
Time skip
# 5 hari setelah pertarungan antara Taka dan Shogun
Hari hari sudah berlalu aki dan aoi mulai mengembalikan kastilnya menjadi seperti semula dan para warga membantu membangun kota yang hancur terdampak pertarungan sengit Taka dan Shogun
Kastil yang sudah mulai pulih seperti sedia kala Taka dan Aoi sedang berbicara di ruangan Shogun
Aki yang bersamanya dan para menteri nya
Sedang membicarakan hal yang penting
" sudah 5 hari sejak kejadian itu yah " ucap Taka yang sedang memakan nasi kepal kesukaannya
" Benar yah.. sekarang semuanya sudah menjadi damai ini berkat mu juga taka " ucap Aoi yang sedang duduk di dekat Taka
Aoi memakai kimono khas putri
Penampilannya sangat cantik rambutnya yang terurai terlihat sangat indah
Taka yang sedang makan nasi kepal
Lalu Taka menatap Aoi yang terlihat menawan Taka terdiam dan terus menatap Aoi
Aoi yang selalu di tatapi oleh Taka menundukkan kepalanya wajahnya yang memerah dan tidak bisa berkata-kata
" Taka.. kenapa dia menatapku sampai seperti itu? Itu sangat memalukan bagi ku " gumam Aoi di dalam hatinya
Aoi menutupi wajahnya dengan kedua tangannya
Lalu melepaskan tangannya dan melirik ke Taka dengan wajah manis nya
" Hey Taka bisakah kau berhenti menatapku seperti itu karena itu sangat memalukan " ucap Aoi dengan tingkah imutnya
Taka yang mendengar Aoi berkata begitu imut Taka pun tidak sanggup melihat wajah Aoi lebih lama lagi Taka pun wajah nya ikut memerah
" Aoi ternyata kamu itu manis yah " ucap Taka dengan santainya
" Heh.. ap? " Ujar Aoi yang gerogi
__ADS_1
Wajahnya yang memerah dan menutupi nya dengan tangan nya
" Jangan lihat aku ini sangat memalukan " teriak aoi
Suasana yang semakin tegang
" Aku harus mencari obrolan lain jika kalau begini akan berbahaya " gumam Taka
" Aoi.. tidak lama lagi aku akan pergi dari sini " ucap Taka dengan wajah sedih
" Apa maksudmu akan pergi? " Ucap Aoi yang penasaran
" Aku akan meninggalkan fukiba kuni ini..
Urusanku disini sudah berakhir
Dan juga aku harus melanjutkan perjalanan ku.. pertama-tama aku akan melihat keadaan teman ku dulu " ucap Taka
Wajah Aoi yang menjadi muram setelah
Mendengar perkataan Taka
Aki yang sedang bersembunyi di balik dinding mendengarkan pembicaraan Taka dan Aoi
" Apa kau benar-benar akan pergi? Apa kau akan meninggalkan aku? Tidak mau aku tidak mau itu " ucap Aoi yang menahan Taka dan menyeder di bahunya
Taka yang melihat Aoi yang seperti itu tidak bisa berkata kata dan hanya mendengarkan perkataan Aoi
" Taka aku mohon jangan tinggalkan aku..
Aku tidak mau berpisah dengan mu bawa lah aku pergi bersamamu " ucap Aoi yang
Menagis
Aoi yang menagis berusaha agar Taka tidak pergi dari nya
" Itu tidak mungkin aku tidak bisa membawamu kau sebentar lagi akan menjadi Shogun karena itu aku tidak bisa membawamu " ucap taka
" Tidak.. aku tidak mau Taka aku mohon izinkan aku ikut bersamamu hisk.. " teriak aoi yang sedang menagis
__ADS_1
" Aoi... " Ujar Taka
aki yang mendengar Aoi menagis lalu aki pun mendatangi Aoi yang sedang bersama Taka
" itu tidak apa-apa " ucap aki
" aki sejak kapan kau ada disini " ucap Taka
" sejak tadi kebetulan saja aku mendengar pembicaraan mu " ucap aki
Taka yang curiga pada aki mulai menatap aku dengan curiga
" mencurigakan! kau dari tadi mendengar semuanya kan! " ucap Taka sedikit marah pada aki
" sudahlah jangan dipikirkan " ujar aku dan senyumnya
" Aoi jika itu yang kau ingin maka lakukanlah..
kau berhak memilih keinginanmu sendiri
biar disini kakak yang urus hidup lah dengan kebahagiaan yang kau inginkan " ucap aki
" tapi bagaimana dengan rakyat? " ujar Aoi
" biar rakyat aku yang urus jika ayah masih hidup beliau juga pasti akan melakukan hal yang sama ayah juga disana mau kau bahagia " ucap aki sambil menghapus air mata Aoi
" Taka tolong jagalah adik ku dan buatlah dia bahagia " ujar nya
Taka yang sudah mulai curiga pada perkataan aki Taka mulai mengeluarkan keringat dingin
" aku punya firasat buruk tentang ini " gumam Taka
" aku merasa seperti orang mau menikah,
jangan bilang kau? " ucap Taka
" benar jika Aoi ikut bersamamu kalian harus bertunangan secepatnya " ujar aki dengan tersenyum
" Haha.. sudah aku duga " ujar Taka mengeluarkan keringat dingin
__ADS_1
Bersambung...