
Dari kemarin aku selalu mendapat masalah
Sebelumnya pertunangan tifa berhasil di batalkan dan setelah itu aku harus menangkap pemimpin dari penjual belikan budak
Dalam game itu heroene nya ada empat
Angel adalah salah satu Heroine nya
Sekarang tinggal dua Heroine lagi aku harus membantu menyelesaikan masalah mereka
Baiklah apa yang Yuki akan lakukan setelah ini
3 hari sebelumnya Yuki meminta ku untuk membantunya untuk menjadi lebih kuat
Aku menerima bantuannya Itu karena itu sangat berhubungan untuk Yuki sendiri dan dia mulai bisa melihat kekuatan yang di punya
Heroinen ke 3 dan ke 4
Bagaimana caranya aku menyelesaikan masalahnya
" Lebih baik aku masuk kedalam kelas dulu sudah pagi juga "
Aku bersiap siap dan datang ke kelas ku
Suasana yang seperti biasanya di hari ini
Tifa berjalan sambil memagilku
" Taka.. " apa tifa tumben kau bangun cepat sekali "
Tifa menujukan senyum dari wajahnya
Sepertinya dia sudah kembali seperti semula syukurlah
" yah.. aku dari kemarin khawatir dengan mu karena tidak kembali seharian di akademi makanya aku buru-buru ingin melihat keadaanmu "
Gawat aku belum sempat memberitahu tifa
Bagaimana caranya aku kasih tahu tentang Ayumi yang tinggal bersamaku
" Anu yah tifa.. "
"hmm.. ada apa? "
" Ada hal yang ingin aku sampaikan tapi kau jangan marah yah "
" Apa itu? Cepat katakan "
" 2 hari yang lalu ratu menyuruhku untuk menangkap orang yang memperjual belikan budak dan aku membebaskan para budak itu kembali ketempat mereka masing-masing, lalu ada seorang gadis dari ras elf dia tidak ikut kembali dia memintaku untuk membawanya , katanya dia ingin membalas Budi awalnya aku menolaknya tapi dia terus memaksaku karena tidak ada pilihan lain aku terpaksa membawanya "
" Begitu banyak hal yang terjadi yah jadi apa yang kau lakukan dengan gadis itu jangan bilang dia " ujar tifa
__ADS_1
" Iya maaf tifa aku tidak memberitahu mu lebih cepat " ujar Taka dan menghela nafas
Tifa tersenyum sambil berkata padaku
" Taka kau selalu baik pada orang aku tahu kau bukan tipe pria yang gampang tergoda oleh wanita " ujarnya dengan tersenyum
" Tifa.. kau mengerti juga.. " ujar Taka dengan terharu
" Tapi aku masih belum bisa memaafkanmu sudah membawa seorang gadis tinggal bersama denganmu "
" Eh.. masa begitu sih " ujar taka dengan kecewa
Tifa tertawa dengan manisnya
Aku memasuki kelas sambil menujuh ke meja ku aku duduk di meja ku
Seorang guru memasuki kelas dengan seorang gadis di sampingnya
seorang gadis yang di bawa guru seperti itu adalah murid baru
" Selamat pagi semuanya hari ini kita kedatangan murid baru dia baru saja pindah dari kota sebrang " ujar guru itu
Gadis itu mempunyai wajah yang imut rambutnya berwarna putih silver sama seperti ku dan matanya berwarna kuning emas dan dia mengepang rambut dengan dua sisi jika di dunia ku dulu di panggil kuncir dua
" Semua bertemu dengan semuanya namaku Sora " ujar gadis itu
Sora itu kan salah satu Heroine dalam game itu iya aku ingat lagi Sora Heroine yang paling imut dan lembut suaranya lembut dan sopan tapi dia mempunyai sifat Tsundere atau malu malu kucing setelah Yuki berusaha mendekati setelah ia mulai suka padanya dan mulai pura pura tidak menyukai Yuki
Karena sifat Tsundere nya itu membuat ku kesusahan saat menjalani route nya
" Baiklah Sora silahkan kau pilih tempat dudukmu " ujar guru itu
" Iya terima kasih guru " ujar Sora sambil berjalan
Entah kenapa dia memilih tempat duduk di sebelahku gadis ini apa aku pernah bertemu dengannya sebelumnya
" Anu mohon kerjasamanya yah Taka " ujar gadis itu
" Ah.. anu apa kau mengenaliku apa kita pernah bertemu sebelumnya " ujar Taka dengan penasaran
Gadis itu tersenyum dan menjawabnya
" Iya Taka kamu sudah menolongku
hidupku saat itu aku tidak pernah melupakanmu sejak saat itu " ujar gadis itu sambil tersenyum
Tidak aku pernah bertemu dengannya tapi dimana kenapa aku tidak ingat dengan hal itu kapan itu terjadi aku pernah mampir ke kota sebrang 3 Tahun yang lalu saat masa pelatihan dan tidak sengaja menolong anak perempuan yang sedang di ganggu oleh berandalan
Jangan jangan tidak mungkin kan
" Kamu jangan jangan anak perempuan 3 tahun lalu yang di ganggu oleh berandalan itu apa aku salah? " Ujar Taka
__ADS_1
" Iya itu adalah aku 3 tahun lalu dan ini aku yang sekarang Taka , aku sangat berterima kasih padamu karena sudah menolongku waktu itu , hal itu sangat berharga bagiku berapa hari yang lalu aku mendengar tentang dirimu di tempat ini jadi aku kemarin untuk menemui mu "
" Begitu kalau begitu syukurlah " ujar taka sedikit kebingungan
Semuanya saling terhubung
Ini semua berbeda dengan di dalam cerita nya dan orang yang mengacaukan ceritanya adalah aku sendiri
Aku sendiri yang menghancurkan masa depan mereka aku orang yang melakukannya
Tanpa aku sengaja aku orang yang membuat semua ini kacau awalnya aku hanya berniat membantu mereka tapi malah aku yang mengacurkan masa depan mereka
Mungkin sebaiknya aku menghindar dari mereka
" Taka kenapa kau melamun " ujar tifa dengan cemas
" tidak ada apa apa tifa aku baik baik saja " ujar tifa
" begitu yah.. "
sepertinya tifa menyadarinya mungkin aku tidak bisa menyembunyikannya dari tifa
berapa hari kemudian aku berusaha menhidari mereka semua aku tidak ingin menjalin hubungan dengan mereka lagi
aku tidak mereka menderita karena aku
selama berhari-hari aku tidak masuk ke akademi dan terus menjalankan restoranku bersama Ayumi
tiba tiba tifa Yuki angel dan Sora datang ke restoranku
" Taka kenapa kau tidak ke akademi selama berhari-hari " ujar tifa dengan tegas
" Taka apa yang terjadi pada mu kenapa kau tiba-tiba bertingkah begini " Ujar Yuki
" maaf aku sekarang ini sedang sibuk aku mempunyai banyak kerjaan sekarang "
aku berusaha membuat mereka kembali ke akademi dan agar tidak berhubungan lagi dengan ku
" kalau begitu aku akan menunggu mu sampai kerjaan mu selesai " ujar tifa
" lebih baik kalian pulang saja aku sekarang lagi banyak pelanggan aku tidak ada waktu mengurus kalian maaf " ujar Taka menyuruh mereka pulang
maaf Aku terpaksa Mela ini demi kebahagiaan kalian sendiri
" anu Taka disini biar aku urus dulu dan kau bicara dulu dengan mereka saja ini serahkan saja padaku " ujar Ayumi dengan cemas
" tidak apa ayumi ini adalah tugas ku sebagai pemilih restoran ini " ujar Taka
tiba-tiba tifa menarik tanganku dan membawa ku dengan paksa
" Maaf.. Taka aku ingin bicara dengan mu berdua saja " ujar tifa sambil menarik tangan Taka
__ADS_1
Bersambung...