
Vera yang sudah tidak dapat melakukan apa-apa dan tidak bisa berjalan lagi hanya dapat merangkak mundur berusaha untuk melarikan diri dari beta yang terus mengejarnya untuk membunuhnya
ia terus berusaha menghindari wajahnya pucat ketakutan terhadapnya beta dan dipenuhi keringat dingin
dengan tatapan dingin beta terus berjalan dengan santainya sambil mengengam pedang yang diselimuti api yang semakin membara dan semakin panas
" ti-tidak!... pergilah!.. pergilah jangan mendekat!.." jerit vera histeris ketakutan pada beta
" cepatlah pergi dasar monster!..."
" oi-oi apa kau tidak salah bicara kaulah yang memulai perang jadi bersiaplah untuk mati disebabkan perbuatanmu.." ucap beta dengan senyuman bengis yang terus mengejar
" jangan kemari!.. menjauhlah!.."
vera melemparkan bebatuan krikil ke arah beta namun itu tidak berefek pada beta ia mulai menagis dan mengingat kembali kenangannya bersama dengan arch dimasa lalu
terlihat vera dan arch yang sangat dekat mereka selalu bersama semenjak mereka kecil dan tumbuh bersama namun arch selalu berada didepan dan hampir tidak pernah menujukan emosinya
" ti-tidak.. tolong aku!.. aku mohon selamatkan aku raja iblis!.. teman-teman.. aku tidak ingin mati!.." gumam vera
" aku mohon selamatkan aku, aku mau mati aku takut.. aku mohon.. arch.. datanglah dan selamatkan aku.."
" berakhir sudah riwayatmu matilah!.."
" jangan!..." Ucap tifa dengan gigihnya
beta meluncur sambil mengayunkan pedangnya ke arah vera namun disaat yang bersamaan tifa berlari dengan kecepatan tinggi dan berhenti di hadapan mereka
tifa berdiri dihadapan mereka berdua menghalangi pedang beta dan yang hampir memotong kepala tifa, ia berhasil tepat waktu melindungi vera
dengan kedatangan tifa yang tiba-tiba dan melindungi vera yang akan ia bunuh beta kebingungan melihat tifa yang mencoba melindungi vera
" tifa-san.. kenapa kau disini? seharusnya kau tidak boleh kembali kesini!.." ucap beta sambil menurunkan pedangnya
" ya sudahlah lupakan saja.. tifa-san aku mohon menyingkirkan ini berbahaya.." ucap beta
" tidak!.. aku tidak akan menyingkirkan!..." ujar tifa dengan gigihnya
" eh? " vera terlihat kebingungan melihat tifa yang melindungi dirinya yang adalah musuhnya
" kenapa? " Beta
" beta aku mohon jangan bunuh dia.."
" hah?!.. tifa-san apa yang kau katakan?! dia ini iblis loh?!.. dia musuh kita.. dia salah satu orang yang telah membunuh master dan membuat semua orang menderita!.."
" cepatlah menyingkir dari situ.. "
" aku tahu itu.. tapi walaupun begitu aku akan tetap melindungi.. memang benar dia itu jahat tapi setiap orang dapat berubah!.. "
melihat kegigihan tifa yang mencoba melindunginya membuat vera terus meneteskan air mata tanpa ia sadari " ke-kenapa? kenapa kau melindungiku.. kan sudah aku bilang kita ini musuh!.." ujar vera yang menagis haru
" memang benar kita musuh.. tapi elisa memberitahuku.. vera kamu itu mencintai arch bukan? itulah yang membuatmu menjadi membenci elisa.. kamu merasa arch telah berubah dan berfikir arch membencimu.."
" kalau itu benar memangnya kenapa? "
" jujur saja aku mengerti perasaanmu..." Ucap tifa sambil tersenyum manis
" eh?.."
" melihat seseorang yang kita cintai di ambil oleh orang lain itu rasanya sangat menyakitkan.. aku juga sama sepertimu.. vera aku ini ya mempunyai sosok orang yang keberadaan sangat penting bagiku.. aku selalu mencintainya.. dia itu orangnya bodoh yang lebih mementingkan orang-orang sekitarnya dibandingkan dirinya sendiri.."
__ADS_1
" saat dia mengorbankan dirinya dibenci banyak orang demi melindungi masa depan teman-temannya ia mengasingkan diri dan saat dia datang kembali dia telah jatuh cinta pada orang yang dia bawa.."
" setelah sekian lama akhirnya dia memahami perasaanku dan melamarku.. itulah yang membuatku sangat bahagia.."
" karena itu vera.. aku yakin kamu bisa berubah aku percaya itu.." ucap tifa
tifa mendekati vera dan memeluknya dengan erat dan penuh kehangatan, setelah waktu yang lama vera yang merasa kehangatan membuatnya semakin menagis bahagia
" sial... kenapa aku menagis.. kenapa ini hangat sekali!.. hiks!... hiks!... hiks!.. hiks!..."
" aku tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.. tapi tampaknya aku tidak perduli membunuhnya "
ditengah-tengah momen haru yang mengitari mereka berdua terlihat sebuah batangan hitam panjang meluncur menuju ke mereka berdua
(Jleb!)
disaat mereka bertiga lega dengan cepat batangan hitam itu menusuk vera dan menembus menusuk jantung tifa
" tifa-san!!... " Teriak beta histeris
darah mengalir membasahi pakaian mereka berdua dalam kondisi berpelukan jatuh terkapar kaku ditanah
" siapa orang yang melakukan ini!.."
" hahaha!!... dasar bodoh! penghianatan sepertimu memang harus mati!.." ucap ifrit yang tiba-tiba muncul dihadapan Beta
ifrit tiba-tiba muncul dengan kondisi setengah tubuhnya yang hancur daging yang membusuk dan bentuk yang mengerikan
" ternyata kau!.. aku tidak akan memaafkanmu!.. bersiaplah untuk mati! Iblis!!!...." Teriak beta
# ruang rahasia lab laboratorium #
Terlihat profesor iblis semakin sibuk dengan memprogram dengan kebangkitan raja iblis diablos yang akan selesai
# Dunia Bawah #
Terlihat taka telah berhasil sampai di ujung dunia ia berhadapan dengan diablos yang muncul menghalanginya untuk keluar dari dunia bawah
mereka bertarung dengan sengitnya ditepi jurang dan pusaran hitam tiba-tiba muncul dari langit dunia bawah " menyerah sajalah!.. " diablos
" diablos aku tidak akan membiarkanmu bangkit melalui tubuhku!.."
" arch!.. ini adalah momen yang tepat untuk menghapus keberadaanmu untuk selama-lamanya..
dengan kau yang tidak ada aku akan menguasai dunia!.."
" brengsek kau diablos!.. apa kau pikir aku akan membiarkanmu begitu saja.. aku pasti akan menghabisimu disini!.."
" jangan mimpi!.. lenyapnya selamanya arch!.."
pusaran hitam itu semakin bertambah kuat menyerap menyedot segalanya diablos mengunakan kesempatan itu mendorong taka pada pusaran hitam itu dengan cara menghempaskannya ke udara
" tunggu diablos!.. jangan pergi!..." Teriak taka yang mulai terhisap pusaran lubang hitam itu
(Whooooosh!!)
diablos menolong ke dalam jurang sedangkan taka mulai terhisap lubang hitam itu dengan sekuat tenaga taka semakin termakan olehnya
" sial!... aku pasti akan kembali!!... tunggulah aku semuanya!!!...." Teriak taka
taka terhisap dalam lubang hitam itu dan sesaat lubang hitam itu seketika lenyap bersamaan dengan taka yang ikut lenyap entah tersedot kemana
__ADS_1
# Lab laboratorium #
seluruh dunia bergetar hebat mengguncang dunia badai petir melanda yang menandakan raja iblis diablos akan bangkit
proses telah mencapai 100% persen taka yang berada dalam kapsul membuka matanya dengan pola mata yang berubah menjadi berwarna biru laut dan munculnya tanduk dibagian kiri kepalanya
raja iblis menghancurkan kapsul itu tanpa menyentuhnya kebangkitannya menghancurkan lab laboratorium prosesor itu berkeringat dingin dan mencoba untuk mengajarkannya bicara
" raja iblis diablos.. syukurlah prosesnya telah berhasil selamat atas kebangkitannya tuanku!.." ucap profesor menuduk pada raja iblis diablos yang bangkit melalui tubuh taka
" terima kasih atas kerja kerasnya.. tapi sekarang aku tidak membutuhkanmu lagi matilah!.."
raja iblis membunuh profesor hanya dengan satu jarinya dalam membuatnya meledak menjadi darah
dengan wujud barunya raja iblis diablos telah bangkit ditubuh yang abadi yang membuatnya menjadi sempurna tidak terkalahkan " hmph! aku telah lama menunggu momen ini.. akhirnya kini aku telah sempurna seutuhnya.."
" ini saatnya aku menundukkan para manusia rendahan itu.." ucap raja iblis diablos
diablos melesat dalam sekejap mata ia telah sampai dimedan perang ia muncul ditengah-tengah pertempuran sedang berlangsung yang ada taka dewasa dan yuki yang sedang melawan free
" taka? tidak.. diablos!..." Gumam yuki
kedatangan membuat semua orang ketakutan dan berjatuhan hanya karena kehadirannya
aoi yang sedang meluncur terbang diudara setelah melihat taka ia segera turun dan hinggap dengan cepat ia berlari mendekati taka
" taka kamu sudah selamat ternyata..." Teriak aoi yang senang dan tidak menyadari diablos
" aoi jangan!!... menjauhlah darinya cepat!!..." Teriak yuki yang begitu panik dan segera bergegas menuju tempat aoi berada
" apa maksudmu? "
" itu bukannya taka!.. itu raja iblis diablos!..."
" reinkarnasi elisa.. keberadaanmu akan sedikit merepotkan, yosh kau matilah disini!.."
yuki melompat dan melindungi aoi dengan punggungnya yang membuatnya terkena tebasan besar
" Akh!!..." yuki
yuki terjatuh dengan menerima luka yang cukup fatal dibagian punggungnya aoi yang merasa bersalah segera memeriksa keadaan yuki
" ah.. yuki.. maafkan aku, karena melindungiku membuatmu terluka.."
" ha-haha.. tidak apa jika dibandingkan dengan kesalahanku padamu ini belum apa-apa..." Ujar yuki dan jatuh tidak sadarkan diri
" arch tampaknya kau menjadi sangat lemah!... dibandingkan dirimu yang dulu kau tidak ada apa-apanya.. baiklah arch saksikanlah aku akan menghancurkan dunia yang coba kau lindungi.." ucap diablos
diablos melancarkan Serangan energi dalam jumlah yang sangat besar dan dalam sekejap ia menumbangkan seluruh pasukan taka dalam sekejap hancur tidak tersisa
" Arch kau sudah kalah!... aku telah menghancurkan semuanya pasukanmu, arch aku memberimu 1 kesempatan.. bergabung denganku dan aku berjanji tidak akan memusnahkan manusia, jika kau tidak bisa menjawabnya, sekarang datanglah besok pagi..
aku menunggumu..."
setelah menghancurkan seluruh pasukan taka dan yuki raja iblis diablos pergi begitu saja dengan memberi kesempatan pada yuki untuk bergabung dengannya
setelah itu orang-orang yang masih tersisa membawa semua teman-teman taka kembali ke tenda dan merawatnya tifa yuki dan yang lainnya dalam kondisi sekarat menandakan kehancuran umat manusia
raja iblis diablos membangun kastil dalam waktu singkat dan menginvasi seluruh dunia membuat kekacauan dan kehancuran dimana-mana
Akankah ada harapan untuk umat manusia
__ADS_1
Bersambung.....