
Aoi tifa dan yuri menangisi taka yang akan menghilang dari dunia ini mereka sangat takut dengan kehilangan taka mereka menangis menyender dibadan taka dengan lemas taka yang melihat mereka bertiga menangis membuatnya heran dengan sikap mereka bertiga
" h-hei? penjelasanku masih belum selesai loh? kelihatannya kalian telah salah paham.." ucap taka dengan nada rendah
dan sesaat mereka bertiga mulai bangun dari badan taka dan berdiri lalu menatapnya sambil menghapus air mata yang mengalir
" salah paham? " ucap ketiganya
" aku memang akan menghilang.. tapi aku tidak pernah bilang menghilang untuk selamanya.. aku hanya akan menghilang selama 1 minggu saja untuk memberikan informasi dan mencari informasi.. " ucap taka
keadaan menjadi berubah yang tadinya penuh tangisan dan mengetahui itu hanya kesalahan pahaman membuat wajah mereka bertiga memerah karena malu
beta mencoba menahan tertawanya tidak dengan zash dan zasha mereka berdua tertawa terbahak bahak dan juga dengan tristan mencoba menahan tawanya namun terlihat dirinya tidak sanggup untuk menahannya
" ahahahaha!!... " tawa zash dan zasha
" maaf... ahahaha!!.. maaf aku tidak kuat.." ujar tristan sambil menahan tertawa
melihat mereka berempat yang tertawa karena mereka bertiga itu membuat mereka semakin malu dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya
" jangan lihat aku..." ucap aoi yang menutupi wajahnya karena malu
taka merubah suasana yang tadinya tegang dan penuh kesedihan berubah menjadi penuh tawa dan senyuman
" sudah-sudah.. kalian jangan menggodanya terus.. ayo kalian bertiga pun
pembicaraan ini masih belum selesai... " ucap taka menghentikan mereka berempat yang mentertawakan aoi tifa dan yuri
" baiklah sekarang... beta dimana lokasi kedua arcana terakhir ini berada!? " ucap taka dengan serius
__ADS_1
" menurut analisa ku... salah satunya berada di fukiba kuni!.. dan lokasi yang terakhir berada di kota keadilan yang dimana dikota itu tempat para pahlawan berada.. dan tempat dimana kerajaan terbesar di dunia bernama kerajaan grandbell nama kota itu..
Grandbell, kota grandbell.. " ucap beta menjelaskan pertanyaan yang dilontarkan oleh taka
" hmm.. jadi begitu... kelihatannya ini semakin menarik! " Gumam taka sambil tersenyum jahat
seketika mendengar fukiba kuni dalam bahaya itu membuat aoi bertindak gegabah dan segera membuka portal untuk pergi fukiba kuni dengan pikiran yang tidak jernih
taka dengan sigap menangkap tangan aoi dan menghentikan langkahnya
" tenang dan tunggulah... " ucap taka dengan nada rendah
" bagaimana aku bisa tenang!? dan menunggu.. sedangkan kotaku sedang dalam bahaya!.. " ucap aoi dengan amarah
" kau pikir bisa kau dapat menyelamatkan fukiba kuni dengan tindakan gegabah dan tergesa-gesa mu itu!? " ucap taka mencoba menenangkan aoi, taka membuang pandangan dari aoi dan menatap arah bawah
" untuk kali ini... aoi tidak berpartisipasi dalam pertarungan kali ini!.. " ucapnya dengan tegas
" kenapa!? kenapa aku tidak boleh ikut!?
bagaimana aku bisa diam saja saat kotaku dalam bahaya!.. ya kenapa!? biarkan aku juga ikut bergabung bersama kalian! " ucap aoi dengan nada tinggi dan menarik syal taka
" melihat dari pertarungan sebelumnya.. sepertinya yuki akan mengirim lebih banyak banyak bawahannya yang lebih kuat dari mereka.. dan kau masih belum meningkat hebat.. kau belum mampu membuka potensi sebenarnya dari kekuatan besar yang bersemayam didalam dirimu itu.. " ucap taka dengan tegas dan tatapannya terlihat begitu serius
" jika kakakmu mengetahui hal itu mungkin dia juga akan bertindak sama seperti ku.. dan tidak membiarkanmu ikut dalam pertarungan ini.. karena musuh kali ini sangat berbahaya!.. apapun alasanmu aku tetap tidak mengizinkanmu!.. kau tetap disini.. simpanlah tenagamu untuk perang yang akan terjadi tidak lama lagi.. " ucapnya
taka mulai meninggalkan mereka bersama dengan beta dan zash dan juga zasha
" tristan.. kau juga simpanlah tenagamu.. untuk perang nanti.. dan untuk saat melawan emi.. disaat nanti.. entah kenapa aku merasa kau mampu membuat dirinya mendengarkan ucapanmu.. " ucap taka
__ADS_1
" taka... apa kau benar kau ayah darinya? " Ucap tristan dengan ragu-ragu
" entahlah... aku hanya orang jahat yang meniggalkan putri kecilnya sendirian.." ucap taka dengan berat hati dan tersenyum pahit
" taka kau?.. tidak... tidak jadi.. maaf... cepatlah kembali.. dan aku akan membantumu mengembalikan emi.. " ucap tristan dengan tersenyum riang
seketika taka mengeluarkan auranya yang membuat angin berhembus kencang dan ia mengintimidasi aoi dan mendominasi sekitarnya dan dalam sekejap ia menghilang dan tiba-tiba muncul dibelakang aoi
taka memukul bagian atas dan membuatnya pingsan
" aku serahkan dia pada kalian bertiga...
aku akan mengembalikan yuki.. dan menyadarkannya kembali!! " Ucapnya dengan nada tinggi dan menatap dengan dengan tajam
taka menghilang auranya dan meninggalkan mereka berempat taka dan ketiga naga itu pergi dari kota lakra dan menuju fukiba kuni dengan mengunakan gate
" beta! zash! zasha! kalian jangan menahan diri kalian!.. hadapi serius kerahkan semua kemampuan kalian! Mengerti!!.. " ucap Taka dengan tegas
" kalau master menyuruh kami tidak menahan diri!.. itu justru membuat kami semakin bersemangat!!.. " ucap zash dengan penuh semangat dan senyum
" baiklah aku tidak akan menahan diri.. dan akan mengamuk semauku!.. " ujar zasha dengan penuh semangat
" kalian berdua jangan menjadi bebanku ya!
aku tidak memaafkan kalian jika
kalian kalah! aku akan menunjukan kekuatan ku yang sebenarnya pada master!.. " ucap beta dengan semangat
To Be Continued
__ADS_1
The Next Chapter.....
Menuju perang besar antara kubu taka melawan kubu Yuki... Final Arc S2