
taka terbang melesat cepat ke laboratorium milik profesor jahat dan untuk menyelamatkan emi yang dikurung
terlihat sebuah jalan rahasia di sebuah bangunan kosong dan dan terbengkalai
keberadaan emi berasal dari bangunan kosong itu saat taka memasuki bangunan kosong itu terdapat banyak alat pemantau dan sinar laser yang siap menembak saat seseorang terdeteksi oleh nya
taka menghancurkan alat-alat pendeteksi itu dengan secara diam-diam. taka melemparkan kunai-kunai ke arah alat-alat itu dan menghacurkan nya
" yosh... "
dengan sigap dia langsung melesat kencang dan melewati alat-alat pendeteksi
yang sudah tidak berfungsi itu
namun terdapat satu bauh alat pendeteksi yang masih berfungsi tanpa sengaja taka terdeteksi nya seketika alarm peringatan berbunyi keras
(Tet! Tet! Tet! Tet! Tet!)
sesaat setelah alarm berbunyi terlihat banyak robot yang menghampirinya dan menargetkan taka sebagai targetnya
robot-robot penjaga itu bersiap untuk meluncurkan misil roket ke taka
" Elektro Brave: elektrik shok!.. "
taka menyambar robot-robot itu dengan kejutan listrik. robot-robot itu menjadi overheat karena kejutan listrik yang berlebih itu dan membuat mereka semua meledak
dengan mereka yang sudah meledak taka langsung berlari kencang menuju ke laboratorium berada
seketika dari langit-langit 3 robot yang berukuran besar muncul dan menghatam taka namun pukulan itu berhasil dihindarkan oleh nya dan langsung mundur sedikit
" cih!.. tadi kecil sekarang yang besar!.. " ucap taka yang sudah cukup kesal dengan kedatangan robot-robot yang terus berdatangan
" aku tidak mempunyai waktu untuk menghadapi kalian!.. Flame! Geo! magma!!.."
(Dump! duarr!)
dengan sebuah magma yang sangat panas
taka memukul ketiga robot besar itu seketika tubuh besinya lumer dan berhasil menebus dan membolongi badan robot-robot itu
__ADS_1
taka yang sudah sangat marah langsung melaju kencang secepat kilat dan menghacurkan semua yang ada di hadapannya
terlihat sebuah pintu yang di jaga oleh puluhan robot-robot besar tanpa pikir panjang taka langsung menerobos paksa dengan meluncurkan sebuah serangan kuat dia berhasil menerobos mereka semua dan menembus pintu laboratorium
didalam laboratorium itu terdapat emi yang sedang berada didekat lampu besar dan juga terlihat seorang pria tua yang berjangut putih dan kepala yang botak
dia sangat ketakutan dengan kedatangan taka yang berhasil menerobos markas rahasianya dan mengalahkan semua robot miliknya
" hii!!.. siapa kau?! bagaimana cara kau melewati semua robot ciptakanku!!.. " ucapnya yang ketakutan
dia menjadi bertambah marah melihat emi yang kurus kering dengan kepala yang ditutupi
" oi!.. apa yang sudah kau lakukan padanya!!.. " ucap taka yang mengeluarkan aura yang sangat mengerikan
dengan cepat taka langsung menghantamkan pukulan kuat ke wajah profesor yang membuatnya terpental dan menambrak dinding tembok
" Elektro Brave!.. "
taka menyambar petir yang cukup kuat dan membuatnya hangus tersambar petir miliknya setelah itu dia langsung bergegas meninggalkan profesor itu dan ke emi dan melepaskan kabel-kabel yang tersambung ke alat itu
" maaf menunggu lama.. emi.. kau pasti sangat menderita dengan semua ini.. maafkan aku karena lama menolongmu.. " ucap taka
seketika robot-robot clone emi berhenti berfungsi setelah alat-alat itu terlepas dari emi
sesaat taka ingin pergi terdapat sebuah mayat gadis yang tubuhnya sudah diganti dengan mesin dan dia tidak sadarkan diri
gadis itu memiliki rambut putih dan wajahnya sangat mirip dengan wajah putri kepala sekolah yang berada di foto dirumahnya
" hmm... apa ini mayat?! atau bangkai robot.. ya sudahlah aku bawa pergi saja.. " Taka
taka mengeluarkan 1 clonenya dan membawa mayat gadis itu sedangkan dirinya yang asli membawa emi sesaat setelah mereka keluar dari laboratorium,
dia menghancurkan laboratorium tanpa tersisa
" gate.." taka
dia membuka portal gate dan memasukinya
sesaat mereka langsung sampai ditempat yuki dan yang lainnya berada
__ADS_1
terlihat yuki duduk di atas tumpukan robot yang sudah tidak berfungsi itu dan sedangkan tristan bersender di dekatnya
" taka.. apa semuanya sudah beres? " ucap yuki sambil tersenyum riang
" ya begitulah.. aku telah menyelesaikan semuanya.. " ucap taka
" em? apa itu benar emi? rasanya dia terlihat lebih kurus? " ucap yuki
" seseorang telah memanfaatkan dan mengunakan kekuatan emi dan membuat clonenya lalu menyebar kekuatannya ke robot-robot clone itu!.. " ucap taka
" begitu.. ternyata di dunia ini juga terdapat orang-orang yang berbahaya juga.. lalu taka
apa yang harus kita lakukan pada mereka ini? " tristan
" kita tidak bisa membiarkan mereka terus disini.. kalau tidak bisa dilihat banyak orang!.. biarkan yang menyimpan mereka.." taka menyerap mereka dan menaruhnya di kantung sihir
" dan siapa.. orang itu? " Ucap yuki yang menujuk ke mayat gadis itu
" aku menemukannya di laboratorium.. dan aku membawanya.. sebenarnya aku tidak tahu dia manusia atau robot?! tapi sebagian dirinya manusia dan sebagai lainnya terbuat dari mesin.. " taka
" baiklah.. untuk sekarang kita pergi ke rumah kepala sekolah.. kaede dan wakil sekolah juga ikut.. jika semuanya terjamin aman aku akan mengantarkan kalian pulang.. " ucap taka
" kalau begitu.." taka
" gate!.. " ucap himeko dan yayaoi
" kenapa kalian yang melakukannya?.. " ucap taka dengan wajah bingung
sesaat muncul sebuah portal dan taka dan yang lainnya masuk ke dalamnya. namun mereka terkirim ke sekolah dan bukan ke rumah kepala sekolah
" inikan? " ucap semuanya
" kan sudah aku bilang!.. jangan asal membuka gate.. dasar!.. gate.. " dengan marah taka membuka portal gate dan masuk kedalamnya
mereka sampai di halaman rumah kepala sekolah dan terlihat mobil kepala sekolah yang sudah ada didepan garansi
To Be Continued
The Next Chapter...
__ADS_1