Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S2 Chapter 67: Kebencian Dan Kasih Sayang


__ADS_3

" emi?... " ucap taka dengan nada rendah


dan terdiam sejenak melihat wajah yang tidak asing baginya


emi melihat taka dengan penuh kebencian ia langsung melesat dengan amarahnya


" mati!... " teriak emi


(Sling! Sling! Sling!)


dengan mudah taka menghindari setiap serangan yang emi lancarkan sesuatu keanehan terjadi pada taka ia tidak membalas serang balik emi ia hanya menghindar dan menghindar


melihat serangannya selalu dihindari emi terpaksa menjauh dari taka


" tunggu sebentar... apa namamu emi?


emi crimson? apa aku salah? " ucap taka dengan penasaran


" berisik!.. kau tidak perlu tahu tentang itu!.." ucap emi dengan nada yang kasar setelah mendengar itu taka tersenyum lembut dan bernafas lega


" begitu... syukurlah kau sudah tumbuh menjadi besar.. emi... " ucapnya dengan nada lembut perasaan senang dan lega tersirap dari wajah taka melihat itu emi semakin bertambah marah


" jangan sok perduli padaku!!.. aku membencimu! aku sangat sangat membencimu!!.. " teriak emi meluapkan kebenciannya terhadap taka


dari kejauhan aoi dan yang lainnya saling berbicara satu sama lain sambil melihat pertarungan yang terjadi


" kenapa taka menunjukan wajah seperti itu? apakah dia mempunya hubungan dengan perempuan itu? yuri tifa apa kalian mengenalinya?.. " ujar aoi


" tidak... aku belum pernah bertemu dengannya sama sekali.. " tifa


" aku juga sama... " yuri


" tunggu sepertinya ada yang aneh dengan tingkat master!.. lihatlah seharusnya dia bisa mengalahkan dengan mudah tapi kenapa dia seakan sanggup menyerangnya tidak lebih tepatnya dia tidak ingin menyerangnya... " ucap beta


" begitu... aku tidak bisa menyalahkan kalau kau membenciku.. itu semua memang salahku.. aku telah jahat sebagai seorang ayah maaf... " taka


" a-ayah!!.... " Teriak aoi tifa yuri beta bersamaan


" a-apa maksudnya itu? " tifa


" j-jangan tanya aku!.. aku juga tidak tahu " aoi


" eh!? taka mempunyai anak dan perempuan itu adalah putrinya? tapi bagaimana bisa dia sebesar itu... " ucap yuri kebingungan


" dan juga kenapa dia bisa mempunyai seorang anak? bukannya taka itu masih muda.. ah!!? kepalaku terasa ingin pecah! " Keluh aoi

__ADS_1


" semudah itu kau meminta maaf!.. kau bukanlah papaku!.. aku tidak akan pernah memaafkanmu!.. aku selalu membencimu sejak dulu!.. matilah disini! " emi berlari dan menyerang taka


(Dash!)


pedang emi diselimuti oleh api yang membara dan melapisi pedang tersebut hingga penuh dengan kobaran api menyala


" Helios Flame! " Emi


(Slash! Slash Slash! Slash!)


taka sengaja tidak menghindari serangan emi dan serangan emi berhasil melukai tubuh taka tebasan demi tebasan emi menyerangnya taka menerima semua serangan emi dengan lapang dada


" Cyclone Break! Elektro Brave! Blizzard! " Emi


setelah api emi menyerang taka dengan angin lalu petir biru muda dan lalu ia mengunakan es semua serangan itu diterima taka tanpa menghindarinya


aoi tifa dan lainnya begitu shok melihat emi mampu mengunakan jurus-jurus elemen seperti yang taka gunakan


" hah...hah...hah... apa itu berhasil? " Ucap emi keletihan mengunakan teknik-teknik yang seperti taka gunakan


taka memuntahkan darah darah yang cukup banyak namun luka-luka yang ia terima pulih beregenerasi


pria bertopeng memegang kaki taka dengan lemas dan ia membuka topengnya


saat melihat wajah asli dari pria bertopeng taka cukup terkejut dengannya


" aku mohon biarkan anak itu pergi.. bunuh saja aku dan tolong biarkan dia pergi.. " ucapnya


tristan berjalan dengan tertitih-titih ke arah taka berada ia sudah dekat dengan taka


" tristan.. kau masih hidup rupanya.. " taka


" ya begitulah... entah kenapa aku berhasil bertahan.. " ucapnya


" begini taka bisakah kau membiarkannya tetap hidup.. aku mohon padamu biar dia pergi itu permintaanku taka.. ucap tristan


" dan tolong lepaskan dia dari kekuatan


ini.. " ucap pria botak


" hei.. kalian berdua.. walaupun kalian tidak bilang itu aku juga tidak akan melukainya.." ujar Taka sambil tersenyum


taka menutupi kesedihannya dengan senyuman diwajahnya


" hei.. paman botak, bisakah kau menjaganya sekali lagi saja? " ucapnya tersenyum pahit

__ADS_1


" apa kau yakin.. ingin membuatnya membenci dirimu lagi.. " ujarnya


" paman.. aku serahkan emi padamu.. " ucap taka dengan berat hati


tiba-tiba hujan mulai turun dan membasahi seluruh orang yang ada taka menyembunyikan tangisan dengan hujan yang turun secara lebat


" Dark Inferno!.. " teriak emi sekali lagi emi menggunakan kekuatan itu lagi dan melapisi pedang dengan kekuatan kegelapannya


" You Not My Child Emi!! " taka mengintimidasi emi dengan aura jahatnya


ucapannya membuat emi benar-benar terpukul dan kehilangan fokus


di tengah tepat berada di belahan dada emi terdapat sebuah lambang sihir hitam persegi tiga yang berwarna merah


taka mengeluarkan dua clone untuk menahan kedua tangan emi sedang yang asli berada didepannya


" apa kau lakukan lepaskan aku!! " Emi berusaha membebaskan dirinya namun usahanya sia-sia


" disini!! " Teriak taka


(Jleb!)


Tangan kanan taka bersinar perak dan taka menusukkan tangannya kedalam tubuh emi tepat ditengah-tengah tanda lambang sihir itu


" ini dia... Tarik!!... " teriak Taka


" ah!.. sakit! aduh! sakit! " Jerit emi


emi merasakan sakit hebat yang membuatnya tidak berdaya didalam taka mengambil sebuah bulatan sihir kegelapan


" keluarlah dari emi ku!.. " taka


taka menarik sihir kegelapan itu dengan paksa hingga tangan keluar dari tubuh emi


lambang sihir kegelapan itu mulai retak hancur berkeping-keping


clone taka menghilang dengan sendirinya dan taka menekan sihir kegelapan itu dengan keras hingga hancur berkeping-keping


Seketika emi jatuh tidak sadarkan diri dan ditangkap oleh taka dan menggendong dan perlahan-lahan taka berjalan ke tempat pria itu berada


tiba-tiba taka berhenti ditengah tengah jalannya air hujan membasahi tubuh mereka


" emi... tolong maafkan ayahmu yang jahat ini.. aku sampai kapanpun aku selalu menyayangimu emi!.. dan sampai kapanpun kau akan selalu menjadi putriku.. karena itu bersabarlah sebentar lagi... " ucap taka sambil menagis tersedu-sedu


" papa... " emi gelindur memanggil Taka

__ADS_1


taka menyenderkan emi ke sebuah batu besar didekatnya


" 1 hal ingin aku tahu darimu... apa tujuan kalian dan siapa orang yang memerintah kalian!? " ucap taka


__ADS_2