RAJA IBLIS

RAJA IBLIS
Wilayah Selatan II


__ADS_3

"Hei kau! apa yang kau lakukan didepan gerbang masuk Markas Bandit Iblis Merah?! cepat pergi sebelum aku menghajarmu!" Ucap seorang penjaga yang kebetulan sedang berpatroli disekitar Mansion itu.


....


"Pfftt.. HAHAHAHA!! AHAHAHA!!!" Zovarein tidak dapat menahan tawanya lagi sehingga ia melepaskan suara yang begitu keras.


"Be..benar-benar berwarna merah... Pfftt.. apa yang mereka lakukan dengan tubuh mereka sendiri sial, Hahaha!!!"


Penjaga yang melihat tingkah Zovarein merasa kalau pemuda dihadapannya itu tidak waras karena tertawa tanpa alasan, mungkin jika penjaga itu tau yang ditertawakan Zovarein adalah dirinya, pasti penjaga itu akan segera menerjang ke arah Zovarein.


"Hei.. rumah sakit jiwa bukan dimansion ini kau datang ketempat yang salah.." Ucap penjaga itu membuat suara tawa Zovarein semakin kuat.


Satu setengah menit kemudian....


"Hahaha... huuuhhh...haaahhh...huuuhhh..., lelahnya..


*Whuungg!!


Zovarein yang sebelumnya tidak dapat menahan dirinya kini mulai mengontrol emosinya agar tidak tertawa, ia menatap lekat pada penjaga itu.


"Apa ketua kalian ada didalam?" Tanya Zovarein membuat kening penjaga itu sedikit berkerut.


"Ya.. tentu saja Bos ada didalam dan kau tidak akan pernah bisa menemuinya..." Balas penjaga itu dengan dingin.


"Heeehhh benarkah?... kalau begitu terima kasih atas informasinya"


Zovarein mengangkat tangan kanannya keatas dan langsung mengayunkannya pada gerbang masuk itu dengan kuat.


*BAMM!!!


Gerbang itu langsung hancur seketika, hembusan angin yang kuat hasil dari tinjuan Zovarein barusan, menyapu seluruh tanaman disana serta penjaga itu hingga menabrak pintu masuk mansion.


*BOMM!!


Pintu masuk tersebut juga hancur berkeping-keping dan penjaga tersebut terus melayang hingga masuk kedalam mansion.


*BARR!!


Terdengar suara ledakan dari dalam mansion, Zovarein menebak kalau suara itu dihasilkan oleh penjaga tadi yang menabrak suatu benda yang berada didalam sana.


Ia mulai melangkahkan kakinya dan masuk kedalam mansion itu, dari pintu masuk ia dapat melihat anggota kelompok Bandit Iblis Merah yang berlari tergesa-gesa menuju penjaga yang tergeletak tersebut.


"Hei.. apa kau baik-baik saja? Apa yang terjadi?!" Tanya seorang pria paruh baya pada penjaga itu.


"Se-senior... disana!" Penjaga itu menunjuk kearah pintu masuk, semua orang yang ada disana juga mulai melihat kearah yang ditunjuk oleh penjaga tersebut.


??


Terlihat seorang pemuda berambut hitam dengan tanduk kecil dikepalanya, pemuda itu berpakaian Hitam dengan garis vertikal berwarna ungu sebagai coraknya.

__ADS_1


"Siapa kau?!" Tanya Pria paruh baya itu dengan sorot mata tajam.


"Siapa aku itu tidak penting, yang jelas panggil ketuamu kemari sekarang juga, jika dia berlutut kepadaku mungkin akan kupertimbangkan untuk membiarkan kalian tetap hidup!" Ucap Zovarein dengan wajah datar.


"Lancang! Iblis tidak berguna sepertimu bahkan bisa dikatakan beruntung dapat bertemu dengan aku sebagai wakilnya! Ingin bertemu Ketua dan lagi menyuruhnya berlutut? Omong kosong yang tidak menarik!" Balas Pria paruh baya itu dengan nada membentak.


*BAMM!!!


Aura kegelapan pekat bercampur dengan Aura membunuh yang mematikan meledak keluar dari tubuh Zovarein tanpa ampun.


Pria paruh baya yang membentak Zovarein tadi langsung berwajah pucat dan seteguk darah ia muntahkan karena tidak dapat menahan Aura yang dikeluarkan Zovarein.


"Aku tidak ingin berbasa-basi, selagi kesabaranku masih terjaga aku harap kau dapat memanfaatkannya sebaik mungkin"


!!!


Pria paruh baya tersebut langsung tersedak ludahnya sendiri, seperti anak ayam yang dikejar oleh anjing gila, pria paruh baya itu langsung lari terbirit-birit menuju ruangan Ketua Bandit Iblis Merah.


...----------------...


...STRONGEST DEVIL KING...


...----------------...


"Ketuaa!! Ketuaa!" Teriak pria paruh baya itu dari ujung lorong sampai keruangan Ketua Bandit Iblis Merah.


"Itu!! Di Pintu Masuk!!"


Ketua bandit merah itu langsung mengerti maksud perkataan wakilnya itu dari wajah pucat serta nafasnya yang tersengal-sengal.


Tanpa menunda lagi, ia langsung pergi menuju arah pintu masuk mansion itu dari ruangannya, sedangkan pria paruh baya tadi mengikuti dari belakang.


Sesampainya disana, mereka berdua dapat melihat sebuah singgasana yang sangat megah dipintu masuk dan seorang Pemuda berambut hitam duduk diatasnya.


*Tap...


"Aku Pemimpin Bandit Iblis Merah Cousio, apa yang pemuda sepertimu lakukan dipintu masuk mansionku?!" Tanya Cousio dengan dingin, ia dapat melihat banyak genangan darah ditempat itu.


*BAMM!!!


*Buk!!


Zovarein mengeluarkan Aura yang lebih pekat dari sebelumnya, Cousio yang tadinya bersikap seakan mendominasi kini dalam posisi berlutut kepada Zovarein, wajahnya juga telah kehilangan seluruh warnanya.


"Posisimu sekarang jauh lebih baik, jangan berfikir untuk bersikap arogan sedikitpun dihadapanku atau kau akan mati, cukup jawab jujur semua pertanyaanku dan kalau kau berbohong maka semuanya akan berakhir"


Perkataan barusan semakin membuat Cousio tidak berdaya, beberapa detik kemudian tanpa dipaksa oleh siapapun, Cousio mengubah posisi berlututnya menjadi bersujud.


"Pertama, kenapa kau mengubah aturan yang sudah berlaku selama puluhan ribu tahun di wilayah selatan ini sesuka hatimu? apa kau berfikir dirimu adalah penguasa wilayah?" Tanya Zovarein.

__ADS_1


"Sa-saya hanya merasa bahwa sebagai bandit kami tidak boleh bersikap lembut pada siapapun, pe-peraturan terdahulu mewajibkan kami untuk menjadi warga biasa jika diwilayah selatan ini, dan hanya bisa bertindak sesuai pekerjaan kami diluar wilayah, oleh karena itu...."


"Cukup!!" Ucap Zovarein yang mulai mengerti alasannya.


"Baik!"


Zovarein kembali bertanya "Kedua, kenapa kau membiarkan sampah menggunung di tempat kumuh para kelompok kecil? apa kau ingin menyebabkan wabah?"


Cousio tertegun sesaat sebelum menjawab pertanyaan itu.


"Saya hanya malas saj.."


"Diam!!" Bentak Zovarein.


"Baik!!!"


Zovarein tidak habis pikir dengan jawaban yang akan dilontarkan Cousio tadi. "Malas?!! Apakah semua iblis dibenua ini sudah menjadi pemalas?!!! " Zovarein bertanya pada dirinya sendiri.


Kemudian Aksi tanya jawab itu berlangsung selama 36 menit lantaran banyaknya hal yang membuat Zovarein sangat stress.


""


*Sriingg!!!


*Ctass!!!


Ratusan rantai kecil terbentuk di IntiMuasal seluruh orang yang berada disana, Zovarein ingin menjadikan mereka bawahan dan dari cerita Cousio barusan, ia menyimpulkan bahwa saat ini dibenua iblis, percaya pada orang lain adalah hal yang sangat tidak mungkin!


Jadi tidak ada pilihan lain baginya selain memberi Rantai Muasal pada mereka semua agar tidak ada yang berani untuk berhianat.


...•°•...


...°•°...


"Dengar! aku tidak butuh kepercayaan kalian ataupun ketidakpercayaan kalian!"


"Aku! Raja Iblis Tirani Zovarein Thorias! saat ini memerintahkan kalian semua untuk mengumpulkan seluruh kriminal di Wayah selatan ini ke bagian tengah wilayah selatan! disana terdapat padang rumput yang sangat luas hingga menutupi setengah Wilayah Selatan!"


"Yang berarti, kalian akan mengumpulkan seluruh penduduk wilayah selatan pada satu tempat!"


"Waktu kerja kalian hanya 1 minggu! jika dalam batas waktu itu kalian tidak melakukan apa yang aku perintahkan... "


*Craakk!!


!!!


Zovarein menghancurkan sebuah batu seukuran bola pingpong ditangannya.


Tanpa diberitahukan Zovarein sekalipun, mereka dapat mengerti apa yang akan terjadi jika mereka tidak melakukan sesuai perintah.

__ADS_1


Yaitu, Kehancuran IntiMuasal mereka sendiri.


__ADS_2