuh benci pada adiknya itu.


"Sudah melihat dan merasakan tapi masih bertanya, lalu apa gunanya otakmu itu huh? apa mungkin aku harus memulihkan kondisi otakmu itu sebelum melanjutkan pertarungan?!"


Kali ini Zovarein memprovokasi Velzana, namun ia sama sekali tidak tahu, bahwa yang baru saja ia lakukan barusan malah memicu kejadian yang sama seperti ada pada mimpinya.


"CK.. baiklah, kau yang memaksa sialan!"


Velzana kehilangan ketenangannya, Ia menghilang dan muncul dibelakang Zovarein sambil mengayunkan tangan kanannya dengan kecepatan cahaya.


*Trang!!


Velzana terus mengayunkan tangannya dengan sangat cepat, gerakannya yang halus namun sangat tajam membuat Zovarein kewalahan.


"Ini.. dia jadi lebih cepat! jangan bilang kalau dari tadi dia masih menahan diri?!!"


*BLARR!!


Api Merah mulau membakar tubuh Velzana, Suhu api ini setara dengan Bintang biru yang sebelumnya dihancurkan oleh Zovarein, atau bahkan sudah melebihi panasnya.


*Whuus!!


Velzana tidak lagi memegang pedangnya, baru saja ia terlihat seperti membakar pedang itu dan mengepalkan tangannya dengan erat.


*BLARR!!


*BLARR!!


*BLARR!!


Ia terus melemparkan api yang sangat panas dari tangannya pada Zovarein, cukup aneh rasanya karena kecepatan api tersebut bahkan hampir setara dengan Kecepatan Cahaya dan sama sekali tidak padam


!!!


"Apinya bisa membakar jubahku?! jangan bilang ini adalah Api Murni dari Phoenix itu!"


*SIINGG!!


*BOOMM!!


Tidak ada jeda, keduanya terus beradu serangan sampai berjam-jam.


Velzana terus memojoklan Zovarein, bahkan sejak ia mulai serius, Zovarein sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk membalas serangan.


Pedang ditangannya itu kini hanya ia gunakan untuk menangis setiap serangan yang ditujukan kepadanya.


...•°•...


...°•°...


...————————...


...•°•...


...°•°...


"Zovarein.. bukankah ini sudah terlalu lama? hentikan perlawanan sia-sia mu itu dan biarkan aku membunuhmu" Ucap Velzana dengan nafas memburu.


Dirinya sudah sangat kelelahan, Energi Spiritual maupun Energi Sihir dan Qi nya sudah berada diambang batas. Bajunya sudah mendapatkan bekas sayatan dan sobekan dimana-mana bahkan tangan kirinya beserta daging tangan kanannya yang robek tidak dapat ditumbuhkan lagi.


Kondisi Zovarein malah lebih buruk darinya, Energi Sihirnya sudah habis, bahkan daya hidupnya sudah terkuras banyak hanya untuk mempertahankan wujud yang sebelumnya dimana pembatas dirirnya dilepas.


Meskipun pakaiannya utuh namun Jubahnya sudah tidak layak dipakai, Staminanya sudah cukup terkuras,.bahkan untuk berdiri saja sepertinya dia sangat kesulitan.


"Perta-nyaan bo-doh a-apa itu....." Balasnya dengan singkat.


"Cih.. masih saja melawan!"


*Brakk!!!


Velzana Menendang tubuh Zovarein hingga jatuh tersungkur di tanah.


"kau dasar anak haram... karena engkau anak kesayangan Ayah kupikir dirimu akan memiliki kekuatan yang sangat hebat, ternyata sesuai perkiraanku ya... L E M A H" Velzana terus merendahkan Zovarein yang sedang terkapar dibawahnya.


"S-sialan!... Sial!.. Sial!!.. SIALAN!!" Teriak Zovarein di langit malam dengan sekelilingnya yang sudah berubah menjadi kehancuran.


Mereka berdua kini berada tepat dipertengahan 4Dunia, perbatasan antara Hutan Roh, Dunia Manusia, Dunia Dewa dan Wilayah Iblis.

__ADS_1


*Sraakk!


*Tap...


Zovarein berusaha untuk berdiri, kakinya bergetar dan tubuhnya terasa lemas, bahkan untuk mendongakkan kepalanya saja butuh usaha keras.


"Huh?... Sampai kapan kau akan melakukan perlawanan sia-sia itu? aku sampai kelelahan seperti ini bukankah sudah saatnya kita akhiri ini? ..." Ia kemudian mengangkat kakinya dan menginjak kepala Zovarein dengan keraa sampai masuk kedalam ketanah.


*Slap!!


Kedua tangan Zovarein menyentuh kaki Velzana yang menginjak kepalanya.


"Apa? kau minta untuk diampuni? UPS.. aku lupa kalau kepalamu masuk ketanah hahaha!!!"


Selagi Velzana mengoceh, Zovarein terus mengalirkan energi kehidupannya yang tersisa untuk mengaktifkan sihir yang sejak lama ingin dia pakai namun sama sekali tidak ada kesempatan untuk mengeluarkan nya.


"Sihir ini memang membunuh kami berdua sekaligus... aku masih bisa bereinkarnasi, tetapi resikonya sangat besar rasa sakitnya juga akan melebihi kematian..."


"Nova.. padahal aku sudah merencanakannya dengan matang tapi aku tetap tidak bisa menyelamatkan mu... semoga Elgard dan Rurina dapat hidup tanpa kita selama 2000 Tahun kedepan!"


"IntiMuasal akar dari seluruh kehidupan | Kau hancur maka sebuah kehidupan lenyap | kau terluka maka rasa sakitnya akan melebihi kematian | Kau tetap ada maka kehidupan akan terus berlanjut sampai berjuta reinkarnasi sekalipun. Sihir Muasal Kehancuran dan Kebangkitan "


*Deg...


*Deg...


Mendadak Jantung Velzana berhenti berdetak, dengan cepat ia menoleh kearah Zovarein untuk melihat kondisi adiknya itu.


"Apa kau yang melakukannya? kau pikir dengan menghentikan jantungku aku akan mati huh? benar-benar perlawanan yang sia-si.... ARRRGGHHHH!!!"


*Brakk!!


Ia terjatuh ketanah dan terus berguling-guling sambil mencakar-cakar dadanya, rasa sakit yang luar biasa terus menggerogoti bagian dalam tubuhnya itu.


IntiMuasalnya retak, setiap detik berlalu retakannya semakin lebar dan terus bertambah.


Ia terus berteriak kesakitan, dan kejang-kejang seperti kesurupan"AAARRGGHH!! ZO-VAR-EIN SIAL-AN KAU!! AAHHKKK!!" Teriaknya sekali lagi.


Velzana terus merapal sihir penyembuhan tetapi tidak ada yang terjadi.. Erangan kesakitan tersebut terus berlangsung selama setengah jam lamanya sampai akhirnya ia berhenti bergerak.


"Sihir~ Mu-a-sal..... Sia-lan" Ucapnya singkat kemudian mati dengan kondisi tubuh yang mengenaskan.


Dadanya robek sampai menampakkan organ dalam tubuhnya, matanya yang melotot bahkan sampai mengeluarkan air mata darah yang membasahi seluruh wajahnya.


Dari telinganya juga bercucuran darah yang kental, siapapun yang melihat tubuhnya ini pasti akan merasa mual, bagi yang memiliki mental yang lemah, mungkin akan pingsan ditempat.


Zovarein melihat kejadian tersebut sangat bahagia, walau mulutnya masih terasa kaku, namun ia masih tetap berusaha memaksakan dirinya untuk merapal satu sihir yang menurutnya akan berguna, selama 2000 Tahun kedepan selagi dirinya tidak ada.


""


*Tang!!!


*BRAAMMN!!


Empat tembok raksasa berwarna hitam pekat muncul dari dalam tanah dan memisahkan 4 Wilayah Utama dari 4Dunia.


Dari atas maupun dalam tanah, tidak akan ada satu kehidupan-pun yang dapat menembus tembok itu.


Zovarein telah menjadi debu bahkan sebelum tembok itu selesai terbentuk dan berdiri dengan kokoh.


..._______________________________...


...°•°...


...—Arc 1:KEHANCURAN U-C—...


...•°•...


...END...



...————————...



...___________________________...


...Cerpen dari Novel RAJA IBLIS yang mengisahkan tentang Zaman Mitos telah hadir, dibaca ya ceritanya!...


...Kebodohan tiga pemimpin benua akan segera kalian saksikan saat membaca Cerpen tersebut....


...RAJA IBLIS:AGE OF MYTH...

__ADS_1


...____________________...


__ADS_2